Langsa — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan pengawasan obat dan makanan. Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan bersama Wali Kota Langsa yang berlangsung di Kantor Wali Kota Langsa, Selasa (10/3/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, bersama sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Puskesmas Langsa Timur, serta Asisten III Pemerintah Kota Langsa.
Dalam pertemuan tersebut, Riyanto memaparkan hasil pengawasan yang dilakukan BBPOM Aceh selama sepekan terakhir di wilayah Kota Langsa. Pengawasan mencakup sarana pelayanan kefarmasian, sarana produksi, serta sarana distribusi obat dan makanan
Dari hasil pengawasan di lapangan, petugas masih menemukan sejumlah produk kosmetik serta obat dan obat bahan alam yang tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Petugas menemukan beberapa produk kosmetik serta obat dan obat bahan alam yang tidak memiliki izin edar. Terhadap temuan tersebut, kami langsung melakukan pengamanan untuk mencegah peredarannya di masyarakat,” kata Riyanto.
Selain itu, pihaknya juga menemukan obat-obatan yang telah kedaluwarsa namun belum dimusnahkan. Kondisi tersebut terjadi karena keterbatasan anggaran untuk proses pemusnahan.
Riyanto menegaskan bahwa penguatan pengawasan memerlukan dukungan pemerintah daerah, termasuk rencana pembangunan kantor BPOM di Kota Langsa.
“Selama ini layanan BPOM di Langsa masih berupa layanan publik secara daring melalui Mal Pelayanan Publik. Kami berharap dengan dukungan pemerintah daerah, BPOM dapat hadir secara langsung sehingga pengawasan obat dan makanan bersama perangkat daerah dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan kantor BPOM di daerah tersebut.
“Kami menyambut baik rencana pembentukan kantor BPOM di Kota Langsa. Pemerintah Kota Langsa siap mendukung dan memfasilitasi agar kehadiran BPOM dapat memperkuat pengawasan obat dan makanan serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Jeffry.
Sinergi antara BBPOM Aceh dan Pemerintah Kota Langsa diharapkan dapat memperkuat pengawasan obat dan makanan di daerah tersebut sekaligus meningkatkan perlindungan masyarakat dari peredaran produk yang tidak memenuhi ketentuan.[]










