BANDA ACEH – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Beyond Profesional (Bepro) Aceh resmi dilantik. Pengukuhan dan pelantikan itu berlangsung di Hotel The Pade, Aceh Besar, Jumat (20/6/2025).
Acara pelantikan itu dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal, Ketua Dewan Penasehat Bepro Kawendra Lukistian, Ketua Umum Bepro Luthfi Dipa Nawahasta, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Bepro Aceh, Muhammad Fakhri Tarmizi mengatakan bahwa wadah untuk anak muda berkembang bersama sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat Aceh.
“Artinya wadah Bepro ini adalah wadah buat kita berkembang bersama untuk mengasah segala kemampuan yang ada dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar kita khususnya di Aceh,” kata Fakhri Tarmizi.
Fakhri Tarmizi menyebutkan, bahwa kedepan DPD Bepro Aceh akan mengadakan sejumlah kegiatan seperti Bepro Academy, Bepro Event, Bepro Sport, dan Bepro Peduli.
“Kita menyadari tantangan kedepan sangatlah besar tidak hanya hard skill yang kita butuhkan tetapi juga soft skill,” jelas Fakhri.
Semua itu, lanjut Fakhri, hanya bisa terwujud dengan motivasi yang tinggi dan dedikasi yang kuat untuk bersama-sama membangun Tanah Rencong.
“Semua masalah kedepan hanya bisa diatasi dengan inovasi,” ungkap dia.
Ketua Dewan Penasehat Bepro, Kawendra Lukistian menuturkan, bahwa organisasi Beyond Profesional ini bukan hanya wadah, tapi dinamisator semangat anak-anak muda Indonesia.
“Muda, aktif, dan berdampak bukan cuma slogan tapi harus bisa memberikan kebermanfaatan,” kata Kawendra.
Dia menuturkan, Bepro terbentuk berangkat dalam kontestasi politik hampir dua tahun lalu. Namun, organisasi ini berubah menjadi wadah perjuangan anak muda profesional.
“Jadi di Bepro ini banyak orang-orang kreatif yang luar biasa yang pemikirannya out of the box,” jelas anggota DPR RI itu.
Hal senada juga disampaikan Ketua Umum DPP Bepro, Luthfi Dipa Nawahasta, mengungkapkan bahwa Bepro adalah perkumpulan profesional muda yang memang berangkat dari napas politik.
“Bepro hadir untuk mengisi kekosongan wadah bagi para generasi muda yang butuh untuk mengekspresikan nilai-nilai profesionalitas dalam dirinya,” kata Luthfi.
Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal mengatakan bahwa pemerintah akan selalu siap berdiskusi untuk sama-sama memajukan Tanah Rencong.
“Sebagai wali kota siap kapan saja untuk bisa kita diskusi bersama-sama bagaimana memajukan daerah kita, daerah Aceh,” tutur Illiza yang juga Dewan Kehormatan DPD Bepro Aceh.
Illiza berharap, kehadiran DPD Bepro Aceh, tidak hanya sekadar lembaga tetapi juga harus menjadi garda terdepan dalam merumuskan program-program yang membawa perubahan positif Aceh.
“Bagaimana kepemimpinan penggerak yang inovator yang dapat menghadirkan ide-ide yang kreatif, solutif, juga terus bisa bagaimana kita tepat dalam mengambil suatu langkah untuk tantangan yang kita hadapi,” ucap Illiza.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau Dek Fadh, menyampaikan selamat atas dilantiknya pengurus DPD Bepro Aceh. Dia berharap, Bepro dapat mengadvokasi sejumlah persoalan yang ada di Aceh.
“Selamat atas dilantiknya pengurus BPD Bepro Aceh. Semoga dapat bersama-sama membangun Aceh yang bisa maju dan sejahtera ke depannya,” ujar Ketua Dewan Kehormatan DPD Bepro Aceh itu.[]









