Jumat, Agustus 28, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

G7 Jatuhkan Sanksi Ekonomi Baru ke Rusia

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (08/04/2022) - 16:15 WIB
in INTERNASIONAL
0
Polisi bekerja untuk mengidentifikasi warga sipil yang tewas selama pendudukan Rusia di Bucha, Ukraina, di pinggiran Kyiv, sebelum mengirim mayat ke kamar mayat, Rabu, 6 April 2022. Negara anggota G7 menjatuhkan sanksi ekonomi baru kepada Rusia, Kamis (7/4/2022).

Sanksi baru diberikan sebagai respons atas dugaan kekerasan di Bucha.

BERLIN — Negara anggota G7 menjatuhkan sanksi ekonomi baru kepada Rusia, Kamis (7/4/2022). Langkah itu merupakan respons atas dugaan kekerasan dan kekejaman yang dilakukan pasukan Rusia terhadap warga sipil di Bucha, Ukraina.


Para pemimpin G7 setuju melarang investasi baru di sektor-sektor utama ekonomi Rusia, termasuk sektor energi. Larangan ekspor barang-barang tertentu ke Rusia bakal diperluas. Impor barang dari Rusia juga bakal dibatasi. G7 juga akan memperketat sekrup pada bank-bank Rusia dan perusahaan milik negara.


G7 juga bakal membidik sektor pertahanan Rusia. Tujuannya adalah mengikis kemampuan tempur negara tersebut. Selain itu, G7 berjanji meningkatkan kampanye mereka melawan para elite yang mendukung Presiden Rusia Vladimir Putin.


Saat ini G7 telah menghentikan embargo penuh pada impor energi Rusia. Namun mereka berkomitmen mempercepat tindakan untuk mengurangi ketergantungan pasokan bahan bakar fosil dari Rusia.


Pada Kamis lalu, Majelis Umum PBB melakukan pemungutan suara terhadap rancangan resolusi tentang penangguhan Rusia dari Dewan HAM PBB. Proses itu digelar saat pasukan Rusia dituduh melakukan pembunuhan massal terhadap warga sipil di Bucha, Ukraina. Moskow telah dengan tegas membantah tudingan tersebut.  


Hasil pemungutan suara menunjukkan, sebanyak 93 negara mendukung resolusi, 24 menentang, dan 58 lainnya memilih abstain. Pengambilan keputusan dapat dilakukan jika dua pertiga suara terpenuhi dan mereka yang abstain tak dihitung. Jika merujuk pada hasil voting, total negara yang memberikan suara mendukung dan menolak adalah 117. Dukungan 93 suara lebih dari dua pertiga jumlah tersebut. Hal itu memungkinkan resolusi disahkan.


Rusia telah menuding penangguhannya dari Dewan HAM PBB ilegal dan bermotif politik. Moskow pun mengumumkan akan keluar dari Dewan HAM PBB.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: buchaembargo impor energipembantaian buchapresiden rusia vladimir putinpresiden vladimir putin g7sanksi baru untuk rusiasanksi ekonomi
ShareTweetPin
Previous Post

Wagub Riza: Saya dan Anies Nanti 16 Oktober Sudah Selesai

Next Post

Bersyukur Raih Beasiswa Universitas BSI, Firdaus Kejar IPK 4.00

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

Jumat (28/08/2026) - 21:39 WIB
Ditugaskan Prabowo, Mendagri Tito Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang

Ditugaskan Prabowo, Mendagri Tito Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang

Kamis (27/08/2026) - 22:45 WIB
Kaposwil PRR Aceh Tegaskan Tak Menyerah, Lumpur di 480 Lokasi Sudah Dibersihkan

Realisasi Program Kementan di Aceh Capai 52,9 Persen, Kaposkowil Satgas PRR Minta Dikebut Lagi

Kamis (27/08/2026) - 22:21 WIB
Manuskrip Al-Quran Berusia 180 Tahun dari Aceh Mulai Didigitalisasi

Manuskrip Al-Quran Berusia 180 Tahun dari Aceh Mulai Didigitalisasi

Kamis (27/08/2026) - 22:17 WIB
Didukung Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Tegaskan Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag

Didukung Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Tegaskan Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag

Kamis (27/08/2026) - 22:13 WIB
Semua Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025, Dek Fadh Janji Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Semua Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025, Dek Fadh Janji Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Kamis (27/08/2026) - 22:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.