Aceh Jaya – Tim Rescue Basarnas Banda Aceh bersama unsur terkait melakukan pencarian terhadap Ibrahim (57), warga Desa Sabet Jaya, Kecamatan Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, yang dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat menyeberangi sungai pada Minggu (18/10/2026) sore.
Hingga Senin (19/10/2026) pukul 18.00 WIB, operasi pencarian belum membuahkan hasil. Pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Selasa (20/10/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh Al Hussain, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB ketika korban bersama anaknya dalam perjalanan pulang dari kebun dengan menyeberangi sungai.
Namun, hujan deras yang terjadi di bagian hulu sungai menyebabkan debit air meningkat secara tiba-tiba disertai arus yang kuat. Akibatnya, Ibrahim terseret arus dan tenggelam, sementara anaknya berhasil menyelamatkan diri.
“Setelah kejadian tersebut, anak korban melaporkannya kepada masyarakat setempat,” kata Al Hussai dalam keterangan resminya.
Basarnas Banda Aceh menerima informasi kejadian dari anggota Polsek Lamno pada pukul 23.55 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim Rescue Basarnas Banda Aceh diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada Senin (19/10/2026) pukul 00.10 WIB.
Tim tiba di lokasi pada pukul 03.18 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk membahas rencana pelaksanaan operasi pencarian.
Operasi SAR dimulai pukul 07.30 WIB dengan membagi personel menjadi dua tim. Tim pertama melakukan penyisiran menggunakan satu unit LCR atau perahu karet di sekitar lokasi kejadian dan titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi keberadaan korban, hingga satu kilometer ke arah hilir sungai.
“Sementara itu, tim kedua melakukan penyisiran melalui jalur darat sejauh satu kilometer ke arah hilir sungai. Namun, hingga operasi dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB, korban belum ditemukan,” ujarnya.
Pada operasi lanjutan, Basarnas merencanakan pengerahan dua tim dengan memperluas area pencarian. Tim pertama akan melakukan penyisiran menggunakan dua unit LCR sejauh 3,5 kilometer dari lokasi kejadian, sedangkan tim kedua menyisir melalui jalur darat sejauh 3,5 kilometer ke arah hilir sungai.
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Banda Aceh, Koramil Lamno, Polsek Lamno, BPBK Aceh Jaya, Satgas SAR Aceh Jaya, serta masyarakat setempat.
Dalam operasi tersebut, tim menggunakan satu unit mobil penyelamat, satu unit LCR atau perahu karet, serta peralatan pendukung berupa perlengkapan air, komunikasi, SAR air, dan perlengkapan perorangan.
Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan hujan. Basarnas bersama unsur terkait akan melanjutkan upaya pencarian sesuai rencana operasi yang telah disusun.[]








