Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan pada laga terakhir Pegadaian Championship musim 2025/26. Pertandingan berlangsung di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Sabtu sore (2/5/2026).
PSMS Medan lebih dulu membuka keunggulan melalui gol Felipe Cadenazzi pada menit ke-36. Persiraja yang tertinggal sepanjang pertandingan akhirnya mampu menyamakan kedudukan di masa injury time lewat gol Asgal Habib pada menit 90+4.
Pelatih kepala Persiraja, Jaya Hartono, mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa tim, terutama dalam hal agresivitas dan tempo permainan.
“Saya menginstruksikan pemain untuk fight. Di menit-menit pertama kita sudah ambil inisiatif untuk menguasai bola, untuk memenangkan setiap duel bola. Tapi, saya tidak tahu, satu dua pemain lemah, gaya lambat. Akhirnya semua ikut,” kata Jaya usai pertandingan.
Ia menilai, lambatnya respons pemain dalam merebut bola membuat ritme permainan tim terganggu dan memberi kesempatan bagi lawan untuk mengendalikan tempo.
“Bahkan lawan memperlambat dengan membawa bola. Pemain tidak ada yang agresif untuk ambil bola cepat, ambil bola untuk main cepat. Kita butuh waktu, apalagi saat sudah ketinggalan,” katanya.
Jaya juga mengaku telah berulang kali memberi instruksi dari pinggir lapangan agar pemain mempercepat permainan, terutama saat PSMS belum membangun organisasi pertahanan dengan baik.
“Saya teriak-teriak, cepat ambil bola, cepat ambil bola. Supaya kita bisa cepat main, karena lawan belum membuat organisasi bertahan. Kita sudah main di daerah mereka, itu yang saya mau,” ujarnya.
Namun demikian, ia menyoroti sikap pemain yang dinilai tidak menunjukkan urgensi meski dalam kondisi tertinggal.
“Tapi seperti yang Anda lihat tadi, kita main seperti sudah menang, padahal kita sudah ketinggalan. Kita push, push, push, tapi tetap saja seperti itu,” ucapnya.
Hasil imbang ini menutup perjalanan Persiraja di musim 2025/26 dengan catatan yang belum sepenuhnya memuaskan, meski mampu mencuri poin di detik-detik akhir pertandingan.[]










