Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Indonesia Diharapkan Bahas Ketimpangan Vaksinasi Global di G20

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (04/04/2022) - 05:17 WIB
in NASIONAL
0
Warga mengikuti vaksin booster Covid-19 di Dinas Kesehatan Yogyakarta, Senin (28/3/2022). Epidemiolog Pandu Riono berharap Pemerintah Indonesia dalam ajang Presidensi G20 dapat menginisiasi negara lain agar lebih terbuka membahas ketimpangan vaksinasi global.

Banyak negara tidak mau mengakui kelemahan sistemnya.

 JAKARTA — Epidemiolog Pandu Riono berharap Pemerintah Indonesia dalam ajang Presidensi G20 dapat menginisiasi negara lain agar lebih terbuka membahas ketimpangan vaksinasi global.

Epidemiolog asal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini menilai sejumlah negara yang tergabung dalam G20 juga tengah menghadapi permasalahan cakupan vaksin Covid-19 yang berbeda dari negara-negara lain.  Bahkan ada negara yang mengalami kesulitan dalam mengakses vaksin.

Hal itu disebabkan masing-masing negara memiliki semangat vaksinasi, sistem politik dan sistem kesehatan yang berbeda-beda. Begitu pula dengan masyarakatnya, ada yang tidak mau divaksin, dan ada pula yang sejak awal anti-vaksin.

“Di China juga walaupun punya pabrik vaksin, masalahnya banyak orang tua yang tidak mau divaksinasi, dimensinya luas sekali. Tidak ada satu solusi untuk semua, tergantung masalahnya di masing-masing negara,” ujar Pandu.

Pandu mengatakan, saat ini secara global, dunia malah sedang kelebihan produksi vaksin. Sayangnya seringkali, beberapa negara yang telah diberikan vaksin Covid-19 tidak dapat menggerakkan vaksinasinya. Sehingga akhirnya banyak vaksin yang kedaluwarsa.

“Banyak negara tidak mau membuka masalah itu. Karena perlu kejujuran. Banyak negara tidak mau mengakui kelemahan sistemnya. Yang penting adalah Indonesia sebagai Presidensi G20 membuka atau memfasilitasi, agar semua orang duduk dan bicara bersama,” kata dia.

Selain itu yang tidak kalah pentingnya, menurut Pandu, adalah bagaimana G20 juga membahas pemahaman mengenai arsitektur kesehatan global, di tengah krisis kesehatan pandemi global Covid-19, krisis ekonomi dan krisis kemanusiaan oleh perang antara Rusia dan Ukraina.

“Tiap negara harus punya keterbukaan masalah masing-masing. Indonesia harus menginisiasi supaya negara-negara terbuka, mengakui kelemahan,” kata dia.

Selain itu dia berharap dalam ajang Presidensi G20 mendatang setiap negara dapat merumuskan rencana aksi mengenai pemerataan vaksinasi, agar bisa dilanjutkan ke Presidensi G20 berikutnya, dan tidak hanya berhenti pada pertemuan di Bali saja.


 

Sumber: Republika

Tags: ketimpangan vaksin globalpandemi gobal Covid-19Presidensi G20vaksin Covid-19
ShareTweetPin
Previous Post

Jammi Dukung Pandangan Imam Besar Istiqlal Terkait Peran Ulama dalam Menjaga Pancasila

Next Post

Finlandia akan Pertimbangkan Keanggotaan NATO pada Musim Semi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Polresta Banda Aceh Selidiki Motif Terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK

Polisi Ungkap Kronologi Bentrokan FT-FP USK, Dua Mahasiswa Ditetapkan Tersangka

Sabtu (30/05/2026) - 15:04 WIB
Tak Pulang Kampung, Pasien Rumah Singgah BFLF Lebaran Iduladha di Banda Aceh

Tak Pulang Kampung, Pasien Rumah Singgah BFLF Lebaran Iduladha di Banda Aceh

Selasa (26/05/2026) - 19:08 WIB
Asrama Haji Aceh Terapkan One Stop Service, Jemaah Mengaku Puas

Jemaah Haji Asal Bireuen Wafat Jelang Wukuf di Arafah, Akan Dibadalhajikan

Selasa (26/05/2026) - 14:54 WIB
Motor Satpam Terbakar Saat Kericuhan, USK Beri Bantuan Dua Unit Baru

Motor Satpam Terbakar Saat Kericuhan, USK Beri Bantuan Dua Unit Baru

Senin (25/05/2026) - 23:52 WIB
Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan dan Energi dengan UEA

Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan dan Energi dengan UEA

Senin (25/05/2026) - 23:39 WIB
Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Senin (25/05/2026) - 23:30 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.