Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Jumlah Kematian Ibu Hamil Meningkat di Lebanon

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (21/04/2022) - 08:35 WIB
in INTERNASIONAL
0
Ibu hamil (Ilustrasi)

Ekonomi yang tak stabil membuat dokter dan bidan meninggalkan Lebanon.

BEIRUT — Jumlah perempuan di Lebanon yang meninggal akibat komplikasi terkait kehamilan hampir tiga kali lipat di tengah krisis ekonomi selama tiga tahun terakhir. Menurut UNICEF, kondisi ekonomi yang tidak stabil membuat dokter dan bidan meninggalkan negara itu.


“Berulang kali, orang tua dan keluarga yang sedih tidak dapat mengakses perawatan kesehatan dasar untuk anak-anak mereka karena banyak petugas kesehatan yang berdedikasi berjuang untuk menjaga operasi tetap berjalan selama krisis,” kata perwakilan UNICEF Lebanon Ettie Higgins.


Sekitar 40 persen dokter, termasuk yang secara khusus menangani anak-anak dan perempuan, telah meninggalkan negara itu. Sebanyak 30 persen bidan pun melakukan hal sama. Kondisi itu mengurangi kualitas layanan di negara yang sebelumnya dianggap sebagai pusat layanan kesehatan regional.


“Lebanon telah mencapai keberhasilan yang luar biasa dalam mengurangi kematian ibu, tetapi jumlahnya meningkat lagi antara 2019 dan 2021, dari 13,7 menjadi 37 kematian per 1.000 kelahiran hidup,” kata badan tersebut dalam sebuah laporan yang dirilis Rabu (20/4).


Sedangkan jumlah anak yang meninggal dalam empat minggu pertama setelah kelahiran meningkat secara dramatis di antara para pengungsi di empat provinsi yang dinilai. “Dari 65 kematian neonatal pada kuartal pertama 2020 menjadi 137 pada triwulan ketiga,” ujar laporan badan anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa.


Koordinator Komite Nasional Lebanon untuk Safe Motherhood Faysal al-Kak mengatakan, jumlah kematian ibu telah melonjak sebagian besar karena varian delta virus corona pada 2021. Namun,  krisis juga merupakan faktor pendorong.


“Krisis Lebanon adalah variabel yang kuat, mungkin ibu tidak cukup mengunjungi, takut pergi ke dokter karena biaya uang. Ini memberi wanita perasaan bahwa ‘saya tidak bisa pergi ke dokter’,” katanya.


“Delta dan tingkat vaksinasi yang rendah, di samping krisis yang kita alami, dapat mempengaruhi secara tidak langsung aksesibilitas, biaya, dan transportasi,” ujarnya.


UNICEF menyatakan, kenaikan biaya transportasi, layanan karena jatuhnya mata uang negar, serta penghapusan sebagian besar subsidi bahan bakar dan obat-obatan telah membuat perawatan kesehatan di luar jangkauan banyak orang.


Krisis ini juga mempengaruhi anak-anak, terutama di antara pengungsi Suriah yang melarikan diri melintasi perbatasan ke Lebanon. UNICEF mengatakan sepertiga anak-anak tidak dapat mengakses layanan kesehatan pada Oktober 2021. Menurut laporan perkiraan pemerintah, Lebanon menampung 1,5 juta pengungsi Suriah, yang merupakan seperempat dari populasi.

sumber : reuters

Sumber: Republika

Tags: dokter lebanon tinggalkan negarakematian ibu hamilkrisis lebanonlebanon
ShareTweetPin
Previous Post

Kejagung Pastikan Semua Pejabat Kemendag Terkait Ekspor CPO akan Diperiksa

Next Post

Kemenhub Pastikan Jalur Pantai Selatan Jawa Layak Jadi Alternatif Rute Mudik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Akbar Aldi Kautsar Pimpin Alumni Ilmu Komunikasi UINSU Periode 2026–2029

Akbar Aldi Kautsar Pimpin Alumni Ilmu Komunikasi UINSU Periode 2026–2029

Minggu (16/08/2026) - 00:36 WIB
Polda Aceh Tingkatkan Patroli Usai Kericuhan Zikir HDA ke-21

Polda Aceh Tingkatkan Patroli Usai Kericuhan Zikir HDA ke-21

Sabtu (15/08/2026) - 23:46 WIB
JK Soroti Kerusuhan HDA ke-21: Jangan Ganggu Perdamaian yang Sudah Berjalan

JK Soroti Kerusuhan HDA ke-21: Jangan Ganggu Perdamaian yang Sudah Berjalan

Sabtu (15/08/2026) - 22:59 WIB
Polisi Bersihkan Sampah Usai Zikir Peringatan HDA di Masjid Raya Baiturrahman

Polisi Bersihkan Sampah Usai Zikir Peringatan HDA di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu (15/08/2026) - 22:52 WIB
21 Tahun Perdamaian Aceh: LBH Banda Aceh Soroti Pembatasan Ruang Demokrasi

21 Tahun Perdamaian Aceh: LBH Banda Aceh Soroti Pembatasan Ruang Demokrasi

Sabtu (15/08/2026) - 22:14 WIB
Wali Kota Sabang Kukuhkan 23 Paskibraka 2026, Siap Emban Tugas Kibarkan Sang Merah Putih

Wali Kota Sabang Kukuhkan 23 Paskibraka 2026, Siap Emban Tugas Kibarkan Sang Merah Putih

Sabtu (15/08/2026) - 21:46 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.