Jumat, Agustus 28, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Korut Kembali Gagal Luncurkan Satelit Mata-Mata

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (25/08/2023) - 08:25 WIB
in INTERNASIONAL
0
Upaya Korea Utara untuk mengirim satelit mata-mata militer ke orbit berakhir dengan kegagalan untuk kedua kalinya.

#image_title

PYONGYANG — Upaya Korea Utara untuk mengirim satelit mata-mata militer ke orbit berakhir dengan kegagalan untuk kedua kalinya. Peluncuran tersebut dilakukan pada Kamis (24/8/2023) dini hari, namun gagal karena ada masalah dengan roket tahap ketiga yang membawa satelit tersebut.

 

“Penerbangan roket tahap pertama dan kedua berjalan normal, namun peluncuran tersebut gagal karena kesalahan dalam sistem peledakan darurat selama penerbangan tahap ketiga,” kata laporan kantor berita Pemerintah Korea Utara, KCNA.

 

 

Militer Korea Selatan mengatakan pihaknya mendeteksi peluncuran dari Stasiun Peluncuran Satelit Sohae sekitar pukul 3:50 dini hari waktu setempat. Militer Korea Selatan melacak roket tersebut saat melintasi wilayah udara internasional di atas Laut Kuning.

 

Sekitar 10 menit kemudian, penduduk di prefektur paling selatan Jepang, Okinawa, menerima peringatan darurat yang menyarankan mereka untuk berlindung di dalam ruangan.  Peringatan darurat dicabut setelah sekitar 20 menit. NHK melaporkan, beberapa puing mungkin mendarat di Pasifik, dekat Filipina.

 

Satelit mata-mata adalah rencana prioritas Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un untuk memodernisasi militer negaranya dan mengembangkan senjata mutakhir. Upaya peluncuran pertama pada Mei juga berakhir dengan bencana dan para pejabat menyebutnya sebagai kegagalan terbesar. Para pejabat berjanji untuk mencoba lagi peluncuran satelit tersebut.

 

Dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Hirokazu Matsuno mengatakan peluncuran rudal yang berulang kali merupakan ancaman terhadap keamanan regional. “Kami akan memprotes keras Korea Utara dan mengutuknya sekeras-kerasnya,” kata Matsuno.

 

Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan mengecam peluncuran tersebut. Dewan mengatakan, peluncuran itu melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang penggunaan teknologi rudal balistik oleh Pyongyang.


Amerika Serikat juga mengatakan peluncuran tersebut melanggar resolusi PBB dan mendesak Korea Utara untuk menahan diri dari aktivitas ancaman lebih lanjut. AS menyerukan Pyongyang untuk terlibat dalam diplomasi yang serius.

 

“Kendaraan peluncuran luar angkasa (SLV) menggabungkan teknologi yang identik, dan dapat dipertukarkan dengan, yang digunakan dalam rudal balistik, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM),” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan, dilaporkan Aljazirah.

 

Peluncuran tersebut dilakukan beberapa hari setelah para pemimpin Korea Selatan, Jepang dan Amerika Serikat bertemu di Washington, DC. Peluncuran satelit juga berlangsung ketika pasukan Amerika dan Korea Selatan melakukan latihan militer tahunan Ulchi Freedom Shield. Korea Utara mengklaim latihan semacam itu adalah latihan perang.

Sumber: Republika

Tags: korut gagal luncurkan satelit mata matakorut gagal terbangkan satelit mata matasatelit mata matasatelit mata mata korutsatelit mata mata korut gagal
ShareTweetPin
Previous Post

Usai Lawatan di Afrika Lima Hari, Jokowi Mendarat di Bandara Kuala Namu

Next Post

FKIP UMM Terpilih Jadi Penyelenggara PPG Terbaik se-Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Ditugaskan Prabowo, Mendagri Tito Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang

Ditugaskan Prabowo, Mendagri Tito Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang

Kamis (27/08/2026) - 22:45 WIB
Kaposwil PRR Aceh Tegaskan Tak Menyerah, Lumpur di 480 Lokasi Sudah Dibersihkan

Realisasi Program Kementan di Aceh Capai 52,9 Persen, Kaposkowil Satgas PRR Minta Dikebut Lagi

Kamis (27/08/2026) - 22:21 WIB
Manuskrip Al-Quran Berusia 180 Tahun dari Aceh Mulai Didigitalisasi

Manuskrip Al-Quran Berusia 180 Tahun dari Aceh Mulai Didigitalisasi

Kamis (27/08/2026) - 22:17 WIB
Didukung Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Tegaskan Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag

Didukung Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Tegaskan Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag

Kamis (27/08/2026) - 22:13 WIB
Semua Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025, Dek Fadh Janji Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Semua Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025, Dek Fadh Janji Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Kamis (27/08/2026) - 22:04 WIB
Dek Fadh Hadiri Rapat Paripurna DPRA, Sampaikan Tanggapan atas Pertanggungjawaban APBA 2025

Dek Fadh Hadiri Rapat Paripurna DPRA, Sampaikan Tanggapan atas Pertanggungjawaban APBA 2025

Kamis (27/08/2026) - 22:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.