Kamis, September 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Capres Prancis Le Pen Pastikan Larang Jilbab di Ruang Publik

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (21/04/2022) - 15:04 WIB
in INTERNASIONAL
0
Kandidat sentris dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, kiri, dan pesaing sayap kanan Marine Le Pen berpose di depan debat televisi di La Plaine-Saint-Denis, di luar Paris, Rabu, 20 April 2022.

Macron memperingatkan rencana Le Pen melarang jilbab akan memicu perang saudara.

 PARIS — Calon Presiden Prancis, Le Pen menegaskan terkait kebijakannya soal pemakaian jilbab jika ia terpilih nanti. Saat debat dengan rivalnya, Emmanuel Macron, yang disiarkan di televisi, Le Pen memastikan akan melarang pemakaian jilbab di tempat umum. 


“Apa yang ingin saya lakukan adalah melawan Islamisme karena, tidak seperti apa yang Anda katakan, saya tidak lupa bahwa ada terorisme, saya tidak lupa bahwa ada Islamis,” katanya, berbicara kepada Macron dilansir dari Arab News, Rabu (20/4/2022).


“Saya pikir kita perlu memperkenalkan undang-undang yang menentang ideologi Islam. Saya tidak melawan sebuah agama, saya tidak melawan Islam, yang merupakan agama yang memiliki tempat (di Prancis). Saya berjuang melawan ideologi Islam yang merupakan cara berpikir yang merusak fondasi republik kita, yang merusak kesetaraan antara pria dan wanita, merusak sekularisme, merusak demokrasi,” tambahnya. 


Sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan bahwa saingan sayap kanannya Marine Le Pen berisiko memicu “perang saudara” jika dia terpilih. Terutama jika ia menerapkan rencananya untuk melarang jilbab Muslim di tempat umum.


Selama debat presiden yang disiarkan televisi, Le Pen menegaskan bahwa dia mendukung ide kontroversialnya untuk melarang jilbab, yang dia sebut “seragam yang dikenakan oleh Islamis,” tetapi dia mengatakan dia tidak “berperang melawan Islam.”


“Anda akan menyebabkan perang saudara jika Anda melakukan itu. Saya mengatakan ini dengan sejujurnya. Prancis, rumah Pencerahan dan universalisme, akan menjadi negara pertama di dunia yang melarang simbol agama di ruang publik. Itu yang kamu usulkan, tidak masuk akal,” katanya.


“Anda mengusulkan berapa banyak polisi yang mengejar jilbab atau kippa atau simbol agama?,” lanjutnya. 


Le Pen awalnya berusaha untuk mengecilkan pentingnya larangan tersebut ketika ditanya tentang hal itu. Ia mengatakan bahwa hal itu “menyebabkan kegembiraan di media beberapa hari terakhir ini meskipun itu hanya satu bagian dari keseluruhan.”


Pemilu tahun ini menjadi taruhan besar bagi Muslim Prancis. Le Pen adalah pemimpin bersejarah dari Reli Nasional yang telah mengkampanyekan retorika antiimigrasi selama bertahun-tahun.


Sekilas agak lebih baik dari Le Pen, Emmanuel Macron, telah berjuang untuk meyakinkan minoritas Prancis tentang kesediaannya untuk membela hak-hak mereka. Tapi sepanjang kekuasaannya, partai Macron telah mengesahkan undang-undang kontroversial menentang “separatisme” yang secara luas dipandang sebagai diskriminatif terhadap Muslim, hingga membubarkan organisasi anti-rasis besar yang memantau Islamofobia.

Sumber: Republika

Tags: capres pranciscapres prancis larang jilbabdebat capres prancisEmmanuel Macronlarangan jilbabMarine Le Penperang saudara
ShareTweetPin
Previous Post

Posko THR 2022 Kemnaker sudah Terima 2.114 Laporan 

Next Post

Kemenlu Tanggapi Walkout Pejabat Barat di Pertemuan Menkeu G20

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

20 Nazir Terima Sertifikat Tanah Wakaf, Kemenag Aceh Besar: Wajib Produktif

20 Nazir Terima Sertifikat Tanah Wakaf, Kemenag Aceh Besar: Wajib Produktif

Rabu (09/09/2026) - 22:25 WIB
SMAN 9 Banda Aceh Gandeng USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kualitas Pendidikan

SMAN 9 Banda Aceh Gandeng USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kualitas Pendidikan

Rabu (09/09/2026) - 22:23 WIB
ACF 2026 Jadi Pusat Studi Gastronomi Aceh, Hadirkan 500 Lebih Variasi Rasa

ACF 2026 Jadi Platform Kolaborasi, Puluhan Komunitas Ikut Terlibat

Rabu (09/09/2026) - 22:19 WIB
Tiga Bakal Calon Resmi Mendaftar, Pemilihan Ketua PSSI Aceh Digelar 3 Oktober

Tiga Bakal Calon Resmi Mendaftar, Pemilihan Ketua PSSI Aceh Digelar 3 Oktober

Rabu (09/09/2026) - 22:09 WIB
Aceh Dorong Dana Otsus Minimal 2,5 Persen dalam Revisi UUPA

Mualem-Dek Fadh Sambut Baik Revisi UUPA Jadi Usul Inisiatif DPR RI

Rabu (09/09/2026) - 22:07 WIB
Rakor Gubernur se-Sumatera, Dek Fadh Dorong Penguatan Konektivitas dan Ekonomi Kawasan

Rakor Gubernur se-Sumatera, Dek Fadh Dorong Penguatan Konektivitas dan Ekonomi Kawasan

Rabu (09/09/2026) - 22:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.