Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Akademisi USK & NGO Bahas Dilema Kemanusiaan: Pengungsi dan Ketahanan Negara

Redaksi Oleh Redaksi
Selasa (07/05/2024) - 21:43 WIB
in DAERAH
0
Akademisi USK & NGO Bahas Dilema Kemanusiaan: Pengungsi dan Ketahanan Negara

FGD Dilema Kemanusian: Pengungsi dan Ketahanan Negara. (Dok. KIta Kreatif USK)

Banda Aceh- Unit Kajian Hukum Humaniter dan Pengungsi berkolaborasi dengan Pusat Riset Komunikasi Pemasaran, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kita Kreatif) mengadakan agenda Focus Group Discussion di Aula Fakultas Hukum USK, 7 Mei 2024. Kegiatan tersebut bertema “Dilema kemanusiaan: pengungsi dan ketahanan negara”.

Sekretaris pusat riset Kita Kreatif, Hendra Halim mengatakan universitas berperan penting dalam menganalisis dan memberikan pandangan yang mendalam terhadap isu-isu tersebut.

“Melalui kemitraan antara pusat riset Kreatif dan Fakultas Hukum, kami bermaksud untuk tidak hanya mengidentifikasi kerangka hukum dan kebijakan yang relevan, tetapi juga mengembangkan strategi konkret untuk menyeimbangkan kebutuhan kemanusiaan dengan kepentingan keamanan nasional,” ujarnya.

Faisal Rahman, Protection Associate United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dalam diskusi tersebut mengatakan pemerintah daerah sudah mengeluarkan surat Keputusan terbaru tentang Camp Mina Raya sebagai tempat penampungan pengungsi Rohingya, namun itu hanya untuk pegungsi yang berada di Pidie saja.

“Dulu koordinasi dipegang oleh Dinas Sosial. Sekarang SK terbaru dikembalikan ke Kesbangpol. SK sudah diperbarui dan SK lama sudah dicabut,” ujarnya.

Senada dengan tema yang diangkat, Fadhil mewakili Yayasan Geutanyo menyampaikan dilema kemanusiaan yang dihadapi. Dia mengatakan pengungsi tidak akan pernah habis selama konflik masih terjadi.

“Mencari suaka itu bukan sebuah kriminal. Siapapun boleh mencari suaka dan ketika dia mencari suaka tidak berarti dia itu pengungsi,” ujarnya.

Sementara itu, Sophia Listriani, Dosen Fakultas Hukum USK berkesimpulan titik tolak permasalahan pengungsi Rohingya dan ketahanan negara ada di sistem penanganan.

“Perlu adanya konter-konter dari isu-isu negatif terkait pengungsi Rohingya. Mereka memiliki hak, perlu adanya kesepakatan bagaimana menangani mereka saat masuk dan mendarat,” ujarnya.

Reza Patria dari ICAIOS juga menambahkan bahwa humantarian diplomacy bisa menjadi opsi dalam penanganan pengungsi Rohingya sebagaimana yang di dilakukan di beberapa negara lain dalam penanganan pengungsi yang berada di wilayahnya

“Oleh karenanya dibutuhkan kerjasama semua pihak,” ujarnya.

Hendra Halim mengatakan diskusi berseries akan terus dibuat untuk membahas isu lokal, nasional dan internasional.

“USK akademik forum ini inisiatif pusat riset kita kreatif sebagai wadah mendapatkan pandangan keilmuan dari para pakar akademisi dan stakeholder terkait terhadap isu-isu yang sedang terjadi, baik lokal, nasional, maupun dunia,” pungkasnya.

Tags: akademisidilemakemanusiaankethanannegarapengungsiusk
ShareTweetPin
Previous Post

Fadhil Ilyas Ditunjuk Sebagai Plt Direktur Utama Bank Aceh

Next Post

Alumni Beasiswa LPDP Gelar Career Monitoring LPDP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Di Hadapan Mendagri, Mualem Minta Percepatan Pemulihan Sawah dan Infrastruktur

Selasa (09/06/2026) - 21:14 WIB
Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Manuskrip Bersejarah Aceh Dua Dekade Dikuasai Oknum Bangsawan Malaysia, Upaya Hukum Internasional Disiapkan

Selasa (09/06/2026) - 21:11 WIB
TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

TVRI Gratiskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026, Warkop Aceh Dapat Kepastian Usaha

Selasa (09/06/2026) - 15:22 WIB
Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Dua Kloter Jemaah Haji Aceh Tiba di Madinah, Berikut Aktivitasnya

Selasa (09/06/2026) - 12:03 WIB
Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Wagub Fadhlullah Bersama Menteri Sosial Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

Senin (08/06/2026) - 21:30 WIB
COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

COMCARE VI Disiapkan, HMP KPI Hadirkan Ruang Belajar Kepemimpinan bagi Mahasiswa

Senin (08/06/2026) - 21:26 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.