Senin, Juni 15, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Oposisi Tolak Permintaan Bentuk Pemerintahan Bersama Sri Lanka

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (05/04/2022) - 13:16 WIB
in INTERNASIONAL
0
Warga Sri Lanka mengantre untuk membeli gas memasak di sebuah pedagang di Kolombo, Sri Lanka, Jumat, 25 Maret 2022.

Sebanyak 26 menteri Kabinet mengundurkan diri dari jabatan pada akhir pekan.

 KOLOMBO — Partai oposisi terbesar Sri Lanka menolak undangan presiden untuk membentuk pemerintah. Sebanyak 26 menteri Kabinet mengundurkan diri dari jabatan pada akhir pekan.


Kantor Presiden Gotabaya Rajapaksa mengundang semua partai politik yang diwakili di Parlemen untuk bersama-sama menerima pengajuan menteri untuk menemukan solusi bagi krisis nasional pada Senin (4/4/2022). Namun, partai politik oposisi terbesar, United People’s Force (SJB) langsung menolak usulan pemerintah untuk bersatu.


“Rakyat negara ini ingin Gotabaya dan seluruh keluarga Rajapaksa pergi dan kami tidak bisa melawan kehendak rakyat dan kami tidak bisa bekerja bersama para koruptor,” kata pejabat tinggi SJB Ranjth Madduma Banadara.


SJB memiliki 54 anggota parlemen dari 225 anggota Parlemen. Penolakannya terhadap permintaan presiden kemungkinan akan mengakibatkan ketidakpastian dan protes lanjutan yang diadakan di seluruh negeri pada Senin. Padahal jam malam di seluruh negeri dicabut Senin pagi.


Presiden dan kakak laki-lakinya, Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa, terus memegang kekuasaan di Sri Lanka. Meskipun keluarga mereka yang kuat secara politik menjadi fokus kemarahan publik.


Kedua saudara laki-laki lainnya, Menteri Keuangan Basil Rajapaksa dan Menteri Irigasi Chamal Rajapaksa, termasuk di antara yang mengundurkan diri, bersama dengan putra perdana menteri, Menteri Olahraga Namal Rajapaksa. Pengunduran diri itu dipandang sebagai upaya keluarga untuk menenangkan kemarahan publik, sambil mempertahankan eksekutif, pertahanan, dan kekuasaan pembuat undang-undang.


Selama beberapa bulan, Sri Lanka telah mengalami antrean panjang untuk membeli bahan bakar, gas untuk memasak, makanan, dan obat-obatan. Kekurangan bahan bakar telah menyebabkan pemadaman listrik bergilir yang berlangsung beberapa jam sehari.


Tingkat krisis semakin meningkat ketika pemerintah Sri Lanka tidak dapat membayar impor bahan pokok karena hutang yang besar dan cadangan devisa yang berkurang. Cadangan devisa yang dapat digunakan negara itu dikatakan kurang dari 400 juta dolar AS dan memiliki hampir 7 miliar dolar AS dalam kewajiban utang luar negeri untuk tahun ini saja. 

sumber : AP

Sumber: Republika

Tags: krisis ekonomikrisis ekonomi sri lankamenteri sri lanka mundursri lanka
ShareTweetPin
Previous Post

Ferdinand Hutahaean Jalani Sidang Tuntutan Kasus 'Allahmu Lemah' Hari Ini

Next Post

Anggota DPR: Kebijakan BLT Minyak Goreng tak Bisa Tutupi Kegagalan Manajemen Pangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Zulkifli H. Adam Resmi Pimpin DPD PAN Sabang

Zulkifli H. Adam Resmi Pimpin DPD PAN Sabang

Senin (15/06/2026) - 16:10 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Aceh Terjunkan Petugas ke Seluruh Pelosok Serambi Mekkah

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Aceh Terjunkan Petugas ke Seluruh Pelosok Serambi Mekkah

Senin (15/06/2026) - 15:51 WIB
Satu Tahun Kepemimpinan Zulkifli–Suradji, Melanjutkan dan Menguatkan Pembangunan Sabang

Satu Tahun Kepemimpinan Zulkifli–Suradji, Melanjutkan dan Menguatkan Pembangunan Sabang

Senin (15/06/2026) - 15:48 WIB
PPIH Aceh Matangkan Persiapan Debarkasi, Kloter Pertama Tiba Malam Ini

PPIH Aceh Matangkan Persiapan Debarkasi, Kloter Pertama Tiba Malam Ini

Senin (15/06/2026) - 15:44 WIB
Buka Perjusa MIN 27 Aceh Besar, Yahwa Tekankan Kemandirian, Ukhuwah, dan Jaga Ibadah

Buka Perjusa MIN 27 Aceh Besar, Yahwa Tekankan Kemandirian, Ukhuwah, dan Jaga Ibadah

Sabtu (13/06/2026) - 21:45 WIB
Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Jelang Kepulangan Jamaah Haji, PPIH Aceh Optimalkan Layanan Debarkasi

Sabtu (13/06/2026) - 21:42 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.