Jakarta – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, menyampaikan apresiasi kepada Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, atas dukungan program pembangunan Lembaga Ilmu Pendidikan Islam dan Bahasa Arab (LIPIA) Universitas Imam Muhammad bin Saud cabang Riyadh di Banda Aceh.
Apresiasi tersebut disampaikan Mualem saat melakukan audiensi dengan Dubes Faisal Abdullah di Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026). Dalam kunjungan itu, Mualem turut didampingi staf khusus HM Fauzan Kamil, Suraiya IT, Teuku Irsyadi, serta Kepala Kantor Penghubung Aceh di Jakarta, Said Marzuki.
“Kita perlu berterima kasih, Arab Saudi ikut mengambil peran memperkaya dunia pendidikan Aceh,” kata Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Rabu (29/4/2026).
Nurlis menjelaskan, LIPIA Banda Aceh akan menjadi kampus kedua di Indonesia. Pemilihan Aceh sebagai lokasi pembangunan dinilai sebagai bentuk perhatian Pemerintah Arab Saudi dalam mendukung pengembangan pendidikan di daerah tersebut.
“Program ini diinisiasi oleh Mualem sejak beliau menjabat sebagai Wakil Gubernur Aceh periode 2012–2017,” jelas Nurlis.
Ia mengatakan, inisiatif tersebut berawal dari sejumlah kunjungan Mualem ke Arab Saudi, termasuk pertemuan dengan Imam Masjidil Haram dan sejumlah pejabat setempat di Makkah. Rangkaian komunikasi itu kemudian berlanjut dengan kunjungan balasan Duta Besar Arab Saudi pada 2015 dan 2016, serta kunjungan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi ke Aceh pada 2017.
Dalam audiensi tersebut, lanjut Nurlis, Mualem juga mengajak Pemerintah Arab Saudi untuk turut berkontribusi dalam pembangunan Aceh pascabencana banjir dan tanah longsor.
“Beliau juga mengundang investor Arab Saudi untuk berinvestasi di Aceh. Banyak peluang usaha di Aceh,” ungkapnya.
Selain itu, Mualem secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi, termasuk Raja Salman bin Abdul Aziz dan Putra Mahkota Pangeran Mohammad bin Salman, atas pelayanan terhadap jamaah haji.
“Beliau telah memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji dari seluruh dunia, khususnya jamaah haji Indonesia dan Aceh,” tandasnya.[]










