Kamis, Juni 4, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home EDUKASI

Medali Emas Karate Internasional, Hadiah dan Dedikasi untuk Sang Pelatih

Redaksi Oleh Redaksi
Minggu (02/07/2023) - 16:57 WIB
in EDUKASI, INTERNASIONAL
0
Medali Emas Karate Internasional, Hadiah dan Dedikasi untuk Sang Pelatih

Atlet karate sedang berterima kasih kepada pelatih. (Dok. Dinas Pendidikan Aceh)

BANDA ACEH- Dua atlet karate Aceh Gebrina Najwa Andini dan Najla Syakira berhasil mengharumkan nama Aceh dengan perolehan dua medali emas di tingkat internasional pada Kejuaraan Internasional Milo Open Championship Malaysia 2023, yang berlangsung dari 23-25 Juni di Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur, Malaysia.

Kedua atlet tersebut merupakan siswi SMA Negeri 2 Banda Aceh dan SMA Keberbakatan Olahraga Negeri (SMAKON) Aceh. Dalam kejuaraan tersebut Gebrina Najwa Andini bertanding pada kategori Kata Perorangan Putri, sementara Najla Syakira di kategori Kumite Perorangan Putri.

Diketahui, keduanya menyerahkan medali emas kepada sang pelatih, Shihan M. Arie Marzuki sebagai bentuk hadiah. Mereka mengaku keberhasilan yang didapat adalah bentuk kerja keras pelatih dan tim yang selalu memotivasi dan mengatur program latihan.

“Medali ini hadiah dari kami untuk sang pelatih,” kata Gebrina Najwa Andini, Minggu (2/07/2023).

Najwa mengungkapkan bahwa tim pelatih yang dikepalai Shihan Arie Marzuki sangat berjasa terhadap apa yang sudah diraihnya. Ia mengaku belum pernah mendapatkan pelatih seperti sosok Shihan M. Arie Marzuki.

“Ini medali emas pertama saya di tingkat internasional, saya persembahkan untuk sang pelatih,” ujar Najwa.

Ia menilai Arie Marzuki adalah sosok pelatih yang keras dalam latihan namun mampu mengayomi atlet, kemudian program latihan yang diberikan juga mempunyai target, dan terstruktur dengan baik.

“Jadi kami selalu ada target di setiap latihan. Intinya, beliau sangat berjasa besar terhadap kami, karena materi-materi latihan yang diberikan belum pernah saya dapatkan dari pelatih-pelatih sebelumnya,” ungkap Najwa.

Berkat bimbingan tangan dingin Arie Marzuki, Najwa tidak merasa panik dan tegang ketika bertanding. Hal itu kemudian menjadi keunggulannya karena mmapu bertanding dengan santai sehingga bisa menguasai diri di lapangan.

“Ini belum pernah saya rasakan sebelumnya, karena saya pernah meraih perak pada level internasional juga dulu saat saya masih kecil. Tentunya ada perbedaan signifikan yang saya rasakan, di pertandingan kali ini saya bertemu banyak karateka-karateka handal dari luar dan alhamdulillah di pertandingan ini saya jadi bisa explore dan lebih enjoy dalam bermain yang akhirnya membuahkan hasil medali emas pertama saya pada tingkat internasional,” ujarnya.

Belum lagi, kata Najwa, kata-kata motivasi yang selalu diberikan oleh pelatih, baik pada saat latihan maupun menjelang pertandingan. Mungkin kata-kata motivasi itu salah satu yang membuat Najwa tidak tegang saat bertanding.

“Kalau kata pelatih, bertanding itu anggap seperti bertarung, pertandingan itu berpikir main yang terbaik saja, jangan mikir menang, karena hal itu hanya akan jadi beban. Berfikirlah bahwa setiap permainan adalah yang terakhir sehingga kita terpacu untuk menampilkan yang terbaik, emas itu bonus, main harus explore,” kata Najwa mengulangi kata-kata pelatih.

Ia mengaku mendapatkan banyak hal baru dari sosok pelatih Arie Marzuki.

“Karena materi baru yang terprogram, terstruktur, dan kami akui latihannya sangat keras terkadang kami dibentak untuk memotivasi yang pada akhirnya kami bisa bawa pulang emas ke Aceh,” kata Najwa.

Najwa bersama teman-teman atlet lainnya dibimbing dalam program latihan lebih kurang empat bulan oleh Arie Marzuki dan tim. Selama empat bulan persiapan ikut pertandingan itu, mereka mendapatkan program latihan setiap hari dengan target yang telah ditentukan sebelumnya.

“Sosok pelatih kami ini dalam latihan keras sekali, tapi di luar latihan menjadi pribadi yang sangat mengayomi. Berkat jasa besar beliau terhadap kami sehingga pada akhirnya kami berhasil meraih medali,” ujarnya.

Untuk itu, Najwa mewakili atlet lainnya sangat berterima kasih kepada Shihan Arie Marzuki, dan sangat bersyukur bisa bertemu dengan sosok pelatih hebat.

“Kami sangat berharap Shihan Arie Marzuki bisa terus bisa menjadi pelatih kami, apa lagi kami sedang persiapan PON Aceh-Sumut,” harap Najwa.

Selain itu, Najwa dan Najla berterima kasih kepada Dinas Pendidikan Aceh karena telah memberikan kemudahan dalam proses belajar mengjar sehingga mereka bisa fokus dengan kejuaraan yang diikuti.

“Kami sangat terbantu, mulai dari proses belajar di sekolah, dan juga selama kami bertanding. Alhamdulilah fasilitas lengkap yang kami dapatkan. Ucapan terima kasih kami kepada KONI Aceh yang sudah mencari pelatih hebat,” ungkapnya.

 

Tags: acehemaskaratemedalipelatih
ShareTweetPin
Previous Post

Persiraja Gelar Uji Coba 3 Juni, Dipantau Pelatih Baru

Next Post

Pelatih Karate Aceh di Milo Open Championship Malaysia Apresiasi Dinas Pendidikan & KONI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Hari Kedua Pencarian, Pendaki Hilang di Gunung Seulawah Belum Ditemukan

Kamis (04/06/2026) - 16:05 WIB
Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Nilai Ekspor Aceh Tembus 56,99 Juta Dolar AS, Impor Didominasi Gas Propana dan Butana

Kamis (04/06/2026) - 15:01 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.