Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Legislator: Kenaikan Pertamax tak Bisa Jadi Indikator Kegagalan Pemerintah

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (14/04/2022) - 23:17 WIB
in NASIONAL
0
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo

Legislator nilai kenaikan harga Pertamax tak bisa jadi indikator kegagalan pemerintah

JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax tidak bisa menjadi salah satu indikator kegagalan pemerintah. Bahkan menurutnya, pemulihan ekonomi Indonesia pasca dihantam pandemi Covid-19 dinilai termasuk yang tercepat dibandingkan negara lain. 


“Dasarnya apa ya menuding Pemerintah Jokowi gagal, sedangkan secara global Indonesia menjadi salah satu yang terbaik dalam pengendalian Covid-19. Indonesia saat ini menjadi salah satu negara yang proses pemulihan ekonominya tercepat dari negara-negara lain,” kata Rahmad, Kamis (14/4/2022).


Menurut legislator dari Fraksi PDIP itu, keberhasilan pemerintah tersebut adalah fakta yang tidak bisa dibantah. Sehingga, dia menilai lucu jika kenaikan harga BBM dan beberapa sembako dijadikan alasan menuding pemerintah gagal. 


Rahmad mengingatkan dampak perang Rusia dengan Ukraina itu begitu besar terhadap perekonomian global, salah satunya migas yang mengerek naik, sehingga otomatis seluruh dunia mengalami suatu inflasi yang begitu dahsyat. Ia mengatakan, Amerika Serikat dan China pun ikut mengalami inflasi tersebut. 


“Saya kira menjadi lucu dan menjadi aneh ketika masalah kenaikan BBM yang diakibatkan dari efek domino dari perang Rusia dengan Ukraina, kemudian disalahkan atau dicap gagal karena Indonesia tidak bisa menekan harga global,” jelasnya.


Dia menjelaskan bahwa harga minyak dunia melonjak. Sehingga, lanjut dia, jika harga BBM tidak dinaikkan, maka APBN akan mengalami perubahan yang sangat besar. Menurutnya, jika mengalami perubahan, dampaknya terhadap sejumlah program pemerintah seperti bantuan sosial (Bansos) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan terganggu. 


“Kalau kita tidak naikkan, akan terjadi subsidi yang sangat besar, sehingga dampaknya kepada program-program kerakyatan akan terganggu. Mana ada negara yang bisa menghindar terhadap kenaikan harga BBM akibat dampak perang Rusia dengan Ukraina, saya kira itu fakta ya,” tegasnya.


Maka itu, dia mengajak siapa pun terutama yang menuding pemerintah gagal untuk belajar menganalisa kondisi global saat ini. Dia juga mengajak menganalisa kenapa harga BBM di seluruh dunia naik atau mengalami inflasi.


“Ayo belajar terhadap situasi seluruh dunia. Kita percaya pemerintah akan berupaya keras terhadap kenaikan itu bisa ditekan meskipun inflasi pasti naik, harga BBM otomatis, tapi bagaimana agar kenaikan itu bisa disesuaikan dengan kondisi masyarakat saat ini,” pungkasnya.

Sumber: Republika

Tags: harga pertamaxkenaikan harga pertamax
ShareTweetPin
Previous Post

CEO dan Studentpreneur Talk Undang Tokoh Sukses Dalam Bisnis dan Politik

Next Post

Ganjar: 118 Armada Bus Disiapkan untuk Mudik Lebaran Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Perluasan Basis Pajak Harus Dimulai dari Memulihkan Keadilan

Perluasan Basis Pajak Harus Dimulai dari Memulihkan Keadilan

Jumat (26/06/2026) - 22:33 WIB
Membongkar Ilusi Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Perluasan Basis Pajak

Membongkar Ilusi Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Perluasan Basis Pajak

Jumat (26/06/2026) - 17:29 WIB
Arsitektur Perluasan Basis Pajak di Altar Ketidakpastian Global

Arsitektur Perluasan Basis Pajak di Altar Ketidakpastian Global

Jumat (26/06/2026) - 17:25 WIB
Perluasan Basis Pajak sebagai Proyek Keadilan, Bukan Sekadar Proyek Fiskal

Perluasan Basis Pajak sebagai Proyek Keadilan, Bukan Sekadar Proyek Fiskal

Jumat (26/06/2026) - 17:22 WIB
Lebaran Yatim, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Yatim dan Difabel

Lebaran Yatim, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Yatim dan Difabel

Kamis (25/06/2026) - 13:52 WIB
ISNU Aceh Terima 10 Pojok Baca dari BSI Maslahat untuk Sekolah Terdampak Bencana

ISNU Aceh Terima 10 Pojok Baca dari BSI Maslahat untuk Sekolah Terdampak Bencana

Selasa (23/06/2026) - 23:08 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.