BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menegaskan bahwa penyesuaian program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tidak mengubah nilai-nilai perjuangan dan keadilan sosial yang menjadi landasan program tersebut.
Pernyataan ini disampaikan melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Senin (20/4/2025).
“Nilai-nilai perjuangan, keadilan, dan perlindungan sosial tidak pernah berubah dan akan terus menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan,” kata Mualem.
Gubernur Mualem menyebut JKA bukan semata program layanan kesehatan, melainkan bagian dari perjalanan sejarah dan ikhtiar keadilan sosial masyarakat Aceh pascaperdamaian.
Mualem menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian JKA dilakukan untuk mensinkronkan program tersebut dengan sistem jaminan kesehatan nasional, bukan sebagai bentuk pengurangan komitmen.
“Ini bukan pengurangan komitmen, melainkan penataan ulang agar perlindungan sosial menjadi lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.
Langkah ini, kata Gubernur, bertujuan menghindari tumpang tindih pembiayaan sekaligus memastikan keberlanjutan fiskal daerah.
Mualem memastikan masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rentan tetap menjadi prioritas utama, baik melalui skema nasional maupun dukungan daerah.
“Pemerintah Aceh memastikan tidak ada warga yang kehilangan akses terhadap layanan kesehatan dasar,” tegasnya.
Validasi Data Dilakukan Secara Terbuka
Pemerintah Aceh juga akan melakukan evaluasi dan validasi ulang data kesejahteraan secara terbuka, partisipatif, dan akuntabel guna mencegah kesalahan klasifikasi yang merugikan warga.
Selain itu, Gubernur berkomitmen menjelaskan secara transparan setiap penyesuaian anggaran, termasuk realokasi yang terjadi, sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik.
Gubernur Mualem juga membuka ruang dialog konstruktif bersama akademisi, legislatif, tokoh masyarakat, dan elemen sipil agar kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan aspirasi rakyat Aceh.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana yang kondusif, menjunjung tinggi semangat kebersamaan, serta mengedepankan solusi yang bijak dan berkeadaban,” kata Mualem.
“Semoga setiap langkah yang kita ambil senantiasa berada dalam ridha Allah SWT dan membawa kemaslahatan bagi seluruh rakyat Aceh,” pungkasnya..










