Senin, Agustus 3, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Heru Budi Minta Dinkes DKI Cek Warga Rusunawa Marunda yang Terkena Sakit Kulit

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (25/08/2023) - 21:50 WIB
in NASIONAL
0
Puluhan warga Rusunawa Marunda alami sakit kulit dan gatal-gatal diduga imbas dari polusi udara dan debu batubara, Selasa (15/8). Heru Budi minta Dinkes cek warga Rusunawa Marunda kena sakit kulit.

#image_title

 JAKARTA — Warga Rusunawa Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara mengalami sakit kulit akibat debu batu bara. Hal ini pun ditanggapi oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.


“Itu kan tiga bulan lalu sudah diminta oleh DLH DKI mereka (warga) harus perbanyak menanam pohon, yang kedua catatan-catatan dari DLH harus dipatuhi, ya nanti kalau ada dampak itu,” kata Heru di Stasiun LRT Jabodebek Jatimulya di Bekasi, Jawa Barat pada Jumat (25/8/2023).


Kemudian, nantinya ia juga meminta Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk mengecek warga di Rusunawa Marunda. Sehingga warga tersebut bisa dicek kesehatannya.


“Habis ini saya minta dinas kesehatan ngecek,” kata Heru.


Sebelumnya diketahui, Richard, Syifa, Nagita, Aska, Ruby dan Raffif merupakan segelintir warga yang menderita sakit kulit akibat polusi udara dan debu batu bara yang mengepung wilayah Rusunawa Marunda. Hampir satu gedung di blok D3 Rusunawa Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara mengalami gatal-gatal dengan tingkat keparahan yang beragam.


Warga meyakini penyebabnya adalah karena debu batubara dari aktivitas keluar masuknya kapal tongkang batubara di Pelabuhan Marunda. Pantauan Republika, kepulan asap hitam memang terlihat mengundara dari cerobong di Kawasan Berikat Nusantara dekat Rusunawa yang sepertinya membawa polusi udara hingga ke tengah kehidupan warga di sekitarnya.


“Saya sudah ke Puskesmas, kata mereka mungkin karena kutu kasur. Tapi masa semua segedung ini kena kutu kasur. Sudah jelas itu kemungkinan dari debu batubara yang masih terbang hingga ke sini,” kata Rubby warga Blok D3 lantai 5, Rusunawa Marunda yang mengalami gatal-gatal, kepada Republika pada Selasa (15/8/2023).


Anaknya, Aska (7 tahun) juga mengalami gatal yang cukup parah pada kulit tangan hingga kaki. Seperti melepuh dan terkadang basah, luka bekas garukannya membuat Aska merasakan perih ketika terkena air.


“Paling dipakai salep, sama bedak, saya juga ini alami gatal-gatal tapi tidak separah anak saya,” kata dia.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI untuk mengatasi polusi yang terjadi di wilayah Marunda, Jakarta Utara.


Setahun belakangan, warga Rusunawa Marunda mengeluhkan penyakit kulit diduga akibat polusi udara dan batubara. 


“Saya dengan teman-teman KLHK mulai menyusuri lagi industri-industri stockpile batubara yang berada di luar Jakarta, tapi masih berada di sisi Marunda, yang masih menimbulkan emisi yang cukup tinggi,” ujar Asep dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (24/8/2023).


DLH DKI telah menerima laporan mengenai penyakit kulit warga Rusunawa Marunda diduga oleh polusi batubara akibat aktivitas hilir mudiknya kapal batubara. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI pun bertindak tegas dengan menutup PT Karya Cipta Nusantara (KCN) sebagai perusahaan stockpilebatubara di kawasan Marunda sejak tahun lalu.


“Kami waktu itu menerima aduan dari warga Rusunawa Marunda. Memang terjadi pada warga Marunda terdampak penyakit kulit. Kami waktu itu menutup operasional dari perusahaan tersebut dan hingga saat ini perusahaan tersebut tidak beroperasi lagi,” kata Asep.

Sumber: Republika

Tags: polusi udarapolusi udara jakartarusunawa marundasakit kulit akibat polusiwarga sakit kulit
ShareTweetPin
Previous Post

Perusahaan Perlu Hadirkan Produk IT lokal Dukung Digitalisasi Pendidikan

Next Post

Pemkot Bandung Bentuk Satgas Penanganan Kedaruratan Sampah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BPMA dan Medco E&P Malaka Berhasil Optimalkan Dua Sumur WK A, Potensi Tambah Produksi Gas Hingga 7 MMSCFD

BPMA dan Medco E&P Malaka Berhasil Optimalkan Dua Sumur WK A, Potensi Tambah Produksi Gas Hingga 7 MMSCFD

Senin (03/08/2026) - 12:33 WIB
Saat Kak Ana Nikmati Panorama Negeri Atas Awan di Kilonam Geumpang Pidie

Saat Kak Ana Nikmati Panorama Negeri Atas Awan di Kilonam Geumpang Pidie

Senin (03/08/2026) - 12:30 WIB
Dinsos Aceh Ajak ASN Manfaatkan WFH untuk Jumat Berkah, Gerakan Berbagi Didorong Jadi Aksi Bersama

Dinsos Aceh Ajak ASN Manfaatkan WFH untuk Jumat Berkah, Gerakan Berbagi Didorong Jadi Aksi Bersama

Senin (03/08/2026) - 12:27 WIB
KPA Gelar Kembali Agrarian Reform Media Awards, Penghargaan bagi Jurnalis yang Berpihak pada Keadilan Agraria

KPA Gelar Kembali Agrarian Reform Media Awards, Penghargaan bagi Jurnalis yang Berpihak pada Keadilan Agraria

Minggu (02/08/2026) - 22:31 WIB
Persiraja Fokus Seleksi Pemain dan Pembenahan Fisik Jelang Pegadaian Championship 2026/27

Persiraja Fokus Seleksi Pemain dan Pembenahan Fisik Jelang Pegadaian Championship 2026/27

Minggu (02/08/2026) - 22:26 WIB
Wagub Aceh: Dayah Benteng Utama Membangun Generasi Beriman dan Berakhlak

Wagub Aceh: Dayah Benteng Utama Membangun Generasi Beriman dan Berakhlak

Sabtu (01/08/2026) - 15:55 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.