Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (04/06/2026) - 15:01 WIB
in EKONOMI
0
Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Ilustrasi ekspor dan impor. Foto: (Pixabay)

Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor asal Aceh pada April 2026 mencapai 56,99 juta dolar Amerika Serikat (AS). Nilai tersebut mengalami penurunan 3,93 persen dibandingkan Maret 2026, namun masih tumbuh 7,55 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS Aceh, Agus Andria, mengatakan komoditas ekspor Aceh masih didominasi oleh batu bara yang menjadi penopang utama perdagangan luar negeri daerah.

“Pada April 2026, nilai ekspor asal Provinsi Aceh tercatat sebesar 56,99 juta dolar AS. Angka ini turun 3,93 persen dibandingkan bulan sebelumnya, namun meningkat 7,55 persen dibandingkan April 2025,” kata Agus Andria dalam rilis BPS Aceh, Kamis (4/6/2026).

Menurut Agus, dari total nilai ekspor tersebut, sebesar 45,58 juta dolar AS atau 79,97 persen diekspor melalui pelabuhan yang berada di Aceh. Sementara sisanya sebesar 11,39 juta dolar AS dikirim melalui pelabuhan di provinsi lain, yang mayoritas melalui Sumatera Utara.

Ia menjelaskan, India menjadi negara tujuan utama ekspor Aceh pada April 2026 dengan nilai mencapai 38,14 juta dolar AS. Komoditas yang paling banyak diekspor ke negara tersebut adalah batu bara.

“Setelah India, tujuan ekspor terbesar berikutnya adalah Thailand dengan nilai 4,49 juta dolar AS dan Vietnam sebesar 4,29 juta dolar AS. Kedua negara tersebut juga didominasi oleh ekspor batu bara,” ujarnya.

Secara keseluruhan, batu bara menjadi komoditas ekspor terbesar dengan nilai 45,57 juta dolar AS atau setara 79,95 persen dari total ekspor Aceh. Selain itu, komoditas kopi, rempah-rempah, serta berbagai produk kimia turut memberikan kontribusi terhadap ekspor daerah.

Di sisi lain, BPS mencatat nilai impor Aceh pada April 2026 mencapai 49,25 juta dolar AS atau meningkat 14,09 persen dibandingkan Maret 2026. Namun, nilai tersebut turun 3,07 persen dibandingkan April tahun sebelumnya.

Agus menyebutkan, Amerika Serikat menjadi negara asal impor terbesar ke Aceh dengan nilai 27,17 juta dolar AS, diikuti Aljazair sebesar 18,74 juta dolar AS dan Tiongkok sebesar 2,99 juta dolar AS.

“Impor Aceh masih didominasi oleh komoditas gas propana dan butana. Nilainya mencapai 45,91 juta dolar AS atau sekitar 93,20 persen dari total impor selama April 2026,” katanya.

Selain gas propana dan butana, impor Aceh juga didominasi bahan kimia anorganik yang berasal dari sejumlah negara mitra dagang.

Meski nilai impor mengalami peningkatan secara bulanan, Agus mengatakan kinerja perdagangan luar negeri Aceh masih menunjukkan hasil positif. Hal itu tercermin dari surplus neraca perdagangan sebesar 7,74 juta dolar AS pada April 2026.

“Karena nilai ekspor masih lebih tinggi dibandingkan impor, neraca perdagangan luar negeri Aceh pada April 2026 mencatat surplus sebesar 7,74 juta dolar AS,” ujarnya.

BPS juga mencatat bahwa dalam periode April 2025 hingga April 2026, neraca perdagangan luar negeri Aceh relatif berada pada kondisi surplus. Defisit hanya terjadi pada dua bulan, yakni Mei 2025 dan Oktober 2025.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kinerja perdagangan luar negeri Aceh sepanjang satu tahun terakhir masih cukup kuat, meskipun menghadapi fluktuasi nilai ekspor dan impor pada beberapa periode tertentu.[]

Tags: acehbps acehekonomieksporimpor
ShareTweetPin
Previous Post

BBPOM Aceh Temukan Jamu Tanpa Izin Edar saat Razia di Kawasan Masjid Raya Baiturrahman

Next Post

Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Kamis (04/06/2026) - 16:05 WIB
Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Kamis (04/06/2026) - 15:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.