Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Inggris akan Periksa Dugaan Penggunaan Senjata Kimia oleh Rusia

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (12/04/2022) - 16:04 WIB
in INTERNASIONAL
0
Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mengatakan ia sepakat dengan Menteri Luar Negeri Jepang Hayashi Yoshimata menambah sanksi untuk Rusia.

Rusia diduga telah menggunakan “zat tak diketahui” dalam serangan ke Mariupol.

 LONDON — Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mengatakan, negaranya akan memverifikasi laporan tentang penggunaan senjata kimia oleh Rusia dalam pertempuran di Mariupol, Ukraina. Inggris akan bekerja dengan beberapa mitra untuk menyingkap hal tersebut.


“Laporan bahwa pasukan Rusia mungkin telah menggunakan bahan kimia dalam serangan terhadap orang-orang Mariupol. Kami bekerja segera dengan para mitra untuk memverifikasi perincian,” kata Truss lewat akun Twitter pribadinya, Senin (11/4/2022).


Menurut Truss, setiap penggunaan semacam itu akan menjadi eskalasi tak berperasaan dalam konflik di Ukraina. “Kami akan meminta pertanggungjawaban (Presiden Rusia Vladimir) Putin dan rezimnya,” ucapnya.


Sebelumnya anggota parlemen Ukraina Ivanna Klympush mengungkapkan, Rusia telah menggunakan “zat tak diketahui” dalam serangan ke Mariupol. Namun masyarakat di sana mengalami kesulitan bernapas. “Kemungkinan besar senjata kima!” tulis Klympush lewat akun Twitter-nya.


Namun seorang asisten wali kota Mariupol, Petro Andryushchenko mengatakan, saat ini serangan senjata kimia belum dikonfirmasi. “Kami sedang menunggu informasi resmi dari militer,” kata dia lewat akun Telegram-nya.


Pada Senin lalu, batalion Azov Ukraina mengklaim terdapat sebuah pesawat nirawak Rusia yang telah menjatuhkan “zat beracun” pada pasukan dan warga sipil di Mariupol. Orang-orang yang terdampak serangan mengalami gagal napas dan masalah neurologis. “Tiga orang memiliki tanda-tanda yang jelas keracunan oleh bahan kimia perang, tapi tanpa konsekuensi bencana,” kata pemimpin batalion Azov Andrei Biletsky dalam sebuah pesan video lewat akun Telegram-nya.


Mariupol merupakan salah satu medan pertempuran tersengit di Ukraina. Pasukan Rusia sudah mengepung kota pelabuhan tersebut selama berminggu-minggu. Terdapat peluang kota tersebut jatuh ke tangan Rusia.


Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, dia yakin setidaknya 10 ribu warga di Mariupol telah terbunuh akibat serangan Rusia. “Rusia benar-benar menghancurkan Mariupol dan membakarnya menjadi abu. Setidaknya puluhan ribu warga Mariupol pasti telah terbunuh,” kata Zelensky saat berbicara kepada Majelis Nasional Korea Selatan (Korsel) lewat sambungan video Senin lalu. 


Menurut Zelensky, Mariupol hanyalah sebuah contoh. Dia mengatakan, Korsel dapat membantu Ukraina dalam melawan pasukan Rusia. Caranya adalah dengan menyuplai bantuan militer, termasuk tank dan jet tempur. “Jika Ukraina menerima senjata seperti itu, tidak hanya akan menyelamatkan nyawa orang biasa, tapi juga akan menjadi kesempatan untuk menyelamatkan Ukraina,” ucapnya.


Perang Rusia-Ukraina telah berlangsung sejak 24 Februari lalu. Pertempuran yang sudah memasuki bulan kedua. telah menyebabkan lebih dari 4,5 juta warga Ukraina mengungsi ke negara-negara tetangga. Itu menjadi krisis terburuk yang dihadapi Eropa sejak berakhirnya Perang Dunia II. Sementara di dalam negeri Ukraina, sekitar 6,5 juta orang dilaporkan kehilangan tempat tinggal. Mereka harus tinggal di tempat-tempat penampungan sementara.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: invasi rusializ trussmariupolmenlu inggrissenjata kimiaserangan rusiaukrainazat beracun
ShareTweetPin
Previous Post

Usai Dilantik, KPU Segera Tetapkan Peraturan Pemilu 2024

Next Post

Tingkatkan Skill Public Speaking di Hari Jadi LAZGIS Ke-12

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Kamis (04/06/2026) - 21:29 WIB
Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis (04/06/2026) - 21:26 WIB
Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.