Banda Aceh – Pemerintah Aceh menggelar rapat finalisasi peringatan Malam Nuzulul Qur’an, Rabu (4/3/2026). Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung Wakil Gubernur Aceh dan dihadiri Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, kepala biro, kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta sejumlah perwakilan lembaga vertikal dan daerah.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan rapat tersebut membahas pemantapan seluruh aspek teknis dan substansi kegiatan agar pelaksanaan berjalan lancar dan khidmat.
“Hari ini telah digelar rapat finalisasi terkait perayaan Malam Nuzulul Qur’an. Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Aceh dan dihadiri Sekda serta Forkopimda lengkap, bersama seluruh asisten, kepala biro, kepala SKPA, dan beberapa lembaga vertikal maupun daerah,” sebut Muhammad MTA.
Ia menjelaskan, Pemerintah Aceh akan menggelar Perayaan Malam Nuzulul Qur’an pada Jumat, 6 Maret 2026, di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
Kegiatan tersebut berada di bawah koordinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh bersama Dinas Syariat Islam Aceh. Perayaan Malam Nuzulul Qur’an juga akan dirangkai dengan Khanduri Ramadhan serta bertepatan dengan acara penutupan Aceh Ramadhan Festival 2026.
Menurut Muhammad MTA, Khanduri Ramadhan diperuntukkan bagi seluruh undangan dan masyarakat luas yang hadir, sekaligus menjadi momentum buka puasa bersama di Masjid Raya Baiturrahman.
“Khanduri Ramadhan ini diperuntukkan bagi seluruh undangan dan masyarakat yang hadir pada acara tersebut, sekaligus buka puasa bersama di Masjid Raya Baiturrahman,” katanya.
Ia menambahkan, peringatan Nuzulul Qur’an tersebut direncanakan akan dihadiri sejumlah menteri, di antaranya Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, Menteri Pariwisata, Menteri Ekonomi Kreatif, Menteri Kebudayaan, serta anggota Komisi VIII DPR RI dan anggota DPR RI asal Aceh.
“Beberapa menteri direncanakan hadir, termasuk Mendagri, Menteri Agama, Menteri Pariwisata, Menteri Ekonomi Kreatif, Menteri Kebudayaan, serta Komisi VIII DPR RI dan anggota DPR RI asal Aceh,” ujarnya.
Muhammad MTA menegaskan, berbagai persiapan terus dimatangkan oleh tim protokoler Pemerintah Aceh bersama panitia pelaksana. Pemerintah Aceh, lanjutnya, akan segera menyampaikan informasi lanjutan kepada media apabila terdapat perkembangan terbaru.
“Persiapan terus dilakukan oleh tim protokoler bersama panitia pelaksana. Jika ada informasi terbaru, akan segera kami sampaikan kepada rekan-rekan media,” pungkasnya.[]










