Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Cermat Menulis Isu Gambut, FJL Aceh Gelar Pelatihan Secara Hybrid

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (23/06/2023) - 15:26 WIB
in DAERAH
0
Cermat Menulis Isu Gambut, FJL Aceh Gelar Pelatihan Secara Hybrid

Monalisa, Koordinator Simpul Pantau Gambut sebagai pemateri dalam pelatihan menulis isu gambut. (Riska Munawarah/FJL Aceh)

Banda Aceh- Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh mengadakan ‘Pelatihan Menulis Isu Gambut’ selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, (23-24/6/2023) yang berlangsung secara hibrida di lantai II, Gedung UPT-TIK ICT Universitas Syiah Kuala (USK).

Pelatihan tersebut diikuti oleh para jurnalis, mahasiswa dan aktivis yang konsen terhadap pelestarian lingkungan salah satunya terkait gambut. Pemateri yang dihadirkan di antaranya, Koordinator Simpul Pantau Gambut Aceh, Dr. Monalisa S.P., M.Si, Research Manager Pantau Gambut, Agiel Prakoso dan Jaringan Masyarakat Gambut Aceh (JMGA), Sahril.

Ketua Pusat Riset Kehutanan USK, Dr. Ir. Dahlan, S. Hut MSi., PU mengatakan, gambut di Aceh kebanyakan berada di luar kawasan hutan, seperti di rawa singkil yang masuk wilayah konservasi, lalu di Aceh Jaya, Calang sampai Aceh Barat Daya.

Berdasarkan tebaran gambut tersebut lanjut Dahlan, para peserta dapat menulis isu gambut dengan cermat. Karena gambut yang berada di luar kawasan dan di dalam hutan berbeda penanganannya, apalagi masyarakat sudah hidup duluan di kawasan tersebut.

“Selama ini penanganannya di konversi. Jika tata cara konversi ini bagus dilakukan, itu aman. Sementara yang tidak aman yakni dikeringkan, karena sifat gambut itu proses dekomposernya sangat lama. Jika gambut itu kering indikasi terbakar oleh api sangat mudah,” katanya.

Koordinator FJL Aceh, Munandar menyampaikan, kegiatan pelatihan ini dapat menjadi suatu output atau hasil terhadap peserta dalam memahami gambut, jenisnya, manfaatnya bagi masyarakat dan lingkungan hingga kondisinya saat ini khususnya gambut Aceh.

Para jurnalis lingkungan kata Nandar, selama ini juga konsen menulis terkait gambut. Seperti di Nagan Raya, Aceh Barat dan beberapa kabupaten lain. Dengan pelatihan menulis isu gambut ini para peserta juga dapat menggali data penyebab kebakaran di hutan yang salah satunya dipicu dari terbakarnya gambut.

“FJL menjadi ujung tombak jurnalis dalam memberitakan isu-isu lingkungan yang terjadi di Aceh. Seperti pembukaan lahan di daerah gambut dan kebakaran gambut. Kawan-kawan harus mengadvokasi isu ini di samping mengedukasikannya ke masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan Pusat Riset Kehutanan Universitas Syiah Kuala, Jaringan Masyarakat Gambut Aceh dan Simpul Pantau Gabut Aceh.

Tags: fjlgambutmenulispantaupelatihansimpul
ShareTweetPin
Previous Post

Kunjungi Kota Sabang, Tgk Irawan Abdullah Serap Aspirasi Masyarakat Setempat

Next Post

USK Tandatangani MoU dengan Komisi Informasi Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Kamis (04/06/2026) - 16:05 WIB
Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Kamis (04/06/2026) - 15:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.