Rabu, April 29, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Akses Bebas Senjata Biang Melonjaknya Tingkat Bunuh Diri di AS

Redaksi Oleh Redaksi
Jumat (11/08/2023) - 19:17 WIB
in INTERNASIONAL
0
Sebuah tanda di pintu masuk ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Atlanta, Amerika Serikat, Selasa, 19 April 2022.

#image_title

Sebuah tanda di pintu masuk ke Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Atlanta, Amerika Serikat, Selasa, 19 April 2022.

WASHINGTON – Amerika Serikat mencatatkan angka bunuh diri tertinggi tahun lalu. Lebih dari 49 ribu orang mengakhiri hidupnya sendiri pada 2022. Angka ini merujuk data yang dikeluarkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Kamis (10/8/2023).


CDC mengungapkan, sekarang ini bunuh diri menjadi hal yang lebih umum di AS dibandingkan saat Perang Dunai II. Angka bunuh diri di AS terus mengalami kenaikan sejak awal 2000-an hingga 2018 saat tingkat bunuh diri nasional mencapai level tertingginya pada 1941. 


Tahun itu, terdapat 48.300 kematian akibat bunuh diri atau 14,2 dari setiap 100 ribu warga Amerika. Angka bunuh diri kemudian menurun tipis pada 2019 dan turun lagi pada 2020 selama tahun pertama pandemi Covid-19. 


CDC menyatakan, lebih dari setengah angka bunuh diri pada 2022 melibatkan senjata api. Hal ini dikuatkan pandangan Jill Harkavy-Friedman, wakil presiden senior riset di American Foundation for Suicide Prevention, pendorong utamanya adalah kian bebas beredarnya senjata. 


Analisis terkini Johns Hopkins University yang menggunakan data pendahuluan 2022 menyatakan bunuh diri dengan senjata naik tahun lalu. Untuk pertama kalinya, tingkat bunuh diri dengan senjata remaja kulit hitam melampaui remaja kulit putih. 


‘’Saya tidak tahu jika Anda bisa berbicara mengenai bunuh diri tanpa berbicara soal senjata api,’’ ujar Harkavy-Friedman. 


Christina Wilbur (45), perempuan asal Florida yang putranya menembak dirinya sendiri hingga mati tahun lalu, menyatakan kecewa dengan angka bunuh diri itu. ‘’Ada yang salah, jumlahnya mestinya tak naik,’’ katanya seperti dilansir Aljazirah. 


Ia menyesalkan peristiwa yang terjadi pada anaknya.’’Anak saya mestinya tidak mati.’’ Ia tahu semuanya rumit tetapi semua pihak harus bisa melakukan sesuatu yang sebelumnya tak dilakukan. Sebab apapun yang dilakukan saat ini tak membantu. 


Di sisi lain, para ahli juga menyatakan, peningkatan angka bunuh diri saat ini kemungkinan didorong sejumlah faktor. Termasuk naiknya tingkat depresi dan terbatasnya ketersediaan layanan kesehatan mental bagi masyarakat.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: angka bunuh diri di asbunuh diricdckesehatan mentallayanan kesehatan mentalsenjata apitingkat bunuh diri meningkat tajam
ShareTweetPin
Previous Post

Fairatmos dan BCG Dorong Keseimbangan Lingkungan di Tengah Sibuknya Dunia Industri

Next Post

Pemuda Palestina Gugur Ditembak Tentara Israel dalam Penyerbuan ke Kamp Tulkarem

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Menag Nasaruddin Umar Tidak Larang Warga Sembelih Hewan Kurban

Menag Nasaruddin Umar Tidak Larang Warga Sembelih Hewan Kurban

Selasa (28/04/2026) - 22:05 WIB
Pemko Banda Aceh Pastikan Kasus Kekerasan Balita di Daycare, Operasional Dihentikan

Pemko Banda Aceh Pastikan Kasus Kekerasan Balita di Daycare, Operasional Dihentikan

Selasa (28/04/2026) - 22:02 WIB
Nurlis Effendi Ditunjuk sebagai Jubir Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Hormati Usulan DPRA Cabut Pergub JKA, Tunggu Rekomendasi Resmi

Selasa (28/04/2026) - 21:52 WIB
Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Dugaan Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Dugaan Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

Selasa (28/04/2026) - 21:39 WIB
Ilustrasi bayi. Foto: Net

Bayi Diduga Dianiaya di Daycare Banda Aceh, 3 Pengasuh Langsung Dipecat

Selasa (28/04/2026) - 21:32 WIB
Jemaah Haji Indonesia Nikmati Layanan Bus Shalawat Nonstop di Makkah

Jemaah Haji Indonesia Nikmati Layanan Bus Shalawat Nonstop di Makkah

Selasa (28/04/2026) - 13:43 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.