Banda Aceh — Kemendukbangga/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) sebagai upaya bersama mencegah dan menangani stunting di Aceh.
Dorongan tersebut disampaikan dalam Sarasehan Kemitraan GENTING bersama Mitra Pentahelix di Provinsi Aceh yang digelar di Hotel Azana Oasis Banda Aceh, Jumat, 25 September 2026. Kegiatan itu diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri atas unsur SKPA dan instansi vertikal, kepala OPD KB kabupaten/kota, serta mitra pentahelix.
Mitra yang terlibat antara lain BUMN, akademisi, media, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, PKB/TPK, serta Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim, mengatakan GENTING bukan sekadar program, melainkan gerakan bersama untuk memastikan keluarga yang membutuhkan memperoleh dukungan dalam upaya mencegah dan menangani stunting.
“Upaya percepatan penurunan stunting tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah. Kita membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat. Karena itu, kami sangat berterima kasih atas dukungan Pemerintah Aceh terhadap pelaksanaan GENTING di Aceh,” ujar Safrina dalam keterangannya yang diterima Minggu (27/9/2026).
Ia juga mengapresiasi Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat melalui Direktorat Pendayagunaan Lembaga Organisasi Kemasyarakatan yang telah menetapkan Provinsi Aceh sebagai Terbaik I Regional I dalam Pekan GENTING yang dilaksanakan pada Agustus 2026.
Menurut Safrina, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dan memperluas keterlibatan masyarakat dalam mendukung keluarga berisiko stunting.
Tenaga Ahli Utama Deputi III Kantor Staf Presiden, Zahera Mega Utama, menekankan pentingnya kemitraan dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di Aceh.
“Kemitraan adalah salah satu kunci bagaimana kita bisa menuntaskan permasalahan-permasalahan yang ada di Provinsi Aceh,” ujarnya.
Mewakili Gubernur Aceh, Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Hubungan Kerja Sama, Husnan, mengatakan komitmen Pemerintah Aceh terhadap GENTING telah dituangkan melalui Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor 400.13/8336 tanggal 3 Juli 2025 tentang Partisipasi dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Aceh.
“Saya berharap surat edaran tersebut tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi benar-benar menjadi penggerak lahirnya aksi nyata di seluruh daerah,” kata Husnan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BKKBN Aceh atas berbagai capaian di tingkat nasional, di antaranya sebagai Terbaik I Pekan GENTING Regional I Nasional, pendataan keluarga tercepat se-Indonesia, serta capaian terbaik dalam penginputan data melalui aplikasi ELSIMIL.
“Capaian tersebut tentu menjadi kebanggaan kita bersama sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat,” ujarnya.
Perkuat Peran Orang Tua Asuh
Dalam sarasehan tersebut, Plt. Direktur Ditormas, Yuni Hastutiningsih, memaparkan berbagai hal terkait stunting, mulai dari faktor penyebab, dampak, hingga intervensi spesifik dan sensitif. Ia juga menjelaskan konsep GENTING serta perkembangan dan capaian pelaksanaannya, khususnya di Provinsi Aceh.
Yuni menjelaskan, GENTING merupakan gerakan gotong royong melalui peran Orang Tua Asuh (OTA) untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan bebas stunting.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan spesifik dan/atau sensitif kepada keluarga berisiko stunting dengan tingkat kesejahteraan rendah, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, dengan prioritas pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Program operasional GENTING dijalankan oleh Tim Pengendali GENTING (TPG), dengan sasaran utama ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” jelas Yuni.
Adapun bentuk dukungan dalam GENTING meliputi rumah layak huni, jamban sehat, akses air bersih, pemenuhan nutrisi, edukasi, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.
Aceh Tengah Raih Apresiasi
Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, turut menyampaikan apresiasi atas capaian Kabupaten Aceh Tengah dalam pelaksanaan GENTING.
“Saya sangat mengapresiasi dan bangga bahwa Aceh Tengah bisa mendapatkan terbaik I. Kecamatan Silih Nara juga berhasil meraih peringkat I dalam Program GENTING, sementara Kecamatan Atu Lintang meraih peringkat III,” ujar Haili Yoga.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam mendukung upaya penanganan dan pencegahan stunting.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan kepada Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Aceh sebagai Terbaik I Regional I. Penghargaan atas kinerja dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting juga diberikan kepada Bupati Aceh Tengah.
Selain itu, penghargaan diberikan kepada tiga kecamatan terbaik dalam pendampingan keluarga berisiko stunting pada Pekan GENTING tingkat Provinsi Aceh.
Kegiatan turut diisi dengan testimoni inspiratif dari Hotel Seventeen sebagai salah satu mitra Orang Tua Asuh (OTA) dalam Gerakan GENTING.
Melalui sarasehan kemitraan tersebut, Kemendukbangga/BKKBN bersama Pemerintah Aceh dan seluruh mitra pentahelix berkomitmen memperkuat kolaborasi, memperluas peran Orang Tua Asuh, serta memastikan dukungan bagi keluarga berisiko stunting dapat diberikan secara berkelanjutan.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan semakin memperkuat upaya percepatan penurunan stunting dan berkontribusi terhadap penurunan angka stunting di Aceh.[]








