Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

BNPB: Banjir di Musim Kemarau Sudah Jadi Fenomena Global

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (21/08/2023) - 23:52 WIB
in NASIONAL
0
Warga membentangkan bendera merah putih di tengah banjir rob di Dusun Timbulsloko, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. BNPB sebut adanya banjir di musim kemarau sudah menjadi fenomena global.

#image_title

Warga membentangkan bendera merah putih di tengah banjir rob di Dusun Timbulsloko, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. BNPB sebut adanya banjir di musim kemarau sudah menjadi fenomena global.

 JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian banjir di musim kemarau tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan telah menjadi fenomena global.


Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam Disaster Briefing menjelaskan kejadian kebakaran hutan dan lahan serta banjir secara bersamaan telah terjadi di beberapa negara.


Pada kejadian karhutla, salah satu yang menjadi perhatian adalah kebakaran di negara bagian Hawaii, Amerika Serikat, yang membuat penduduk terpaksa terjun ke laut.


“Di Amerika, di Hawaii, kita tahu masyarakat harus terjun ke laut karena saking rapatnya blok-blok perumahan dan hampir seluruhnya blok perumahan yang terbakar. Sehingga tidak ada ruang untuk masyarakat bisa menghindari kecuali melompat ke laut,” kata Muhari, Senin (21/8/2023).


Abdul mencatat kejadian kebakaran secara global juga terjadi di Kanada dan Spanyol. Masih di Amerika Serikat, dimana negara bagian Hawaii terjadi kebakaran hebat, di negara bagian Alaska justru terjadi banjir yang cukup besar. Negara-negara lainnya seperti Kolombia, Pakistan, China, Korea Selaran dan India saat ini juga terjadi cukup besar.


“Memang fenomena cuaca dalam setidaknya 1 bulan terakhir. Tidak cuma di tingkat lokal di Indonesia tapi di tingkat global memperlihatkan variabilitas atau tingkat kejadian yang cukup tinggi dengan dampak yang sangat signifikan,” kata Abdul.


Di Indonesia sendiri, tercatat dari 14-20 Agustus 2023 telah terjadi 52 kali kejadian bencana yang didominasi karhutla. Meski demikian beberapa wilayah di atas garis khatulistiwa dan khususnya Indonesia bagian barat, masih ada hujan dengan intensitas cukup tinggi.


“Banjir itu terfokus di Sumatera, Sumatera Barat dan Aceh sedangkan di lainnya kita bisa lihat itu rata-rata memang sudah dominan hidrometeorologi kering. Karhutla sudah sangat dominan seperti pekan-pekan sebelumnya, dan kekeringan di Jawa,” kata Abdul.

sumber : Antara

Sumber: Republika

Tags: banjir di musik kemaraubanjir musim kemaraufenomena globalmusim kemarau
ShareTweetPin
Previous Post

Budiman Mengaku Belum Dipanggil PDIP Usai Dukungan ke Prabowo

Next Post

Megawati Bakal ke DIY Bertemu Kader 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Kamis (04/06/2026) - 21:29 WIB
Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis (04/06/2026) - 21:26 WIB
Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.