BANDA ACEH – Basarnas Banda Aceh melakukan evakuasi medis (madevac) satu orang anak buah kapal (ABK) MV Ocean Leo yanv mengalami kecelakaan kerja di kapal. ABK itu dijemput di Perairan Benggala, Aceh Besar menggunakan KN SAR Kresna 232 pada Minggu (18/12/2022).
Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, mengatakan ABK yang sakit itu bernama Quim Franlen S. Balano, umur 27 tahun, warga negara Filiphina. Korban mengalami luka robek di lengan kiri.
Harris menjelaskan, kapal yang berlayar dari Afrika Selatan menuju Singapura tepatnya di perairan Samudra Hindia korban melakukan uji tekanan pada mesin sehingga mengakibatkan terjadi ledakan yang berakibat lengan kirinya terluka hingga terjadi pendarahan terus menerus.
“Selanjutnya capt kapal melaporkan kejadian tersebut kepada Agen PT. Pelni dan di teruskan ke Basarnas Banda Aceh,” kata Harris dalam keterangannya, Ahad.
Dia menuturkan, pelaksanaan operasi SAR dimulai pukul 07.00 WIB, Tim Rescue Basarnas Banda Aceh bersama Unsur terkait bergerak ke titik Intercep menggunakan KN. SAR Kresna 232 untuk melakukan evakuasi medis terhadap korban.
Kemudian pukul 07.30 wib KN. SAR Kresna 232 tiba di lokasi dan sandar di kapal MV Ocean Leo, selanjutnya Tim medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas II Banda aceh Memeriksa kondisi korban di atas MV Ocean Leo.
“Pukul 08.20 WIB Setelah dinyatakan aman oleh tim medis, Rescuer Basarnas Banda Aceh langsung mengevakuasi korban ke atas Kapal KN Sar Kresna 232 dan membawa korban menuju pelabuhan Ulee Lheu,” ujarnya.
Tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, korban langsung di evakuasi ke RSUD Zainal Abidin menggunakan ambulans Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas II Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sebagau informasi, MV Ocean MV Leo merupakan kapal Cargo (Bulk Carier) berbendera Liberia dengan ukuran 289 x 45 meter. Kapal kargo ini berlayar dengan rute Afrika Selatan – Singapura dengan Call Sign D5RZ7.[]










