BANDA ACEH | LENSA KITA – Kapal CMA CGM Lisa Marie yang mengangkut peti kemas terbakar di perairan Sabang, Pulau Weh. Kapal tersebut terbakar diduga akibat korsleting listrik di salah satu muatan berupa container atau peti kemas.
Kepala Basarnas Banda Aceh, Budiono, mengatakan kapal berbendera Malta (MT) tersebut berangkat dari Jedda Arab Saudi menuju Port Klang Malaysia. Saat tiba di perairan Sabang salah satu muatan kapal (kontainer) terbakar.
Budiono menyampaikan, kapal bernomor IMO 9729099 dengan Call Sign 9HA4652 itu kemudian mengaktifkan signal distress (signal darurat) yang di terima oleh MRCC Port Klang Malaysia. Informasi tersebut diteruskan ke Basarnas Banda Aceh untuk meminta bantuan pemadaman api.
“Pukul 06.00 WIB Tim SAR Gabungan melakukan pengecekan dan memastikan kebakaran kapal sudah padam serta memastikan kondisi seluruh ABK kapal tersebut dalam keadaan aman dan selamat,” kata Budiono kepada wartawan, Sabtu (16/4/2022).
Budiono mengatakan, kapal tersebut meminta bantuan untuk mengantisipasi jika kebakaran meluas. Dari pihak kapal meminta bantuan segera atau mereka akan melanjutkan perjalanan ke Port Klang.
“Kebakaran hanya terjadi di 3/4 kontainer. Dari kapal tersebut berupaya untuk memadamkan api sendiri, dan Alhamdulillah berhasil,” katanya.
Menurut Budiono, usai memastikan seluruh ABK aman, pada pukul 07.00 WIB Tim SAR Gabungan selesai melakukan pengecekan dan memastikan terhadap Kapal Lisa Marie dalam keadaan aman.
“Pukul 07.20 WIB, Kapal Lisa Marie melanjutkan pelayaran kembali ke tujuan Port Klang, Malaysia,” demikian Budiono.










