Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry dan UNDP Bahas Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (02/10/2026) - 15:55 WIB
in DAERAH
0
Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry dan UNDP Bahas Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa

Banda Aceh – Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Ar-Raniry Banda Aceh bersama United Nations Development Programme (UNDP) membahas penguatan kompetensi mahasiswa melalui keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk green skills, keterampilan digital, serta pemahaman tentang kesetaraan gender dan inklusi sosial.

Pembahasan itu berlangsung dalam lokakarya kolaborasi FUF UIN Ar-Raniry dan UNDP melalui program Skill Our Future (SOF) di Ruang Theater Gedung LPPM UIN Ar-Raniry, Jumat (2/10/2026).

Lokakarya bertema “Keterlibatan Universitas dalam Program Skill Our Future Mendukung Kesiapan Kerja Pemuda: Keterampilan Hijau (Green Skills) dan Aksi Iklim yang Responsif Gender” tersebut membahas kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja sekaligus peluang keterlibatan pemuda dalam agenda pembangunan berkelanjutan.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry, Prof Dr Salman Abdul Muthalib Lc MA mengatakan penguatan kompetensi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa dan lulusan menghadapi dunia kerja.

Menurut Salman, perguruan tinggi tidak cukup hanya membekali mahasiswa dengan pengetahuan akademik. Mahasiswa juga membutuhkan kompetensi terukur dan keterampilan profesional yang dapat dibuktikan.

“Pendidikan tinggi tidak hanya dituntut untuk menghasilkan lulusan yang memiliki penguasaan ilmu pengetahuan secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang terukur, keterampilan profesional, serta kemampuan untuk berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat,” kata Salman.

Dia berharap kolaborasi dengan UNDP tidak berhenti pada kegiatan lokakarya, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa, lulusan, dosen, dan masyarakat.

Senior Gender and Social Inclusion Specialist NDC 2.0 sekaligus Konsultan UNDP Indonesia untuk Program SOF, Zubaidah Djohar, mengatakan pencapaian target iklim Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan teknis dan sosial.

Menurut dia, Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) tidak cukup hanya dituangkan dalam dokumen kebijakan. Target tersebut membutuhkan tenaga terampil yang mampu menerjemahkannya menjadi aksi nyata.

“ENDC tidak akan berjalan hanya karena targetnya sudah dicatat dan disusun. ENDC berjalan ketika keterampilan yang dipelajari digunakan untuk menyelesaikan persoalan nyata perubahan iklim di Indonesia,” ujar Zubaidah.

Zubaidah mengatakan kebutuhan keterampilan tersebut terbuka bagi pemuda dari berbagai disiplin ilmu. Pelaksanaan agenda iklim Indonesia mencakup sejumlah sektor, antara lain energi, hutan dan lahan, pertanian, limbah, industri, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.

Karena itu, menurut dia, perguruan tinggi perlu memperkuat hubungan antara keterampilan yang diperoleh mahasiswa dengan kebutuhan dunia kerja, termasuk pekerjaan yang berkaitan dengan ekonomi hijau.

Selain keterampilan teknis, Zubaidah menyoroti pentingnya Gender Equality and Social Inclusion (GESI) dalam pengembangan program iklim. Menurut dia, aspek tersebut perlu memastikan kelompok yang terdampak maupun kelompok rentan memiliki akses terhadap pelatihan, teknologi, pembiayaan, dan kesempatan berperan dalam pengambilan keputusan.

“Integrasi GESI memastikan siapa yang paling terdampak, siapa yang mendapatkan akses terhadap pelatihan, teknologi, dan pembiayaan, hingga siapa yang benar-benar masuk ke peran teknis, memimpin, serta mengambil keputusan,” katanya.

Zubaidah mengatakan mahasiswa UIN Ar-Raniry memiliki peluang untuk berkontribusi dalam aksi iklim melalui berbagai bidang keilmuan. Mahasiswa bidang sosial-keagamaan misalnya, dapat terlibat dalam literasi iklim berbasis komunitas melalui jejaring dayah dan masjid, mitigasi risiko bencana, serta dukungan psikososial bagi masyarakat.

Melalui program SOF, mahasiswa didorong mengembangkan keterampilan digital dan mengikuti sertifikasi. Pengembangan kapasitas tersebut juga membuka akses terhadap sejumlah program lanjutan, antara lain inkubasi EmpowerU, peluang magang di lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa, UN Volunteers, dan Job Readiness Platform.

“Pengembangan kapasitas bertujuan menyiapkan SDM dengan pengetahuan dan keterampilan nyata. Sertifikasi ini bukan sekadar lembar kertas, melainkan jalan membuka peran bagi pemuda, perempuan, dan kelompok rentan agar tidak ada yang tertinggal dalam aksi iklim,” ujar Zubaidah.

Lokakarya yang dipandu Musdawati MA tersebut menghadirkan Keigo Fujita dari UNDP Bangkok Regional Hub yang membahas Youth Empowerment in Sustainable Development, Le Zhou, Partnership Fellow for the Youth Moonshot UNDP Bangkok Regional Hub, serta Zubaidah Djohar dari UNDP Indonesia.[]

Tags: acehpendidikanuin ar-raniry
ShareTweetPin
Previous Post

BPMA Teken PKS Produksi Sumur Minyak Masyarakat di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry dan UNDP Bahas Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa

Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry dan UNDP Bahas Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa

Jumat (02/10/2026) - 15:55 WIB
BPMA Teken PKS Produksi Sumur Minyak Masyarakat di Aceh

BPMA Teken PKS Produksi Sumur Minyak Masyarakat di Aceh

Jumat (02/10/2026) - 15:52 WIB
Jembatan Teupin Mane Mulai Dibuka Fungsional, Truk Berat Belum Diizinkan Melintas

Jembatan Teupin Mane Mulai Dibuka Fungsional, Truk Berat Belum Diizinkan Melintas

Jumat (02/10/2026) - 15:46 WIB
Filolog UIN Ar-Raniry Dorong Kebudayaan Jadi Investasi Masa Depan Lhokseumawe

Filolog UIN Ar-Raniry Dorong Kebudayaan Jadi Investasi Masa Depan Lhokseumawe

Kamis (01/10/2026) - 22:56 WIB
FH USK Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Dua Hakim Agung Mahkamah Agung RI

FH USK Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Dua Hakim Agung Mahkamah Agung RI

Kamis (01/10/2026) - 22:53 WIB
Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Pascabencana Terus Dipacu

Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Pascabencana Terus Dipacu

Rabu (30/09/2026) - 16:38 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.