Banda Aceh – Bank Indonesia berkolaborasi bersama PosSaku menghadirkan inisiatif penguatan kapasitas digital bagi penerima PI-KEKDA Bank Indonesia yang menyasar pelaku UMKM Wisata Lampuuk.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam mendorong transformasi digital UMKM sebagai fondasi penguatan ekonomi lokal, khususnya di sektor pariwisata yang berperan penting dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kolaborasi ini dirancang untuk membantu UMKM memanfaatkan aplikasi PosSaku sebagai sistem pencatatan dan pengelolaan usaha yang lebih mudah, cepat, dan akurat. Dengan digitalisasi pembukuan, UMKM diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas akses pasar, serta meningkatkan kualitas laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan usaha.
Sebagai bentuk penguatan implementasi di lapangan, sebanyak 31 merchant peserta juga memperoleh fasilitasi berupa tablet, printer, serta akses berlangganan PosSaku Pro selama 1 tahun untuk mendukung pencatatan dan transaksi digital secara lebih optimal.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital pelaku UMKM Wisata Lampuuk melalui penggunaan aplikasi PosSaku sebagai alat pencatatan usaha yang lebih mudah dan akurat. UMKM Lampuuk diharapkan dapat beralih dari pembukuan manual ke digital, sehingga pengelolaan usaha menjadi lebih tertib, efisien, dan berbasis data. Inisiatif ini juga mendukung penguatan ekonomi daerah melalui percepatan transformasi digital UMKM.
Program ini turut dilengkapi dengan pendampingan selama satu tahun ke depan agar peserta dapat menerapkan PosSaku secara optimal dalam kegiatan usaha sehari-hari, sekaligus memastikan proses adaptasi digital berjalan konsisten dan berkelanjutan.
Selain itu, dukungan aktivasi QRIS merchant dari Bank Aceh juga dihadirkan sebagai metode pembayaran digital unggulan untuk memudahkan transaksi non-tunai yang cepat, aman, dan praktis di kawasan wisata.
Direktur Pengembangan Bisnis dan Komunitas PosSaku, Afri Yordan mengatakan, bahwa PosSaku dibangun untuk mempermudah UMKM dalam mencatat setiap transaksi tanpa ribet.
“Kolaborasi dengan Bank Indonesia ini menjadi langkah penting bagi kami dalam mendorong ekosistem UMKM yang lebih modern. Kami berharap para pelaku UMKM Wisata Lampuuk dapat merasakan langsung manfaat pencatatan digital sehingga usaha mereka bisa tumbuh lebih terukur dan berkelanjutan,” jelas Afri Yordan, Senin (19/1/2026).
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia dan PosSaku berharap lahir UMKM Wisata Lampuuk yang semakin adaptif, tertib administrasi, dan siap bersaing di era digital.[]










