Sabtu, September 26, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Budaya Politik Demokratis Dibutuhkan agar Demokratisasi Berjalan

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (16/05/2022) - 22:17 WIB
in NASIONAL
0
Peneliti BRIN Siti Zuhro mengatakan, budaya politik yang demokratis perlu dibangun.

Budaya politik yang demokratis adalah budaya politik yang partisipatif.

JAKARTA — Peneliti ahli utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro mengatakan para penyelenggara negara dan partai-partai politik perlu membangun budaya politik yang demokratis. Tujuannya agar demokratisasi atau proses demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik.

“Demokratisasi tidak berjalan baik apabila tidak ditunjang oleh terbangunnya budaya politik yang sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi atau demokratis,” kata Siti Zuhro saat menjadi narasumber dalam Seminar Politik Partai Pelita bertajuk “Membangun Budaya Politik yang Beradab untuk Indonesia Maju Berdaulat” di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Senin (16/5/2022).

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebagaimana yang disampaikan oleh ahli politik dunia Gabriel A. Almond dan Sidney Verba, budaya politik yang demokratis adalah budaya politik yang partisipatif. Yakni suatu kumpulan sistem keyakinan atau cara pandang, sikap, norma, dan persepsi untuk menopang terwujudnya partisipasi publik.

Kemudian, menurut Siti Zuhro, agenda demokrasi yang baik memang sudah sepatutnya berdimensi vertikal, yakni membuka ruang bagi akses warga untuk terlibat dalam proses politik dan pemerintahan. Di samping itu, tambah dia, agenda demokrasi pun perlu berdimensi horisontal, yaitu mengatur hubungan antar-institusi politik utama.

“Kedua dimensi ini dapat saling menguatkan dan bekerja secara simultan (untuk mewujudkan budaya politik yang demokratis),” ujar Siti Zuhro.

Ia pun menyampaikan, untuk membuat demokrasi di Indonesia lebih terbuka bagi seluruh elemen masyarakat, diperlukan upaya memupuk vitalitas demokrasi. Siti Zuhro menjelaskan pemupukan vitalitas demokrasi dapat dilakukan oleh partai politik melalui pengembangan nilai, etika, dan keterampilan demokrasi di kalangan warga.

“Untuk membuat jalan bagi demokrasi lebih terbuka, diperlukan upaya memupuk vitalitas demokrasi, seperti pengembangan nilai, etika, dan keterampilan demokrasi di kalangan warga. Ini tugasnya partai politik,” ucap dia.

Lalu, lanjut Siti Zuhro, pemupukan vitalitas demokrasi juga dapat dilakukan oleh pemerintah melalui peningkatan akuntabilitas serta responsivitas terhadap kepentingan publik. “(Pemerintah) juga perlu meningkatkan mekanisme pengawasan dan keseimbangan (checks and balances) serta rasionalitas politik di antara lembaga-lembaga demokrasi,” ucap dia.

sumber : Antara

Sumber: Republika

Tags: budaya politikbudaya politik demokratispeneliti brinpolitik demokratispolitik yang demokratisSiti Zuhro
ShareTweetPin
Previous Post

Dukungan Ridwan Kamil Capres Menguat

Next Post

Dubes RI untuk Tunisia: Prestasi Kontingen Kempo RI Harumkan Nama Bangsa 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BPKS, Bappenas dan ADB Matangkan Proyek Pariwisata Berkelanjutan Sabang

BPKS, Bappenas dan ADB Matangkan Proyek Pariwisata Berkelanjutan Sabang

Jumat (25/09/2026) - 21:54 WIB
Kepala BPSDM Aceh Ajak Siswa SMAN 9 Banda Aceh Bangun Growth Mindset

Kepala BPSDM Aceh Ajak Siswa SMAN 9 Banda Aceh Bangun Growth Mindset

Jumat (25/09/2026) - 21:28 WIB
Lifting Kedua WK B 2026 Terlaksana, 86 Ribu Barel Kondensat PGE Disalurkan

Lifting Kedua WK B 2026 Terlaksana, 86 Ribu Barel Kondensat PGE Disalurkan

Kamis (24/09/2026) - 21:15 WIB
Wakili Kemenag Aceh Besar, Yasmaidar Terima Anugerah Bunda Inklusi Inovatif

Wakili Kemenag Aceh Besar, Yasmaidar Terima Anugerah Bunda Inklusi Inovatif

Rabu (23/09/2026) - 23:18 WIB
Berjalan Kaki 10 Kilometer Setiap Hari, Andriy Anta Kacaribu Raih Gelar Doktor di Usia 26 Tahun

Berjalan Kaki 10 Kilometer Setiap Hari, Andriy Anta Kacaribu Raih Gelar Doktor di Usia 26 Tahun

Rabu (23/09/2026) - 23:16 WIB
Jika Tidak Ada Rekomendasi Pusat, Persip Pase Tolak Kongres PSSI Aceh

Jika Tidak Ada Rekomendasi Pusat, Persip Pase Tolak Kongres PSSI Aceh

Senin (21/09/2026) - 13:24 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.