Aceh Besar- Sebanyak 184 pengungsi Rohingya menjalani pemeriksaan kesehatan di camp pengungsian UPTD Dinas Sosial Aceh, Kampung Ladong, Aceh Besar, Kamis (12/01/2023).
Sejak pukul 08.00 pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat melakukan pemeriksaan
kesehatan bagi pengungsi Rohingya yang terdampar pada Minggu 8 Januari 2023 di pantai
Kuala Gigieng, Aceh Besar.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar, Neli Ulfiati menyampaikan pemeriksaan ini dilakukan
untuk mencegah terjadinya penyakit menular juga untuk memberikan fasilitas kesehatan untuk para pengungsi.
“Hari ini kita memberikan failitas kesehatan dan kita lakukan screening bagi pengungsi baik
perempuan, laki-laki, dan anak-anak. Hal ini kita lakukan untuk melihat apakah ada yang mengalami
penyakit infeksi atau penyakit menular lainnya,” tuturnya.
Lima belas tenaga medis dari Puskesmas Masjid Raya dan beberapa puskesmas serta Publik Safety Center
(PSC) Aceh Besar turut serta membantu proses pemeriksaan kesehatan pengungsi Rohingya yang didampingi
oleh UNHCR dan IOM.
Neli Ulfiati menyampaikan pada wartawan bahwa dari hasil pemeriksaan saat itu ditemukan beberapa pengungsi Rohingya
terinfeksi penyakit yang dapat menular ke para pengungsi lainnya dan pihak kesehatan akan memberikan penyuluhan serta
anjuran untuk menjaga kebersihan.
“Tadi kita mendapatkan informasi bahwa beberapa dari pengungsi ini mengalami skabies (penyakit kulit) dan kita berikan obat serta anjuran untuk menjaga kesehatan diri seperti menjemur pakaian,” ucap Neli Ulfiati.
Neli juga menambahkan, pengobatan diberikan sesuai dengan standar yang diberikan kepada masyarakat umumnya. Petugas dari Puskesmas Masjid Raya akan melakukan pemeriksaan kesehatan dua minggu sekali. Tindakan selanjutnya adalah pemberian vaksinasi covid dan tetes polio bagi anak-anak.










