Rabu, April 29, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Penduduk Jawa Disebut Telah Bentuk Budaya Gotong Royong di Suriname

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (11/08/2023) - 19:05 WIB
in INTERNASIONAL
0
Presiden Republik Suriname Chandrikapersad Santokhi.

#image_title

JAKARTA — Presiden Suriname Chandrikapersad Santokhi menyatakan penduduk asal Jawa, Indonesia, yang bermigrasi ke Suriname telah berhasil membentuk budaya kerja keras dan gotong royong di negara itu.


“Penduduk Jawa telah membangun kebudayaan di masyarakat Suriname, di antaranya budaya kerja keras dan gotong royong,” kata Santokhi dalam keterangan di Jakarta, Jumat (11/8/2023).


Dalam perayaan Peringatan ke-133 Tahun Migrasi Penduduk Jawa Ke Suriname pada Selasa (8/8/2023) di Paramaribo, Suriname, ia mengatakan, Suriname adalah negara yang terdiri dari beragam etnis, bahasa, dan agama. Keragaman Suriname tersebut termasuk terbentuk oleh adanya penduduk yang merupakan keturunan Suku Jawa yang telah bermigrasi ke negara ini sejak ratusan tahun lalu.


Bahkan Suriname adalah negara dengan penduduk Jawa paling banyak di kawasan Amerika Selatan dan Karibia, dengan sekitar 32.956 orang Jawa yang datang ke Suriname pada periode 1890-1939. Gelombang pertama kedatangan orang Jawa ke Suriname pada 9 Agustus 1890 sehingga setiap tanggal ini diperingati sebagai hari migrasi Jawa ke Suriname.


Presiden Santokhi melanjutkan, penduduk keturunan Jawa juga memiliki peran dalam memperkuat pembangunan ekonomi, sosial, budaya, agama, seni, olah raga, dan politik di Suriname. Oleh sebab itu Presiden Santokhi berpesan kepada warga Suriname keturunan Jawa agar terus berkarya dan berkontribusi terhadap perkembangan dan kemajuan Suriname.


Pada peringatan migrasi Jawa ke Suriname ini turut dilakukan peluncuran buku berjudul “133 Jaar Jawa Suriname” yang memuat esai tentang kehidupan keturunan Jawa di Suriname. Buku tersebut merupakan bagian dari grant agreement Pemerintah Indonesia tahun 2021 kepada Pemerintah Suriname melalui perkumpulan keturunan Jawa di Suriname atau dikenal dengan Vereniging Herdenking Javaanse Immigratie (VHJI).


Buku ini sekaligus bagian dari grant agreement antara Pemerintah Indonesia dan Suriname untuk Kesejahteraan Suriname Keturunan Indonesia senilai 100 ribu dolar AS.


Duta Besar RI untuk Suriname Julang Pujianto menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada komunitas Jawa di Suriname, khususnya VHJI, yang telah turut melestarikan budaya dan tradisi Jawa. Guna memeriahkan peringatan migrasi, VHJI turut menggelar pasar malam yang menyajikan makanan tradisional Jawa, baju batik, dan asesoris bernuansa tradisi Jawa Indonesia lainnya.


 

sumber : ANTARA

Sumber: Republika

Tags: keturunan jawa di surinamependuduk jawaperingatan migrasi penduduk jawa ke surinamesuriname
ShareTweetPin
Previous Post

Kepala Polisi Irlandia Utara Minta Maaf Atas Kebocoran Data Pribadi Petugas dan Staf

Next Post

Fairatmos dan BCG Dorong Keseimbangan Lingkungan di Tengah Sibuknya Dunia Industri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Menag Nasaruddin Umar Tidak Larang Warga Sembelih Hewan Kurban

Menag Nasaruddin Umar Tidak Larang Warga Sembelih Hewan Kurban

Selasa (28/04/2026) - 22:05 WIB
Pemko Banda Aceh Pastikan Kasus Kekerasan Balita di Daycare, Operasional Dihentikan

Pemko Banda Aceh Pastikan Kasus Kekerasan Balita di Daycare, Operasional Dihentikan

Selasa (28/04/2026) - 22:02 WIB
Nurlis Effendi Ditunjuk sebagai Jubir Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Hormati Usulan DPRA Cabut Pergub JKA, Tunggu Rekomendasi Resmi

Selasa (28/04/2026) - 21:52 WIB
Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Dugaan Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Dugaan Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

Selasa (28/04/2026) - 21:39 WIB
Ilustrasi bayi. Foto: Net

Bayi Diduga Dianiaya di Daycare Banda Aceh, 3 Pengasuh Langsung Dipecat

Selasa (28/04/2026) - 21:32 WIB
Jemaah Haji Indonesia Nikmati Layanan Bus Shalawat Nonstop di Makkah

Jemaah Haji Indonesia Nikmati Layanan Bus Shalawat Nonstop di Makkah

Selasa (28/04/2026) - 13:43 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.