Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

IRAP: Perlakuan Pengungsi Afghanistan dan Pengungsi Ukraina Harus Setara

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (23/04/2022) - 00:05 WIB
in INTERNASIONAL
0
Gadis-gadis mengisi wadah dengan air menggunakan pompa tangan di sebuah kamp untuk pengungsi internal, di Kabul, Afghanistan, Senin, 15 November 2021.

IRAP minta AS perlakukan setara pengungsi dari seluruh dunia termasuk Afganistan

WASHINGTON – Organisasi bantuan untuk pengungsi internasional, IRAP menyerukan pemerintah AS untuk menyambut dan memperlakukan dengan setara para pengungsi dari seluruh dunia, termasuk Afghanistan. Pernyataan ini merupakan respons setelah pengumuman pembebasan syarat pengungsi Ukraina yang diberikan pemerintahan Presiden AS, Joe Biden.

IRAP mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik langkah untuk membawa pengungsi dari Ukraina ke AS. Tapi mereka ingin melihat pendekatan yang sama diambil untuk pengungsi dari negara lain.

Sebelumnya Biden mengumumkan peluncuran program ‘Bersatu untuk Ukraina’ pada hari Kamis (21/4/2022) yang merampingkan proses bagi warga Ukraina yang mencari perlindungan di AS.

“Ini adalah pengumuman yang disambut baik bahwa pemerintahan Biden sedang mencoba melakukan sesuatu untuk membantu orang-orang Ukraina sampai ke AS dan berbagi beberapa tanggung jawab yang diambil oleh mitra Eropa,” kata Direktur kebijakan IRAP Sunil Varghese dilansir dari The New Arab, Jumat (22/4/2022).

“Pada saat yang sama, ada kekhawatiran. Pertama, rencana yang diumumkan pemerintah sebenarnya bukan rencana pengungsi. Ini pembebasan bersyarat kemanusiaan, yang merupakan solusi jangka pendek. Hal penting kedua yang harus dijelaskan adalah banyak dari hal-hal ini yang  tidak terjadi pada orang lain,”tambahnya.

Varghese mencatat bahwa ketentuan saat ini sedang dibuat untuk Ukraina untuk melewati protokol konsuler karena penutupan kedutaan dan konsulat AS. Namun ketentuan serupa tidak dibuat untuk pengungsi Afghanistan, di mana ribuan warga Afghanistan yang bekerja dengan AS mencoba melarikan diri setelah Taliban mengambil alih Kabul.

Selain itu, dia prihatin dengan pemerintah yang memberikan pembebasan bersyarat kepada pengungsi yang hanya memberikan bantuan tempat tinggal sementara daripada Program Penerimaan Pengungsi AS (USRAP) yang menempatkan mereka pada jalur menuju tempat tinggal permanen dan kewarganegaraan.

IRAP berharap berbagai pihak sadar akan perlakuan berbeda terhadap Ukraina dibandingkan dengan pengungsi lain dan menekankan pentingnya semua pengungsi diperlakukan dengan bermartabat, dari manapun mereka berasal dan dari ras atau agama apapun.

“AS harus berusaha menemukan jalan bagi semua orang yang mencari perlindungan pengungsi,” kata Varghese.

“Akan lebih baik memiliki rencana pengungsi yang dipercepat. Salah satu harapannya adalah dengan semua energi ini pemerintah AS dapat melakukan lebih dari satu hal pada satu waktu sehingga dapat digunakan dalam situasi berikutnya,” tambahnya.

Sumber: Republika

Tags: irappengungsipengungsi afganistanpengungsi ukrainaperlakukan pada pengungsi
ShareTweetPin
Previous Post

Lindungi Anak, Komnas PA Dukung Pelabelan BPA

Next Post

Kuota Mudik Gratis Habis, Dishub DKI Verifikasi Data Ganda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

APBA Aceh 2027 Direncanakan Rp10,37 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabencana

APBA Aceh 2027 Direncanakan Rp10,37 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabencana

Selasa (27/10/2026) - 01:43 WIB
Polda Aceh Tetapkan 22 Tersangka Kasus BBM Subsidi, 18 Kendaraan Ikut Diamankan

Polda Aceh Tetapkan 22 Tersangka Kasus BBM Subsidi, 18 Kendaraan Ikut Diamankan

Selasa (27/10/2026) - 01:39 WIB
Dek Gam Apresiasi Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar, Antrean di SPBU Mulai Menghilang

Dek Gam Apresiasi Polda Aceh Tangkap Penimbun Solar, Antrean di SPBU Mulai Menghilang

Selasa (27/10/2026) - 01:37 WIB
Polda Aceh Gelar Operasi Patuh Seulawah Selama 14 Hari, Ini Sasarannya

Polda Aceh Gelar Operasi Patuh Seulawah Selama 14 Hari, Ini Sasarannya

Selasa (27/10/2026) - 01:35 WIB
Foto Cerita Banjir Aceh Karya Chaideer Mahyuddin Raih Silver Asian Media Awards 2026

Foto Cerita Banjir Aceh Karya Chaideer Mahyuddin Raih Silver Asian Media Awards 2026

Senin (26/10/2026) - 23:43 WIB
Dampingi Kapolri di Pidie, Dek Fadh Dukung Pemberantasan Narkoba di Aceh

Dampingi Kapolri di Pidie, Dek Fadh Dukung Pemberantasan Narkoba di Aceh

Jumat (23/10/2026) - 20:47 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.