Senin, Mei 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Bank Dunia Gelontorkan 30 Miliar Dolar AS Atasi Kerawanan Pangan

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (19/05/2022) - 14:12 WIB
in INTERNASIONAL
0
Pengungsi etnis rohingya membawa beras dan bingkasan saat pembagian zakat di tempat penampungan sementara BLK Desa Meunasah Mee, Lhokseumawe, Aceh, Ahad (1/5/2022). Bank Dunia akan menggelontorkan 30 miliar dolar AS untuk menahan krisis pangan yang disebabkan invasi Rusia di Ukraina.

Kenaikan harga pangan berdampak sangat menghancurkan pada yang paling miskin.

 BONN — Bank Dunia akan menggelontorkan 30 miliar dolar AS untuk menahan krisis pangan yang disebabkan invasi Rusia di Ukraina. Pasalnya perang tersebut memangkas ekspor gandum dua negara itu.


Bank Dunia mengatakan dana yang disediakan terdiri dari 12 miliar dolar AS untuk proyek-proyek baru yang berkaitan dengan pangan dan nutrisi. Serta 18 miliar dolar AS lagi untuk proyek-proyek yang sudah ada dan telah disetujui tapi belum dicairkan.


“Kenaikan harga pangan berdampak sangat menghancurkan pada yang paling miskin dan rentan,” kata Presiden Bank Dunia David Malpass dalam pernyataannya, Rabu (18/5/2022).


“Untuk menstabilkan dan menginformasikan pasar, sangat penting negara-negara segera memberi penjelasan yang jelas mengenai kenaikan produksi di masa depan dalam merespon invasi Rusia di Ukraina,” tambahnya.  


Bank Dunia mengatakan proyek-proyek baru diharapkan akan membantu sektor pertanian, jaminan sosial untuk melindungi orang miskin dari kenaikan harga pangan, dan proyek-proyek air dan irigasi. Sebagian besar sumber daya itu akan diberikan ke Afrika, Timur Tengah, Eropa Timur, Asia Tengah, dan Asia Selatan.


Kawasan-kawasan tersebut yang paling terdampak pada turunnya pasokan gandum Ukraina. Negara-negara seperti Mesir sangat bergantung pada gandum Ukraina dan Rusia. Kini mereka kesulitan mendapatkan gandum karena Rusia memblokir ekspor pertanian Ukraina di pelabuhan Laut Hitam dan memberlakukan pembatasan ekspor domestik.


Rencana Bank Dunia menjadi komponen terbesar laporan rencana aksi ketahanan pangan yang dirilis Departemen Keuangan AS pada Rabu kemarin.


Dalam laporan tersebut Departemen Keuangan AS mengatakan rencana Bank Eropa untuk Pembangunan dan Rekonstruksi akan menyediakan 500 juta euro untuk ketahanan pangan dan perdagangan finansial pada produk pangan dan pertanian. Dana itu bagian dari 2 miliar euro yang digelontorkan ke Ukraina dan negara-negara tetangganya yang terdampak perang.


Ukraina akan mendapatkan 200 juta euro dan negara-negara tetangganya akan mendapatkan 300 juta euro. Dana Moneter Internasional akan memberikan bantuan finansial melalui jalur normal, artinya dibatasi kepemilikan saham dan penilaian apakah utangnya berkelanjutan atau tidak. 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: kerawanan panganketahanan pangankrisis pangannegara miskinpangan
ShareTweetPin
Previous Post

Portugal Identifikasi Lima Infeksi Cacar Monyet

Next Post

Mengulik Akar Krisis Ekonomi yang Melanda Sri Lanka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Kalahkan Kampus Ternama, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Juara Umum Kompetisi Inovasi Nasional di Padang

Kalahkan Kampus Ternama, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Juara Umum Kompetisi Inovasi Nasional di Padang

Senin (25/05/2026) - 09:29 WIB
Gubernur Mualem: Revisi UUPA untuk Hindari Potensi Konflik Aceh di Masa Depan

Gubernur Mualem: Revisi UUPA untuk Hindari Potensi Konflik Aceh di Masa Depan

Minggu (24/05/2026) - 22:19 WIB
MIN 27 Aceh Besar Sabet 11 Penghargaan di Festival Literasi Nasional 2026

MIN 27 Aceh Besar Sabet 11 Penghargaan di Festival Literasi Nasional 2026

Minggu (24/05/2026) - 22:14 WIB
Penyeberangan Jakarta–Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Logistik dan Dorong Ekonomi Aceh

Penyeberangan Jakarta–Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Logistik dan Dorong Ekonomi Aceh

Sabtu (23/05/2026) - 20:34 WIB
PLN Ungkap Gangguan Kelistrikan di Sumatra, Dipicu Cuaca Buruk di Jalur Transmisi Jambi

PLN Ungkap Gangguan Kelistrikan di Sumatra, Dipicu Cuaca Buruk di Jalur Transmisi Jambi

Sabtu (23/05/2026) - 00:43 WIB
Polresta Banda Aceh Selidiki Motif Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK

Polisi Periksa 15 Saksi Terkait Kebakaran Gedung Fakultas Pertanian USK

Sabtu (23/05/2026) - 00:27 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.