Selasa, April 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Fenomena Lubang Raksasa di Aceh Tengah Bukan Sinkhole, BRIN: Itu Longsoran Alami

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (21/02/2026) - 11:52 WIB
in DAERAH
0
Fenomena Lubang Raksasa di Aceh Tengah Bukan Sinkhole, BRIN: Itu Longsoran Alami

Lubang Raksasa di Kampung Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah Terus Meluas, Minggu (15/2/2026)(Syah Antoni)

Lensakita – Fenomena lubang besar yang terus meluas di Desa Pondok Balek, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Banyak warga menganggap kejadian tersebut sebagai fenomena sinkhole atau amblesan tanah seperti yang pernah terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Namun, Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Adrin Tohari, menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan sinkhole, melainkan fenomena longsoran alami yang berlangsung secara bertahap.

Menurut Adrin, secara geologi kawasan tersebut tidak tersusun oleh batu gamping atau karst yang biasanya menjadi penyebab sinkhole. Wilayah itu justru tersusun atas endapan piroklastik aliran berupa material tufa hasil aktivitas Gunung Geurendong yang kini sudah tidak aktif.

“Yang terjadi di Aceh Tengah itu sebenarnya fenomena longsoran, bukan sinkhole. Lapisan tufanya tidak padat dan kekuatannya rendah, sehingga mudah sekali tergerus dan runtuh,” ujar Adrin dalam keterangan resmi Humas Badan Riset dan Inovasi Nasional, Kamis (10/2).

Berdasarkan analisis citra satelit Google Earth sejak 2010, kawasan tersebut sebenarnya telah memperlihatkan bentuk lembah atau ngarai kecil. Seiring waktu, proses erosi dan longsoran terus berlangsung hingga lembah tersebut melebar dan membentuk lubang besar seperti yang terlihat saat ini.

Adrin menjelaskan, fenomena ini bukan kejadian mendadak, melainkan proses geologi yang berlangsung selama puluhan hingga ratusan tahun.

Gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo yang terjadi di Aceh Tengah pada 2013 diduga turut mempercepat ketidakstabilan lereng karena memperlemah struktur tanah dan batuan.

Selain faktor geologi dan gempa, hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama longsoran. Material tufa yang rapuh mudah menyerap air hingga jenuh, sehingga kehilangan daya ikat dan akhirnya runtuh.

Kemiringan lereng yang curam akibat longsoran sebelumnya juga memperparah kondisi tersebut.

Adrin menambahkan, aliran air dari saluran irigasi perkebunan turut mempercepat proses longsor. Air yang terus meresap ke dalam tanah meningkatkan kelembapan lapisan tufa dan memperbesar potensi runtuhan.

“Jika saluran irigasi terbuka dan air terus masuk ke dalam tanah, maka lapisan yang sudah rapuh itu menjadi semakin tidak stabil,” jelasnya.

Ia juga mengemukakan kemungkinan adanya aliran air tanah di batas antara lapisan lahar yang lebih padat di bagian bawah dan batu tufa rapuh di bagian atas. Penggerusan di kaki lereng menyebabkan bagian atas kehilangan penyangga dan runtuh secara bertahap.

Mirip Proses Pembentukan Ngarai Sianok

Fenomena serupa, kata Adrin, dapat ditemukan di daerah lain dengan karakter batuan gunung api muda. Ia mencontohkan Ngarai Sianok di Sumatera Barat yang terbentuk melalui proses geologi panjang akibat aktivitas tektonik Sesar Besar Sumatera.

Untuk kasus di Aceh Tengah, BRIN hingga kini belum melakukan penelitian lapangan langsung dan masih melakukan analisis berbasis data citra serta informasi publik.

“Untuk memastikan penyebab secara detail diperlukan penelitian komprehensif di lapangan,” katanya.

Adrin menekankan pentingnya langkah mitigasi guna mencegah risiko korban jiwa. Beberapa langkah yang disarankan antara lain, pengendalian air permukaan agar tidak meresap ke tanah, penetapan zona bahaya, pemasangan sistem peringatan dini longsor, serta pembaruan peta kerentanan gerakan tanah.

Ia juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap tanda awal longsor seperti munculnya retakan tanah atau amblesan kecil.

“Peta kerentanan gerakan tanah sebenarnya sudah ada, tetapi perlu diperbarui agar lebih akurat dan operasional. Yang terpenting sekarang adalah memahami prosesnya dan segera melakukan mitigasi,” pungkasnya.

Tags: aceh tengahbencanabener meriahLubang Raksasa
ShareTweetPin
Previous Post

Mendagri-Wagub Tinjau Langkahan Aceh Utara dan Serahkan Bantuan

Next Post

Trump Puji Kepemimpinan Prabowo Subianto di Forum Perdamaian Dunia Washington

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Selasa (21/04/2026) - 22:10 WIB
Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Fadhlullah bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang

Selasa (21/04/2026) - 22:08 WIB
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Selasa (21/04/2026) - 22:04 WIB
Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Polda Aceh Limpahkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa BPSDM ke JPU

Selasa (21/04/2026) - 15:54 WIB
BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

BSI Perkuat Transformasi Digital untuk Layanan Keuangan Syariah yang Aman dan Inklusif

Selasa (21/04/2026) - 15:50 WIB
Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Komunitas Pasar Jadi Garda Terdepan, BBPOM Aceh Tingkatkan Kapasitas Pengawasan

Selasa (21/04/2026) - 15:43 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.