Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat perkembangan transportasi di Provinsi Aceh pada Januari 2026 menunjukkan tren beragam, baik pada angkutan udara maupun angkutan laut.
Kepala Badan Pusat Statistik Aceh Agus Andria mengatakan, jumlah penumpang penerbangan domestik yang berangkat melalui Bandara Sultan Iskandar Muda pada Januari 2026 mencapai 23.563 orang.
“Jumlah penumpang penerbangan domestik pada Januari 2026 tercatat sebanyak 23.563 orang atau turun 9,97 persen dibandingkan Desember 2025,” kata Agus Andria dalam rilis resmi, Senin (2/3/2026).
Sementara itu, penumpang penerbangan internasional yang berangkat melalui bandara yang sama pada Januari 2026 tercatat sebanyak 12.388 orang. Angka ini mengalami kenaikan 8,64 persen dibandingkan Desember 2025.
“Untuk penerbangan internasional, secara month-to-month mengalami kenaikan 8,64 persen. Namun, jika dibandingkan dengan Januari 2025, jumlahnya turun 4,23 persen,” jelasnya.
Selain angkutan udara, BPS Aceh juga mencatat perkembangan angkutan laut di wilayah tersebut. Secara total, jumlah penumpang angkutan laut yang naik di seluruh pelabuhan di Provinsi Aceh pada Januari 2026 mencapai 57.224 orang.
Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 12,03 persen dibandingkan Desember 2025. Bahkan, secara tahunan (year-on-year), jumlah penumpang angkutan laut turun cukup dalam, yakni sebesar 38,54 persen dibandingkan Januari 2025.
Agus menyebutkan bahwa fluktuasi jumlah penumpang pada awal tahun umumnya dipengaruhi oleh faktor musiman, terutama setelah periode libur akhir tahun yang biasanya mendorong lonjakan mobilitas masyarakat.
“Pergerakan penumpang pada Januari cenderung menurun setelah puncak aktivitas pada Desember. Data ini menjadi indikator penting untuk melihat dinamika sektor transportasi di Aceh,” pungkasnya.[]








