Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Kenapa Ular Sering Muncul Saat Banjir?

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (14/03/2025) - 10:04 WIB
in DAERAH
0
Kenapa Ular Sering Muncul Saat Banjir?

#image_title

 

  • Kenapa ular sering muncul saat bajir? Ular sanca batik (Python reticulatus) muncul di permukiman warga Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta, saat banjir melanda kawasan itu, Senin (3/3/2025).
  • Karakteristik yang sangat adaptif membuat ular sanca kerap muncul ketika banjir. Sanca pada dasarnya jenis tidak berbahaya, terutama yang ada di Pulau Jawa, seperti sanca batik, sanca bodo (Python bivittatus), dan sanca hijau (Morelia viridis). Bila berjumpa manusia, ular-ular ini cenderung menghindar.
  • Banjir tak hanya merendam rumah dan jalan, tetapi juga sarang ular. Reptil dengan nama ilmiah Serpentes ini bernapas dengan paru-paru, sehingga ketika sarangnya terendam akan keluar mencari udara. Meski ular memiliki kemampuan menyelam dan berenang, namun bukan satwa akuatik.
  • Pemahaman menghadapi ular, termasuk mengenali jenisnya penting dilakukan. Hal krusial lain adalah langkah-langkah penanganan pertama bila terjadi gigitan, serta mengetahui rumah sakit terdekat yang memiliki persediaan antibisa.

 

Ular sanca batik (Python reticulatus) muncul di permukiman warga Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta, saat banjir melanda kawasan itu, Senin (3/3/2025). Dalam tayangkan di televisi nasional, tampak seorang pria memplester mulut ular piton sepanjang enam meter itu, biasa disebut, menggunakan lakban transparan.

Peristiwa serupa juga terjadi di Perumahan Taman Mangu Indah, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Ular sepanjang empat meter tersebut ditemukan warga di pos penjagaan perumahan setempat.

“Sarangnya terendam, sehingga mencari tempat lebih aman,” ujar Imam Saifullah, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan, dilansir dari Kompas.com

Sementara di Perum Durenjaya, Blok A. Bekasi Timur, Bekasi, saat banjir merendam wilayah tersebut, Selasa (4/3/2025), tampak dua pria menarik ular sebesar lengan orang dewasa. Peristiwa ini diunggah di infobekasi.coo.

Tidak hanya saat banjir, sejak awal hingga pertengahan Januari 2025, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi menerima sekitar 50 laporan kemunculan ular di lingkungan warga. Dari laporan tersebut, sekitar 30 ekor telah dievakuasi yang sebagian besar berjenis sanca.

Baca: Bencana Jabodetabek, Tanda Lingkungan Rusak dan Krisis Iklim

 

Meskipun ular sanca tidak berbisa, namun risiko gigitannya tetap ada. Ular kobra dan cabe menjadi spesies berbisa yang berpotensi muncul saat banjir. Foto: Falahi Mubarok/Mongabay Indonesia

 

Karakter ular

Maula Haqul Dafa, Skill Trainer Divisi Litbang Sioux Ular Indonesia, mengatakan karakteristik yang sangat adaptif membuat ular sanca kerap muncul ketika banjir.

Sanca pada dasarnya jenis ini tidak berbahaya, terutama yang ada di Pulau Jawa, seperti sanca batik, sanca bodo (Python bivittatus), dan sanca hijau (Morelia viridis). Bila berjumpa manusia, ular-ular ini cenderung menghindar.

“Jenis ular kadut (Homalopsis buccata) juga kadang muncul saat banjir,” jelasnya, Senin (10/3/2025).

Warga yang menjumpai ular sanca maupun lainnya, ketika banjir, sebaiknya membiarkan saja. Sebab, tindakan evakuasi ular saat banjir sulit dilakukan, justru membahayakan.

“Utamakan keselamatan diri, karena ular sebenarnya sedang mencari tempat berlindung.”

Paling penting, segera hubungi petugas pemadam kebakaran atau komunitas reptil setempat, karena mereka memiliki alat untuk handling ular.

“Jangan asal pegang. Karakteristik ular itu akan berbahaya bila ada yang mengganggu. Terlebih, bila tidak tahu teknik evakuasi,” jelasnya

Baca: Apakah Tanaman di Pekarangan Mengundang Kehadiran Ular?

 

Ular sanca kembang ini berhasil dievakuasi warga di Lamongan, Jawa Timur. Warga disarankan tidak menangani ular sendiri, terutama yang berukuran besar atau berbisa. Foto: Falahi Mubarok/Mongabay Indonesia

 

Ancaman ular berbisa

Amir Hamidy, ahli herpetologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menjelaskan bahwa banjir tak hanya merendam rumah dan jalan, tetapi juga sarang ular.

Reptil dengan nama ilmiah Serpentes ini bernapas dengan paru-paru, sehingga ketika sarangnya terendam mereka akan keluar mencari udara. “Meski memiliki kemampuan menyelam dan berenang, namun mereka bukan satwa akuatik.”

Sebaiknya, ular seperti piton yang berukuran besar, ditangani oleh profesional.

“Risiko gigitan tetap ada, terutama warga yang tinggal di area tergenang banjir.”

Baca: Ular Kobra Masuk Rumah Warga, Fenomena Apa?

 

Banjir di Jakarta awal Maret 2025 berdampak tidak hanya pada warga yang mengungsi, tetapi juga membuat ular muncul ke permukiman. Foto: Falahi Mubarok/Mongabay Indonesia

 

Tidak hanya sanca, Amir juga menyebut kobra (Naja sputatrix) merupakan spesies yang paling banyak dilaporkan muncul di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi saat banjir.

Meski hanya 5 persen ular di Jawa yang berbisa, tetapi perlu waspada, karena beberapa jenis lebih sering ditemukan di daerah tertentu.

“Salah satunya jenis ular cabe.”

Baca juga: Uniknya Ular Pipa, Ular Kepala Dua yang Melahirkan Anak

 

Warga yang menjumpai ular sanca maupun ular lain ketika banjir, disarankan untuk dibiarkan saja. Foto: Falahi Mubarok/Mongabay Indonesia

 

Data World Health Organization (WHO) 2019 menunjukkan, sekitar 5.4 juta orang di dunia digigit ular setiap tahun, yang menyebabkan 100 ribu orang meninggal dan 400 ribu orang terluka atau cacat.

Sementara data BRIN mengungkapkan, Indonesia memiliki 349 jenis ular. Dari jumlah tersebut, sebanyak 77 jenis merupakan berbisa yang terbagi tiga suku, yaitu Elapidae (55 jenis), Viperidae (21 jenis), dan Colubridae (1 jenis).

Dengan angka-angka itu, Amir mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ular saat banjir dan setelahnya.

“Pemahaman menghadapi ular, termasuk mengenali jenisnya penting dilakukan. Hal krusial lain adalah langkah-langkah penanganan pertama bila terjadi gigitan, serta mengetahui rumah sakit terdekat yang memiliki persediaan antibisa,” paparnya.

 

Melayang Meski Tanpa Sayap: Apakah Ular-ular Terbang Ini Berbahaya?

 

Sumber: Mongabay.co.id

ShareTweetPin
Previous Post

Menguak Jejak Sampah Eropa ke Indonesia

Next Post

Mengurai Benang Kusut Perikanan Tuna di Morotai 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Filolog UIN Ar-Raniry Dorong Kebudayaan Jadi Investasi Masa Depan Lhokseumawe

Filolog UIN Ar-Raniry Dorong Kebudayaan Jadi Investasi Masa Depan Lhokseumawe

Kamis (01/10/2026) - 22:56 WIB
FH USK Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Dua Hakim Agung Mahkamah Agung RI

FH USK Gelar Kuliah Umum, Hadirkan Dua Hakim Agung Mahkamah Agung RI

Kamis (01/10/2026) - 22:53 WIB
Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Pascabencana Terus Dipacu

Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Pascabencana Terus Dipacu

Rabu (30/09/2026) - 16:38 WIB
Penyebab Meninggalnya Calon Taruna Poltekpel Malahayati Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan

Penyebab Meninggalnya Calon Taruna Poltekpel Malahayati Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan

Rabu (30/09/2026) - 16:31 WIB
Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

Selasa (29/09/2026) - 16:27 WIB
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

Selasa (29/09/2026) - 16:25 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.