Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Satu Korban Hilang Peristiwa Kapal Tenggelam di Selat Malaka Meninggal Dunia  

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (19/08/2023) - 03:02 WIB
in NASIONAL
0
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu orang korban kapal tenggelam di Selat Malaka.

#image_title

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu orang korban kapal tenggelam di Selat Malaka.

 PEKANBARU — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu orang korban kapal tenggelam di Selat Malaka. Satu dari tiga korban yang hilang tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.


“Pada pencarian hari keempat, tim SAR menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 11.30 WIB. Dengan demikian, korban yang belum ditemukan tinggal dua orang,” kata Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahydi, Jumat (18/8/2023).


Budi menjelaskan pihaknya mendapat laporan adanya kapal tenggelam di Selat Malaka yang membawa 14 penumpang, Selasa (15/8/2023) kemarin. Sebelas korban ditemukan selamat dan dievakuasi ke Malaysia. Sedangkan tiga orang hilang. Kini tinggal dua korban lagi yang masih dalam pencarian.


“Hari ini, Jumat pukul 07.00 WIB dilaksanakan Operasi SAR hari keempat kecelakaan kapal tenggelam di perairan Selat Malaka, tim RB 218 Dumai melaksanakan briefing dilanjutkan pencarian,” ucap Budi. 


Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru, Malaysia memastikan 14 orang yang ditemukan terombang-ambing di Selat Malaka naik kapal gelap. Mereka naik kapal gelap dari Pantai Klebang, Melaka menuju ke Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.


Konjen RI Johor Bahru, Sigit S Widiyanto memastikan kalau 14 penumpang naik kapal gelap menuju Pulau Rupat. Mereka berangkat pada 15 Juli 2023 kemarin.


“Pada tanggal 15 Agustus 2023 dini hari, sekitar 14 WNI menumpang kapal gelap dari Pantai Klebang, Melaka menuju Pulau Rupat, Riau untuk kembali ke Indonesia secara ilegal,” kata Sigit, melalui keterangan tertulis, Rabu (16/8/2023). 


Sigit menyebut kapal tenggelam sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Kapal tersebut karam akibat cuaca buruk dan ombak besar.


Akibatnya 11 WNI terapung-apung dan berhasil diselamatkan oleh kapal ferry Indomal Kingdom. Kapal ini berbendera Indonesia dan sedang menuju Melaka.


“Saat ditemukan 10 korban menggunakan pelampung keselamatan dan satu orang berpegangan pada tong. Ke-11 WNI menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Besar Melaka,” ucap Sigit.


 

Sumber: Republika

Tags: kapal tenggelamkorban kapal tenggelampencarian korban kapal tenggelamselat malakaTim sar
ShareTweetPin
Previous Post

AS, Australia, dan Jepang Berencana Kirim Kapal ke Filipina untuk Latihan

Next Post

Membedah Distopia Teknologi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Tuntaskan Transformasi Teknologi, Nasabah BSI Capai Rekor Tertinggi

Tuntaskan Transformasi Teknologi, Nasabah BSI Capai Rekor Tertinggi

Jumat (21/08/2026) - 20:15 WIB
BPMA, SKK Migas dan KKKS WK Aceh Gelar Workshop Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas

BPMA, SKK Migas dan KKKS WK Aceh Gelar Workshop Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas

Jumat (21/08/2026) - 17:52 WIB
Bank Indonesia Perkuat Klaster Petani Cabai Merah di Aceh Barat

Bank Indonesia Perkuat Klaster Petani Cabai Merah di Aceh Barat

Jumat (21/08/2026) - 17:45 WIB
BSI Bawa Semangat Bangkit untuk Warga Huntara Lubuk Sidup Aceh Tamiang

BSI Bawa Semangat Bangkit untuk Warga Huntara Lubuk Sidup Aceh Tamiang

Jumat (21/08/2026) - 17:41 WIB
PLN Aceh Tingkatkan Ketahanan Kelistrikan, Backbone 275 kV Sigli–Pangkalan Brandan Dibangun

PLN Aceh Tingkatkan Ketahanan Kelistrikan, Backbone 275 kV Sigli–Pangkalan Brandan Dibangun

Jumat (21/08/2026) - 17:35 WIB
Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Aceh Berpotensi Rugikan Negara Rp1 Triliun per Tahun

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Aceh Berpotensi Rugikan Negara Rp1 Triliun per Tahun

Jumat (21/08/2026) - 17:31 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.