Senin, Mei 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Program Pangan Dunia Minta Akses Jangkau Warga Ukraina di Medan Perang

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (17/04/2022) - 02:05 WIB
in INTERNASIONAL
0
Sepasang suami istri berjalan di depan bangunan apartemen yang hancur di kota Borodyanka, Ukraina, pada Sabtu, 9 April 2022. Pasukan Rusia menduduki kota Borodyanka selama berminggu-minggu. Beberapa gedung apartemen hancur selama pertempuran antara pasukan Rusia dan pasukan Ukraina di kota sekitar 40 mil barat laut Kiev.

Program pangan dunia memperingatkan warga di medan perang bisa mati kelaparan

 ROMA – Program Pangan Dunia (WFP) meminta akses agar bisa menjangkau warga Ukraina yang terjebak di medan konflik. WFP mengatakan, mereka yang terkepung bisa mati kelaparan.


“Kami meminta semua orang untuk memberi kami akses yang kami butuhkan untuk menjangkau orang-orang di kota-kota yang terkepung,” kata Direktur Eksekutif WFP David Beasley dalam sebuah pernyataan pada Jumat (15/4/2022).


Dia mengungkapkan, orang-orang yang menderita kehancuran perang adalah satu hal. “Adalah hal lainnya ketika mereka mati kelaparan,” ujar Beasley.


WFP mengatakan, mereka sedang bersiap untuk mengirimkan bantuan makanan ke 2,3 juta orang di Ukraina bulan ini. Namun WFP membutuhkan akses yang aman. WFP sudah beroperasi di Ukraina sejak pertempuran pecah pada 24 Februari lalu. Sejauh ini lembaga PBB yang berbasis di Roma itu sudah menyalurkan bantuan pangan ke 1,4 juta warga Ukraina.


Namun, WFP belum diberi akses untuk beroperasi di zona-zona konflik, termasuk Mariupol dan Mykolaiv. Mariupol merupakan salah satu medan pertempuran tersengit antara Rusia dan Ukraina. Pasukan Rusia sudah mengepung kota pelabuhan itu selama berminggu-minggu. Terdapat ribuan warga sipil terkepung di sana.


Namun, di daerah-daerah di mana pasukan Rusia telah mundur, seperti Bucha dan Irpin, WFP diberi izin atau akses untuk beroperasi. Di kedua kota tersebut, WFP membagikan pasta, nasi, minyak goreng, dan daging kaleng kepada warga sipil.


Menurut PBB, sejak pertempuran pecah pada 24 Februari lalu, lebih dari 1.300 warga sipil di Ukraina terbunuh akibat serangan Rusia. PBB memperkirakan, jumlah kematian bisa lebih tinggi. Sementara itu, warga Ukraina yang mengungsi ke negara-negara tetangga sudah menembus 5 juta orang.


Rusia dan Ukraina sudah beberapa kali melakukan negosiasi untuk mengakhiri pertempuran. Namun hingga kini proses itu belum membuahkan hasil. 

Sumber: Republika

Tags: dampak perang ukrainaperang rusia ukrainaperang ukrainaprogram pangan duniawarga sipil ukraina
ShareTweetPin
Previous Post

Kemenlu Rusia Kecam Tindakan Brutal Israel terhadap Palestina

Next Post

Aktivis Perubahan Iklim Tutup Lapangan Utama Paris, Protes Program Capres

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Kalahkan Kampus Ternama, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Juara Umum Kompetisi Inovasi Nasional di Padang

Kalahkan Kampus Ternama, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Juara Umum Kompetisi Inovasi Nasional di Padang

Senin (25/05/2026) - 09:29 WIB
Gubernur Mualem: Revisi UUPA untuk Hindari Potensi Konflik Aceh di Masa Depan

Gubernur Mualem: Revisi UUPA untuk Hindari Potensi Konflik Aceh di Masa Depan

Minggu (24/05/2026) - 22:19 WIB
MIN 27 Aceh Besar Sabet 11 Penghargaan di Festival Literasi Nasional 2026

MIN 27 Aceh Besar Sabet 11 Penghargaan di Festival Literasi Nasional 2026

Minggu (24/05/2026) - 22:14 WIB
Penyeberangan Jakarta–Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Logistik dan Dorong Ekonomi Aceh

Penyeberangan Jakarta–Malahayati Segera Beroperasi, Pangkas Biaya Logistik dan Dorong Ekonomi Aceh

Sabtu (23/05/2026) - 20:34 WIB
PLN Ungkap Gangguan Kelistrikan di Sumatra, Dipicu Cuaca Buruk di Jalur Transmisi Jambi

PLN Ungkap Gangguan Kelistrikan di Sumatra, Dipicu Cuaca Buruk di Jalur Transmisi Jambi

Sabtu (23/05/2026) - 00:43 WIB
Polresta Banda Aceh Selidiki Motif Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK

Polisi Periksa 15 Saksi Terkait Kebakaran Gedung Fakultas Pertanian USK

Sabtu (23/05/2026) - 00:27 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.