Kamis, Juli 30, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Fraksi Gerindra: Pendapatan Aceh Seharusnya Menjadi Lokomotif Perekonomian dan Pengurangan Kemiskinan

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (04/07/2022) - 15:50 WIB
in DAERAH
0
Fraksi Gerindra: Pendapatan Aceh Seharusnya Menjadi Lokomotif Perekonomian dan Pengurangan Kemiskinan

Juru bicara Fraksi Partai Gerindra DPRA, Kartini Ibrahim. Foto: Lensakita.com

BANDA ACEH | LENSA KITA – Fraksi Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menilai Pemerintah Aceh belum dapat mencapai kinerja fisik dan kinerja keuangan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Untuk itu perlu kembali memperhatikan saat penetapan target harus sesuai dengan kondisi, perlu validasi data yang akurat, dan mempertimbangan kemampuan keuangan atau fiskal Aceh,” ucap juru bicara Partai Gerindra, Kartini Ibrahim dalam rapat paripurna DPRA, Jumat (1/7/2022) malam.

Kartini mengatakan, pemanfaatan belanja Aceh betul-betul harus efektif untuk mencapai sasaran, ditengah Aceh belum mandiri dalam menopang belanja publik, penyediaan dana belanja masih didominasi oleh penerimaan dari pendapatan transfer pemerintah pusat.

Menurut Fraksi Partai Gerindra, penggunaan belanja diharapkan efektif dengan memperhatikan kualitas pembangunan sehingga berdaya guna dan dapat difungsikan.

Pemerintah Aceh harus fokus untuk menyusun program dan kegiatan yang memiliki daya ungkit dalam pencapaian target kinerja daerah dan utama dengan anggaran realitis sehingga dapat dilaksanakan atau direalisasikan sesuai dengan rencana,

“Sayangnya yang tidak dapat dilaksanakan merupakan program dan kegiatan yang langsung bermanfaat bagi masyarakat, tidak responsifnya kita terhadap kebutuhan masyarakat merupakan kegagalan kita dalam pembangunan pro rakyat,” kata Kartini.

Dia mengatakan, rendahnya serapan dan realisasi anggaran belanja tahun anggaran 2021 dan terjadinya mega SILPa, dikarenakan pengadaan barang dan jasa yang sarat dengan masalah. Proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang terlambat dan terlalu lama dalam persiapan administrasi.

Selain itu, kontrak kerja dengan rekanan yang terlambat, ada kegiatan yang tidak direalisasikan dan tidak dilanjutkan karena tidak cukup waktu, kontrak yang dibatalkan, pelaksanaan pembangunan yang dihentikan.

“Maka kami mendesak Pemerintah Aceh untuk lebih cepat dimulainya proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa awal tahun berjalan (Maret atau April) dengan perencanaan yang sistematis dengan jadwal yang konkrit dan terukur,” ujar Kartini.

Pemerintah Aceh sangat penting memperhatikan kesanggupan dan kemampuan serta mendorong kinerja SKPA dalam mengimplementasi program dan kegiatan yang dapat dilaksanakan serta efektif di mulai awal tahun anggaran berjalan.

Hambatan-hambatan pada belanja tahun anggaran yang menyebabkan realisasi anggaran rendah pada tahun 2021 dapat menjadi lesson learned pada tahun 2022.

Sehingga Fraksi Partai Gerindra menyarankan pemerintah harus ada grand design dan skema dalam penggunaan dana otonomi khusus yang sisa sedikit lagi untuk prioritas pertumbuhan ekonomi Aceh.

“Agar berkelanjutan menuju kemandirian Aceh, jangan sampai saat ini masih ada Otsus Aceh miskin, berkurangnya atau tidak adanya Otsus Aceh menjadi papa,” pungkasnya.[]

Tags: DPRAfraksi partai gerindraGubernur Aceh Nova Iriansyahlkpj gubernur aceh 2021otsus acehPemerintah Aceh
ShareTweetPin
Previous Post

Sambut Puncak Haji, Ini Imbauan untuk Jaga Kesehatan Jamaah Indonesia

Next Post

Gubernur Aceh Resmikan BAS Capem Pulau Banyak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Mualem Tunjuk Wan Malaya sebagai Pj Ketua PA Nagan Raya, KPA Minta Kader Tetap Solid

Mualem Tunjuk Wan Malaya sebagai Pj Ketua PA Nagan Raya, KPA Minta Kader Tetap Solid

Rabu (29/07/2026) - 22:11 WIB
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026

1 Agustus di Monas Ada Zikir dan Doa Kebangsaan, Terbuka untuk Umum

Rabu (29/07/2026) - 17:49 WIB
Sekda Nasir Silaturahmi dengan Kapolda Aceh

Sekda Nasir Silaturahmi dengan Kapolda Aceh

Rabu (29/07/2026) - 17:47 WIB
Wagub Aceh Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

Wagub Aceh Safari ke Sejumlah Dayah, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

Rabu (29/07/2026) - 17:45 WIB
Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

Rabu (29/07/2026) - 17:41 WIB
Kontes Kakao Sabang 2026 Diharapkan Dorong Pengembangan Komoditas Unggulan Daerah

Kontes Kakao Sabang 2026 Diharapkan Dorong Pengembangan Komoditas Unggulan Daerah

Rabu (29/07/2026) - 17:37 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.