Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Menlu Rusia: Negosiasi dengan Ukraina Mandek

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (23/04/2022) - 17:26 WIB
in INTERNASIONAL
0
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

Proposal perjanjian yang diserahkan Rusia ke Ukraina tak terjawab.

 MOSKOW — Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengungkapkan saat ini proses negosiasi dengan Ukraina sedang mengalami kemandekan. Hal itu karena proposal perjanjian yang diserahkan Moskow ke Kiev tak terjawab.


“Kami mengadakan negosiasi, sekarang mereka mandek karena lima hari lalu proposal kami berikutnya yang kami serahkan kepada negosiator Ukraina dan yang dirumuskan dengan mempertimbangkan komentar mereka yang diterima pada saat itu tetap tidak terjawab,” kata Lavrov pada Jumat (22/4/2022), dilaporkan laman kantor berita Rusia, TASS.


Menurut Lavrov, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengaku belum menerima proposal Rusia. “Bukan terserah saya untuk menilai sejauh mana dia mengendalikan situasi, tapi ini hanyalah karakteristik di mana proses yang disebut ‘negosiasi’ ini. Tetapi kami mengadakan negosiasi ini dengan pihak Ukraina dalam format bilateral hingga sekarang dan dalam kerangka ini Ukraina setuju menjadi negara netral, nonblok, dan bebas nuklir karena jaminan keamanan internasional diberikan,” ucapnya.


Dia kembali mengungkit tentang komentar Presiden Rusia Vladimir Putin yang menolak Ukraina bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada awal tahun ini. Kendati demikian, Putin menekankan siap mempertimbangkan jaminan keamanan untuk Ukraina, Eropa, dan Rusia dalam format lain. “Ini adalah posisi kami sejak awal dan kami mematuhinya,” ujar Lavrov.


Selama proses negosiasi, Ukraina menyebut Jerman dan Turki sebagai penjamin keamanan potensial. “Kami tidak menentang itu. Yang utama adalah apa substansi dari jaminan ini dan agar jaminan yang diterima Ukraina tidak menimbulkan ancaman bagi orang lain,” kata Lavrov.


Menurut PBB, sejak pertempuran pecah pada 24 Februari lalu, lebih dari 5.100 warga sipil di Ukraina telah menjadi korban serangan Rusia. Sebanyak 2.224 di antaranya tewas. Sekitar 12 juta warga Ukraina terpaksa meninggalkan rumah mereka. Lima juta di antaranya mengungsi ke negara-negara tetangga. Pertempuran Rusia-Ukraina telah memicu krisis pengungsi terbesar di Eropa sejak berakhirnya Perang Dunia II.


Rusia dan Ukraina sudah beberapa kali melakukan negosiasi untuk mengakhiri pertempuran. Namun hingga kini proses itu belum membuahkan hasil.

Sumber: Republika

Tags: invasi rusiakesepakatan damai rusia ukrainamenlu rusianegosiasi damai rusia ukrainaperang rusia ukrainasergey lavrov
ShareTweetPin
Previous Post

BEM FEB UI Sampaikan Enam Poin Rekomendasi Kebijakan UMKM

Next Post

Rektor UNS Ingatkan Inovasi Pengembangan Kedokteran Harus Melalui Riset

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Kamis (04/06/2026) - 16:05 WIB
Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Kamis (04/06/2026) - 15:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.