Banda Aceh – Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus pelantikan pejabat fungsional di lingkungan BKKBN Aceh, Rabu (17/6/2026), di Banda Aceh.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia untuk mendukung optimalisasi pelayanan publik dan percepatan program pembangunan keluarga di Aceh.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Aceh yang dalam arahannya menegaskan bahwa perubahan status dari CPNS menjadi PNS bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan amanah besar yang menuntut integritas, profesionalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Sebanyak 41 pegawai resmi dilantik dan diambil sumpahnya, terdiri atas berbagai jabatan fungsional, yakni, APK APBN Ahli Pertama sebanyak 1 orang, Arsiparis Terampil sebanyak 3 orang, Penata KKB Ahli Pertama sebanyak 1 orang, Penyuluh KB Ahli Pertama sebanyak 19 orang.
Selanjutnya, PLKB Terampil sebanyak 12 orang, Perencana Ahli Pertama sebanyak 1 orang, Pranata Humas Ahli Pertama sebanyak 1 orang, PK APBN Terampil sebanyak 1 orang, Pranata Komputer Ahli Pertama sebanyak 1 orang, dan Pranata SDM Aparatur Terampil sebanyak 1 orang
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting dalam perjalanan karier ASN sekaligus langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan program Bangga Kencana di daerah.
“Status PNS dan jabatan yang saudara emban hari ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada institusi dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, jagalah integritas, tingkatkan disiplin, dan tunjukkan kinerja terbaik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya nilai BerAKHLAK sebagai pedoman utama ASN dalam bekerja, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mengingatkan seluruh pegawai untuk menjauhi praktik-praktik yang bertentangan dengan aturan, termasuk korupsi dan penyalahgunaan wewenang.
Pelantikan ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran BKKBN Aceh dalam mendukung percepatan penurunan stunting, penguatan ketahanan keluarga, serta peningkatan kualitas pelayanan program keluarga berencana di seluruh wilayah Aceh.
Dengan bertambahnya tenaga fungsional yang kompeten, BKKBN Aceh optimistis target pembangunan keluarga berkualitas dan percepatan bonus demografi di Aceh dapat tercapai secara lebih optimal.
Turut menjadi saksi dalam prosesi ini yaitu Sekretaris Perwakilan BKKBN Aceh Ihya dan Penata KKB Ahli Madya Efiyanti serta disaksikan oleh para ASN Kemendukbangga/BKKBN Aceh.[]










