Selasa, Juni 9, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Konsumsi Telat & Dinilai Tak Layak, PB PON Sebut Tak Ada Pemecahan Kab/Kota

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (12/09/2024) - 22:56 WIB
in DAERAH
0
Konsumsi Telat & Dinilai Tak Layak, PB PON Sebut Tak Ada Pemecahan Kab/Kota

Ketua Bidang Konsumsi PON XXI Wilayah Aceh, Diaz Furqan sedang memberikan keterangan kepada awak media di Hermes Hotel, Banda Aceh, Kamis, 12/9/2024. (Chairil Aqsha/Lensakita.com)

Banda Aceh– Ketua Bidang Konsumsi Panitia Besar (PB) Pekan Olaharaga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, Diaz Furqan, memberikan pernyataan terkait permasalahan konsumsi yang terjadi di wilayah Aceh di Hermes Hotel, Banda Aceh, Kamis (12/9/2024). Dalam konferensi pers itu juga turut menghadirkan Auditor Ahli Madya Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh.

“Tidak memecah paket dalam pengadaan catering ini karena memang dalam perhitungan nya sesuai jumlah atlet dan official serta jumlah SDM pendukung pelaksaan,” ujar Diaz.

Menurut Diaz, hal ini terjadi dikarenakan perencaan awal tidak dapat dilakukan dengan adanya beberapa kondisi pelaksaan cabang olaharaga (Cabor) yang belum difinalisasi. Ia menyebut perpindahan posisi venue pertandingan menjadi penghambat pemecahan anggaran kepada Kab/Kota.

“Jika ini kita fokuskan ke kabupaten kota, maka pelayanan konsumsi juga akan terganggu,” imbuhnya.

Masalah keterlambatan serta komsumsi yang dinilai tidak layak bagi atlet, ofisial, dan pendukung pelaksaan PON ia katakan akan dievaluasi dan tidak akan diberikan lagi.

“Terkait nasi basi dan lainnya, kita sudah imbau para LO (Liaison Officer) serta panitia untuk tidak memberikannya kepada atlet dan lainnya,” tuturnya.

Menurut data sebaran katalog PON XXI Aceh-Sumut, per satu paket makanan dipersyarakatkan sebesar Rp50.900, dan kudapan ringan seharga Rp18.900. Namun dari video dan foto yang beredar di media sosial komentar serta protes atlet dan ofisial perihal ketidaklayakan konsumsi muncul berulang kali. Salah satunya muncul secara resmi dari surat protes yang dilayangkan KONI Kalimantan Tengah.

Diaz mengatakan menu makanan yang tidak memenuhi kalori akan dievaluasi dengan kontrak penyedia konsumsi sehingga pada pertanggung jawaban akhir nantinya pihaknya tidak perlu membayar penuh. Ia menyebut BPKP akan menjadi pengawas dan pengevaluasi yang menghimpun setiap permasalahan yang terjadi di lapangan.

“Karena walaupun angaran untuk PON full 40 milyar tidak berarti kita harus membayar sebesar itu. Tetapi kita melihat kondisi lapangan dan nantinya pihak pengawas akan mengevaluasi terkait perhitungan yang pasti dan kondisi yang bisa kita bayangkan. Jadi pada akhirnya kita tidak serta merta membayar sebagaimana yang telah kita sepakati dalam kontrak,” tutupnya.

Auditor Ahli Madya Badan BPKP Aceh, Jufridani, membenarkan pernyataan tersebut. Ia mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan dan pengawasan terkait konsumsi pada pelaksanaan PON wilayah Aceh.

“Untuk saat ini kita sedang mengumpulkan informasi dan memotret kondisi,” ujarnya.

Jufri menambahkan, hasil dari pengawasan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk pertanggungjawaban pihak vendor penyedia sebelum pembayaran dilakukan.

“Terkait konsumsi yang nanti hasilnya akan menjadi bahan saat kami akan melakukan review pertanggungjawaban sebelum pembayaran dilakukan nantinya,” tutupnya. (Chairil Aqsha/Lensakita.com)

Tags: 2024acehkonsumislayakPBponsumuttaktelatXXI
ShareTweetPin
Previous Post

Aceh Tambah 27 Medali

Next Post

PB PON Bantah UMKM Lokal Tak Dilibatkan di Konsumsi PON Aceh-Sumut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

Selasa (09/06/2026) - 15:22 WIB
Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Selasa (09/06/2026) - 12:03 WIB
Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Senin (08/06/2026) - 21:30 WIB
COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

Senin (08/06/2026) - 21:26 WIB
Kemenag Aceh Besar Salurkan 150 Set Meja dan Kursi dari Infaq ASN, Siswa Bisa Belajar Nyaman

Kemenag Aceh Besar Salurkan 150 Set Meja dan Kursi dari Infaq ASN, Siswa Bisa Belajar Nyaman

Senin (08/06/2026) - 17:10 WIB
Pemerintah Aceh dan BAM DPR RI Cari Solusi Sengketa Eks Blang Lancang-Rancong

Pemerintah Aceh dan BAM DPR RI Cari Solusi Sengketa Eks Blang Lancang-Rancong

Senin (08/06/2026) - 17:07 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.