Banda Aceh — Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala (Fkep USK) resmi melantik jajaran pimpinan departemen, bagian, dan program studi yang baru pada Senin (17/8/2026).
Serah terima jabatan tersebut menjadi momentum bagi Fkep USK untuk memperkuat tata kelola akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan pendidikan keperawatan di masa depan.
Dekan Fkep USK, Profesor Teuku Tahlil, menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Menurutnya, menjalankan tugas tambahan di tengah pelaksanaan tridarma perguruan tinggi bukanlah hal yang mudah.
Namun, ia menegaskan bahwa perubahan merupakan sebuah keniscayaan dan regenerasi kepemimpinan menjadi bagian penting dalam pertumbuhan institusi
“Kepada para pimpinan yang baru, saya memberikan amanah untuk menjalankan tugas dengan integritas, profesionalisme, dan semangat kolaborasi yang kuat,” ujar Teuku Tahlil.
Teuku Tahlil mengatakan dunia pendidikan tinggi keperawatan saat ini menghadapi perubahan yang berlangsung sangat cepat. Transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan, kebutuhan sistem kesehatan yang dinamis, serta perubahan standar pendidikan keperawatan nasional dan internasional menuntut Fkep USK untuk terus berinovasi.
Karena itu, para pimpinan unit yang baru diharapkan menjadi motor penggerak perubahan. Fokus diarahkan pada peningkatan mutu pendidikan, pengembangan kurikulum yang adaptif, penguatan pembelajaran berbasis capaian atau Outcome-Based Education, serta peningkatan produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Perluasan kerja sama nasional dan internasional juga menjadi salah satu prioritas untuk memperkuat posisi Fkep USK sebagai pusat keunggulan pendidikan keperawatan di tingkat regional maupun global.
Selain menjalankan tugas rutin, pimpinan baru didorong membangun sistem tata kelola yang kuat dan berkelanjutan. Regenerasi kepemimpinan yang terencana, dokumentasi yang tertata, serta tim yang solid dinilai menjadi kunci keberhasilan institusi dalam jangka panjang.
Dekan juga menekankan pentingnya membangun budaya kolaborasi di lingkungan fakultas. Seluruh civitas akademika diajak meninggalkan budaya kerja yang terfragmentasi dan bersama-sama mencapai tujuan institusi.
“Keberhasilan Fakultas Keperawatan ditentukan oleh kemampuan kita untuk bekerja sebagai satu kesatuan tim,” katanya.
Teuku Tahlil berharap para pejabat yang baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami kondisi unit masing-masing, serta menyusun prioritas kerja yang terukur dan berkelanjutan. Sementara itu, para pejabat sebelumnya diharapkan tetap memberikan kontribusi melalui pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal untuk bekerja lebih baik, lebih solid, lebih profesional, dan lebih inovatif,” ujar Teuku Tahlil.
“Bersama kita membangun Fakultas Keperawatan USK yang semakin unggul, berintegritas, inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing, serta mampu menghasilkan lulusan keperawatan yang kompeten dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” lanjutnya.
Fakultas Keperawatan USK menyatakan komitmennya untuk menyediakan pendidikan keperawatan yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan berstandar internasional. Dengan jajaran pimpinan baru, Fkep USK menatap masa depan dengan optimisme dan dedikasi.[]








