Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home DAERAH

Penemuan Mengejutkan: Lockdown COVID-19 Berdampak pada Iklim Bulan

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (05/10/2024) - 06:44 WIB
in DAERAH
0
Penemuan Mengejutkan: Lockdown COVID-19 Berdampak pada Iklim Bulan

#image_title

  • Penelitian menunjukkan bahwa penurunan aktivitas manusia selama lockdown COVID-19 menyebabkan penurunan radiasi Bumi, yang mengakibatkan penurunan suhu permukaan Bulan pada malam hari.
  • Studi ini mengungkapkan hubungan tak terduga antara aktivitas manusia di Bumi dan suhu Bulan, menunjukkan bahwa perubahan iklim di Bumi dapat berdampak pada benda langit lainnya.
  • Penemuan ini membuka peluang untuk mempelajari perubahan iklim Bumi melalui pengamatan suhu di Bulan dan mendorong penelitian lebih lanjut tentang interaksi antara Bumi dan Bulan.

Pandemi COVID-19 yang melanda dunia sejak awal 2020 membawa dampak yang luas terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, bahkan hingga ke luar angkasa. Siapa sangka, dampaknya tidak hanya terbatas pada Bumi, tetapi juga mempengaruhi Bulan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa selama periode lockdown global, Bulan mengalami perubahan suhu malam hari yang signifikan akibat perubahan radiasi yang dipancarkan dari Bumi. Penemuan ini mengundang perhatian para ilmuwan dan membuka diskusi menarik tentang sejauh mana aktivitas manusia di Bumi bisa mempengaruhi benda-benda langit dan berkontribusi pada perubahan iklim global.

Analisis Data Suhu Bulan oleh NASA

Dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society pada tanggal 18 September 2024 lalu, para peneliti mengungkapkan adanya penurunan suhu permukaan malam hari di Bulan selama periode lockdown global pada April hingga Mei 2020. Data menunjukkan bahwa suhu malam hari di enam lokasi di sisi dekat Bulan mengalami penurunan suhu yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Tim peneliti dari Physical Research Laboratory (PRL) di Ahmedabad, India, melakukan analisis data suhu malam di Bulan menggunakan instrumen pemetaan termal milik NASA’s Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO). Data dari tahun 2017 hingga 2023 menunjukkan bahwa selama April-Mei 2020, suhu di permukaan Bulan turun sekitar 8 hingga 10 derajat Kelvin (sekitar 8 hingga 10 derajat Celsius).

Bumi memancarkan lebih sedikit radiasi ke bulan, menyebabkan suhunya menurun, selama bulan-bulan dalam pandemi pada awal tahun 2020 | foto oleh LRO

Lokasi dengan penurunan suhu paling signifikan adalah Oceanus Procellarum, sebuah dataran gelap di sisi dekat Bulan. Di sini, suhu malam turun hingga 96,2 Kelvin (sekitar -176,95°C) dibandingkan suhu 131,7 Kelvin (sekitar -141,45°C) yang tercatat pada tahun 2022. Penurunan suhu ini dihubungkan dengan perubahan radiasi yang dipancarkan dari Bumi selama lockdown.

Baca juga: Penelitian Terbaru: Seluruh Permukaan Bulan Tertutup Air, Bukan Hanya di Kutubnya

Hubungan antara Aktivitas di Bumi dan Suhu Bulan

Lockdown global yang mengakibatkan berkurangnya aktivitas manusia, seperti transportasi, industri, dan kegiatan ekonomi lainnya, berdampak pada penurunan emisi gas rumah kaca. Ini memicu penurunan radiasi yang dipancarkan dari Bumi, atau yang dikenal sebagai terrestrial radiation. Biasanya, radiasi dari Bumi memantulkan kembali energi panas ke angkasa, dan sebagian dari radiasi ini mencapai Bulan. Dengan berkurangnya aktivitas manusia, radiasi yang dipancarkan dari Bumi juga berkurang, sehingga memengaruhi suhu permukaan Bulan pada malam hari.

Para peneliti menegaskan bahwa selama periode lockdown, ada penurunan emisi polusi dan gas rumah kaca secara signifikan, yang menyebabkan penurunan radiasi Bumi hingga 32 persen untuk aerosol dan 7 persen untuk refleksi sinar dari atmosfer. Dampak dari penurunan ini terlihat pada suhu permukaan Bulan yang biasanya menerima radiasi dari Bumi di malam hari. Suhu malam hari di Bulan bisa turun hingga 0,37 derajat Kelvin atau sekitar minus 273 derajat Celcius sebagai respons terhadap perubahan ini.

Implikasi Global dan Kosmik

Penemuan ini tidak hanya penting untuk memahami bagaimana lockdown global memengaruhi Bumi, tetapi juga membuka wawasan baru tentang bagaimana perubahan aktivitas manusia dapat berdampak pada benda-benda langit di luar angkasa. Studi ini menggarisbawahi hubungan erat antara aktivitas di Bumi dengan perubahan lingkungan di luar angkasa, termasuk Bulan.

Penelitian ini juga mendorong ilmuwan untuk memikirkan ulang model atmosfer dan lingkungan yang ada. Jika aktivitas manusia di Bumi dapat mempengaruhi suhu Bulan, ada peluang untuk mempelajari perubahan iklim Bumi melalui pengamatan suhu di Bulan. Sebagaimana disampaikan oleh para peneliti dalam penelitian mereka, “Bulan mungkin telah mengalami efek dari lockdown COVID-19, yang divisualisasikan sebagai penurunan anomali dalam suhu permukaan malam hari selama periode tersebut.”

Sumber: Mongabay.co.id

ShareTweetPin
Previous Post

Menyoal Akurasi Data dan Transparansi Perikanan Tuna

Next Post

Giliran Nelayan Batam Ditangkap Singapura, Pemerintah Didesak Lindungi Wilayah Perbatasan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Kamis (04/06/2026) - 21:29 WIB
Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis (04/06/2026) - 21:26 WIB
Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.