Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Guterres Desak Langsung Putin Akhiri Perang Ukraina

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (06/05/2022) - 11:58 WIB
in INTERNASIONAL
0
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mendesak dunia untuk bersatu dan mengakhiri perang di Ukraina, Kamis (5/5/2022).

Guterres menilai perang tidak masuk akal dan menciptakan potensi bahaya global.

 NEW YORK — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mendesak dunia untuk bersatu dan mengakhiri perang di Ukraina, Kamis (5/5/2022). Dia menyebut perang tersebut tidak masuk akal, kejam, dan tidak terbatas dalam potensi bahaya global.


Guterres mengatakan tidak berbasa-basi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa invasi negaranya pada 24 Februari di Ukraina merupakan pelanggaran terhadap integritas teritorial negara itu dan Piagam PBB. “Itu harus diakhiri demi rakyat Ukraina, Rusia, dan seluruh dunia,” ujarnya.


Dalam pertemuan dengan Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Guterres mengatakan fokus pada perlunya tindakan cepat untuk memastikan aliran makanan dan energi yang stabil di pasar terbuka. Dia menekankan bahwa solusi yang berarti untuk kerawanan pangan global membutuhkan reintegrasi produksi pertanian Ukraina dan produksi pangan serta pupuk Rusia dan Belarusia ke pasar dunia Rusia dan Ukraina bersama-sama memproduksi 30 persen pasokan gandum, 20 persen jagung, dan 75 persen minyak biji bunga matahari untuk dunia.


Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB Michelle Bachelet mengatakan, akan menyelamatkan nyawa setidaknya 50 warga sipil, mencegah 30-70 warga sipil terluka dan selusin menjadi cacat. “Yang paling penting, gencatan senjata akan menunjukkan bahwa kengerian di Ukraina dapat dihentikan,” kata Bachelet.


Tindakan tersebut jika diambil memungkinkan beberapa ribu lainnya melarikan diri dari serangan Rusia. Namun, Bachelet mengatakan, pelanggaran berat hak asasi manusia dan hukum humaniter terus meningkat setiap hari. Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari, 6.731 kematian dan cedera warga sipil telah dicatat dan angka sebenarnya jauh lebih tinggi.


Dari akhir Februari selama sekitar lima minggu, menurut Bachelet, pasukan Rusia di daerah sekitar Kiev menargetkan seorang warga sipil yang mereka anggap mencurigakan, menahan, memukuli, mengeksekusi dengan cepat. Dalam beberapa kasus membawa mereka ke Belarusia dan Rusia.


Sedangkan di wilayah lain yang dikuasai Rusia termasuk wilayah Kharkiv, Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia dan Kherson, Bachelet mengatakan,  kantornya terus mendokumentasikan penahanan sewenang-wenang dan kemungkinan penghilangan paksa pejabat lokal, jurnalis, aktivis masyarakat sipil, pensiunan anggota angkatan bersenjata, dan kelompok bersenjata yang berafiliasi.


“Pada 4 Mei, kantor saya telah mendokumentasikan 180 kasus seperti itu, di mana lima korban akhirnya ditemukan tewas,” kata Bachelet.


Bachelet menyatakan stafnya juga telah mendengar tentang kasus perempuan yang diperkosa oleh angkatan bersenjata Rusia di daerah-daerah yang berada di bawah kendali. Tuduhan ini menambah daftar kekerasan seksual yang dilakukan oleh Rusia dan Ukraina.

sumber : AP

Sumber: Republika

Tags: aliran makananantonio guterresbelarusiainvasi ukrainakerawanan pangan globalkrisis panganperang rusia ukrainarusiasekjen pbbukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Polisi Sediakan Call Center untuk Mobil Mogok di Puncak

Next Post

Epidemiolog: Potensi Hepatitis Misterius Jadi Pandemi Kecil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Basarnas Cari Warga Terseret Arus Sungai di Aceh Jaya

Basarnas Cari Warga Terseret Arus Sungai di Aceh Jaya

Senin (19/10/2026) - 21:26 WIB
Pemko Sabang Bangun 30 Rumah Duafa dan Permudah Penyaluran Zakat

Pemko Sabang Bangun 30 Rumah Duafa dan Permudah Penyaluran Zakat

Senin (19/10/2026) - 19:52 WIB
KOMA Kecam Upaya Take Down Berita Karhutla, Blackout dan Demo Data Center

KOMA Kecam Upaya Take Down Berita Karhutla, Blackout dan Demo Data Center

Senin (19/10/2026) - 19:49 WIB
Polda Aceh Ungkap 979 Kasus Narkoba, 35 Pelajar dan Remaja Terlibat

Polda Aceh Ungkap 979 Kasus Narkoba, 35 Pelajar dan Remaja Terlibat

Senin (19/10/2026) - 19:44 WIB
Enam UMKM Aceh Tampil di ISEF 2026, Perkenalkan Produk Halal hingga Wastra Lokal

Enam UMKM Aceh Tampil di ISEF 2026, Perkenalkan Produk Halal hingga Wastra Lokal

Senin (19/10/2026) - 17:06 WIB
Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun, Wagub Fadhlullah Perkuat Pasar Komoditas Unggulan dan Pariwisata

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun, Wagub Fadhlullah Perkuat Pasar Komoditas Unggulan dan Pariwisata

Senin (19/10/2026) - 16:56 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.