Senin, Agustus 3, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Fenomena Langka Twinned-Rainbow Terjadi di Aceh Besar

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (16/06/2022) - 23:03 WIB
in DAERAH
0
Fenomena Langka Twinned-Rainbow Terjadi di Aceh Besar

JANTHO | LENSA KITA – Fenomena pelangi kembar menambah indahnya sore hari di kawasan Aceh besar pada Kamis (16/6/2022). Terdapat dua pelangi muncul secara bersamaan, satu terlihat sangat jelas sementara satu terlihat sedikit kabur. Beberapa orang berhenti mengabadikan momen langka tersebut karena kejadiannya cukup langka.

Andrean Simanjuntak, staf ahli BMKG Provinsi Aceh, menjelaskan bahwa fenomena pelangi kembar termasuk salah satu kejadian meteorologis yang spektakuler dan langka serta cukup beruntung bagi yang bisa melihatnya secara langsung.

Andrean menjelaskan kejadian pelangi secara fisis karena posisi matahari yang tidak terhalangi objek apapun dan berada di bagian atas garis horizon.

“Kemudian, pelangi terbentuk karena adanya proses fisika optik yang bekerja seperti dispersi, refleksi dan refraksi antara sinar matahari dan tetesan air dari awan cumulonimbus di atmosfer,” kata Andrean, Kamis malam.

Variasi warna pelangi terjadi karena pembiasan dari cahaya putih yang dibiaskan saat terkena tetesan air hujan yang mengandung spektrum sehingga akan muncul banyak warna-warna dengam panjang gelombang yang berbeda.

Warna merah memiliki panjang gelombang terpanjang sekitar 600 nanometer sedangkan terpendek yaitu warna ungu sekitar 400 nanometer. Pelangi umumnya berbentuk setengah lingkaran karena dibatasi oleh garis horison bumi.

“Kejadian double rainbow yang terjadi di Aceh Besar merupakan proses pelangi biasa yang terjadi karena siklus hidrologi. Pelangi kembar muncul karena dibiaskan dua kali oleh tetesan air hujan. Pelangi kedua merupakan inversi dari pelangi pertama seperti efek bayangan pada cermin,” jelasnya.

Warnanya akan ada merah di bagian terluar lengkungannya, namun di pelangi kedua warna merah akan ada di bagian dalamnya jika dilihat lebih jelas tetapi salah satu kadang terlihat sedikit kabur.

Menurutnya, fenomena pelangi kembar tidak bergantung pada musim tertentu yang penting adanya siklus hidrologi yang menghasilkan awan cumulonimbus dan hujan serta keberadaan matahari yang cukup jelas.

Lebih lagi, masyarakat cukup beruntung bisa melihat karena hanya pada beberapa daerah saja terjadi seperti di Bali, Desember 2021. Durasi double rainbow yang terjadi sekitar satu jam setelah itu perlahan akan hilang karena tidak adanya hujan dan matahari yang semakin terbenam.

“Masyarakat juga tidak perlu khawatir terkait hal tersebut karena memang murni proses cuaca yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. []

Tags: aceh besarbmkg acehtwinned rainbow
ShareTweetPin
Previous Post

Pemerintah Aceh Terima Penghargaan dari Menpan-RB

Next Post

Legend Sigupai Bungkam Ulee Kareng FC, Dhien Kallon Sumbang 2 Gol

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

BPMA dan Medco E&P Malaka Berhasil Optimalkan Dua Sumur WK A, Potensi Tambah Produksi Gas Hingga 7 MMSCFD

BPMA dan Medco E&P Malaka Berhasil Optimalkan Dua Sumur WK A, Potensi Tambah Produksi Gas Hingga 7 MMSCFD

Senin (03/08/2026) - 12:33 WIB
Saat Kak Ana Nikmati Panorama Negeri Atas Awan di Kilonam Geumpang Pidie

Saat Kak Ana Nikmati Panorama Negeri Atas Awan di Kilonam Geumpang Pidie

Senin (03/08/2026) - 12:30 WIB
Dinsos Aceh Ajak ASN Manfaatkan WFH untuk Jumat Berkah, Gerakan Berbagi Didorong Jadi Aksi Bersama

Dinsos Aceh Ajak ASN Manfaatkan WFH untuk Jumat Berkah, Gerakan Berbagi Didorong Jadi Aksi Bersama

Senin (03/08/2026) - 12:27 WIB
KPA Gelar Kembali Agrarian Reform Media Awards, Penghargaan bagi Jurnalis yang Berpihak pada Keadilan Agraria

KPA Gelar Kembali Agrarian Reform Media Awards, Penghargaan bagi Jurnalis yang Berpihak pada Keadilan Agraria

Minggu (02/08/2026) - 22:31 WIB
Persiraja Fokus Seleksi Pemain dan Pembenahan Fisik Jelang Pegadaian Championship 2026/27

Persiraja Fokus Seleksi Pemain dan Pembenahan Fisik Jelang Pegadaian Championship 2026/27

Minggu (02/08/2026) - 22:26 WIB
Wagub Aceh: Dayah Benteng Utama Membangun Generasi Beriman dan Berakhlak

Wagub Aceh: Dayah Benteng Utama Membangun Generasi Beriman dan Berakhlak

Sabtu (01/08/2026) - 15:55 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.