Sabtu, September 19, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Pengamat Sindir Amerika Serikat: Negeri Demokrasi, Tapi Ancaman Rasialisme Tumbuh

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (16/05/2022) - 20:56 WIB
in INTERNASIONAL
0
Payton Gendron tiba dalam sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Kota Buffalo, Sabtu (14/5/2022) di Buffalo, New York. Dia didakwa atas tuduhan pembunuhan tingkat pertama dan diperintahkan ditahan tanpa jaminan. Pejabat polisi mengatakan remaja berusia 18 tahun itu mengenakan pelindung tubuh dan pakaian bergaya militer ketika diamenembaki orang-orang di supermarket Tops Friendly Market.

Serangan brutal di Buffalo menewaskan setidaknya 10 orang.

JAKARTA — Pengamat Sosial yang juga Guru Besar Universitas Ibrahimy Jawa Timur HM Baharun menilai rasialisme terus tumbuh di AS, meski Paman Sam kerap dianggap sebagai negara prodemokrasi. Pernyataan itu disampaikan menanggapi penembakan massal yang terjadi di Buffalo, New York, Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (14/5/2022).


Serangan tersebut diduga memiliki motif rasial dengan pelaku seorang remaja kulit putih bernama Payton Gendron (18 tahun). Akibat serangan itu setidaknya 10 orang tewas yang sebagian besar korban warga kulit hitam.

“Negeri yang dikenal sebagai kampiun demokrasi malah hidup dengan ancaman rasialisme yang semakin tumbuh,” kata Baharun kepada Republika.co.id, Senin (16/5/2022).

Dia mengatakan faktor di balik serangan ini adalah media sosial (medsos). Medsos menjadi sarana pemicu kebensian dan rasialisme. “Hidup bergaya modern liberal bukan menjadi jaminan membawa harmoni dan kerukunan. Malahan ini menjadi lebih parah dari era Jahiliyah,” ujarnya.

Untuk mencegah serangan serupa terjadi di Indonesia, menurut Baharun yakni dengan merekatkan masyarakat dari keterbelahan dan perseteruan politik yang terjadi terus-menerus. Masalah tersebut, kata dia, harus segera diatasi dengan dialog kerukunan dan jaminan keadilan sosial.

“Harus ada dialog kerukunan dan jaminan keadilan sosial untuk menyudahi krisis perpecahan warga negara dari ancaman rasialisme Islamofobia dan ujaran kebencian lainnya,” ucapnya.

Selain itu, Baharun meminta agar pemerintah ikut turun tangan untuk melindungi generasi muda di tengah medsos yang kian berkembang pesat. Misal, dengan menerbitkan para buzzer. “Negara harus turun tangan menertibkan para buzzer yang sekarang ini sangat intensif merusak mindset milineal. Dan satu lagi yang penting adalah pendidikan agama dan akhlak,” tambahnya.

Sumber: Republika

Tags: kebencian rasialpaytonPayton Gendronpenembakan buffalopenembakan di new york
ShareTweetPin
Previous Post

Hormati Perayaan Waisak, Sri Lanka Cabut Jam Malam  

Next Post

Epidemiolog UGM: Hepatitis Akut tak Berhubungan dengan Vaksin Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Illiza Dorong Daerah Aktif Bangun Jejaring Internasional 

Illiza Dorong Daerah Aktif Bangun Jejaring Internasional 

Kamis (17/09/2026) - 18:28 WIB
Gubernur Mualem Minta Bupati/Wali Kota se-Aceh Siapsiaga Hadapi Potensi Bencana

Gubernur Mualem Minta Bupati/Wali Kota se-Aceh Siapsiaga Hadapi Potensi Bencana

Kamis (17/09/2026) - 18:22 WIB
Pemko Sabang Perkuat KUPS Serbok Jaboi lewat Program Blended Finance

Pemko Sabang Perkuat KUPS Serbok Jaboi lewat Program Blended Finance

Kamis (17/09/2026) - 18:18 WIB
Komitmen Bersih dari Narkoba, Lapas Blangpidie Tes Urine 23 Warga Binaan dan 7 Petugas

Komitmen Bersih dari Narkoba, Lapas Blangpidie Tes Urine 23 Warga Binaan dan 7 Petugas

Kamis (17/09/2026) - 18:15 WIB
Pemprov Aceh Salurkan Bantuan Rp323,5 Juta untuk 13 Rumah Terdampak Kebakaran di Agara

Pemprov Aceh Salurkan Bantuan Rp323,5 Juta untuk 13 Rumah Terdampak Kebakaran di Agara

Kamis (17/09/2026) - 18:11 WIB
Kalapas Blangpidie Pimpin Razia Gabungan Bersama TNI-Polri, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

Kalapas Blangpidie Pimpin Razia Gabungan Bersama TNI-Polri, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

Kamis (17/09/2026) - 18:04 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.