Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Redaksi Oleh Redaksi
Kamis (04/06/2026) - 16:05 WIB
in DAERAH
0
Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian hari kedua pendaki hilang di Gunung Seulawah. Foto: Basarnas Banda Aceh

Banda Aceh – Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Memasuki hari kedua operasi pencarian, Rabu (3/6/2026), korban bernama Faiz Hidayat (23), warga Desa Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, belum berhasil ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banda Aceh, Al Hussain, mengatakan tim SAR telah memperluas area pencarian di sejumlah sektor yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.

“Pada hari kedua operasi SAR, tim gabungan melakukan penyisiran di beberapa sektor yang telah ditentukan. Tim pertama melakukan pencarian di kawasan puncak Gunung Seulawah, tim kedua menyisir jalur ke arah timur menuju Lamteuba dengan dukungan anjing pelacak K-9 Basarnas, sementara tim ketiga melakukan pencarian ke arah selatan dari lokasi terakhir korban diketahui berada,” kata Al Hussain dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Faiz Hidayat dilaporkan hilang setelah mendaki Gunung Seulawah bersama sejumlah rekannya pada Minggu (31/5/2026). Rombongan berangkat sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di puncak sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat rombongan bersiap turun dari puncak, rekan-rekan korban menyadari Faiz sudah tidak berada di lokasi. Korban terakhir kali terlihat di area puncak Gunung Seulawah.

Menurut Al Hussain, rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Namun hingga keesokan harinya, korban belum ditemukan sehingga laporan resmi disampaikan kepada Basarnas.

“Kami menerima laporan kejadian pada Selasa, 2 Juni 2026, sekitar pukul 06.30 WIB dari personel Polsek Lembah Seulawah. Setelah menerima laporan, tim SAR langsung diberangkatkan untuk melakukan operasi pencarian,” ujarnya.

Pencarian pada hari kedua berlangsung sejak pagi hingga pukul 17.30 WIB. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Hingga operasi hari kedua ditutup pada pukul 18.00 WIB, korban masih belum ditemukan atau nihil. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Kamis (4/6/2026) dengan memperluas area pencarian,” kata Al Hussain.

Ia menjelaskan, pada hari ketiga operasi, tim SAR gabungan akan kembali memfokuskan pencarian di kawasan puncak Gunung Seulawah, jalur menuju Lamteuba di sisi timur dengan dukungan K-9 Basarnas Banda Aceh, serta area selatan dari titik terakhir korban diketahui berada.

Dalam pelaksanaan pencarian, tim menghadapi kendala berupa terbatasnya jarak pandang akibat kabut tebal yang menyelimuti sebagian kawasan Gunung Seulawah.

“Cuaca berkabut menjadi salah satu faktor yang menghambat proses pencarian karena membatasi jarak pandang tim di lapangan. Meski demikian, seluruh unsur SAR tetap berupaya maksimal untuk menemukan korban,” ujarnya.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Banda Aceh, Polsek Lembah Seulawah, Koramil Lembah Seulawah, Polisi Kehutanan Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan, RAPI Aceh Besar, Mapala Universitas Malikussaleh, serta masyarakat setempat.

Dalam operasi tersebut, tim SAR didukung sejumlah peralatan, di antaranya rescue truck, drone thermal, GPS, peralatan komunikasi, perlengkapan pencarian gunung dan hutan, serta anjing pelacak K-9 Basarnas Banda Aceh.

Basarnas Banda Aceh berharap upaya pencarian yang kembali dilanjutkan pada hari ketiga dapat segera menemukan korban dan memberikan kepastian kepada keluarga yang menunggu kabar keberadaannya.[]

Tags: aceh besarbasarnas banda acehgunung seulawahpendaki hilang
ShareTweetPin
Previous Post

Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Next Post

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Kamis (04/06/2026) - 16:05 WIB
Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Kamis (04/06/2026) - 15:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.