Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Serikat Pekerja Sri Lanka Tuntut Reformasi 

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (09/05/2022) - 18:43 WIB
in INTERNASIONAL
0
Pendukung pemerintah Sri Lanka bersorak setelah merusak lokasi protes anti-pemerintah di luar kediaman perdana menteri di Kolombo, Sri Lanka, Senin, 9 Mei 2022.

Pekerja akan melakukan demonstrasi di tempat kerja mereka di seluruh Sri Lanka.

 KOLOMBO — Serikat-serikat pekerja di Sri Lanka memulai “Pekan Protes” untuk menuntut reformasi dan pengunduran diri Presiden Gotabaya Rajapaksa, Senin (9/5/2022). Saat ini negara tersebut tengah dibekap krisis ekonomi akut.


Aktivis serikat pekerja Saman Rathnapriya mengungkapkan, aksi protes dan demonstrasi akan digelar sepanjang pekan ini. Dia mengatakan, terdapat lebih dari 1.000 serikat pekerja yang telah bergabung dalam gerakan Pekan Protes. Mereka mewakili bidang kesehatan, pelabuhan, pendidikan, dan sektor jasa utama lainnya.


Rathnapriya mengatakan, selama sepekan, para pekerja akan melakukan demonstrasi di tempat kerja mereka masing-masing di seluruh negeri. Sementara pada akhir pekan, mereka akan menggelar unjuk rasa besar-besaran di gedung parlemen, menuntut pencopotan Presiden Gotabaya Rajapaksa dan kabinet barunya.


Saat ini Sri Lanka tengah menghadapi krisis ekonomi akut. Selama beberapa bulan terakhir, warga di sana harus mengantre berjam-jam untuk membeli bahan bakar minyak, gas untuk memasak, bahan makan, serta obat-obatan yang sebagian besar diimpor. Kurangnya mata uang keras telah menghambat Sri Lanka mengimpor bahan mentah untuk manufaktur. Inflasi memburuk dan melonjak menjadi 18,7 persen pada Maret lalu.


Kondisi tersebut mendorong warga Sri Lanka turun ke jalan dan menggelar demonstrasi besar-besaran sejak Maret. Bulan itu, harga barang-barang di sana naik 19 persen atau merupakan yang tercepat di Asia. Dalam aksinya, warga menuntut Presiden Gotabaya Rajapaksa dan keluarganya yang memegang posisi strategis di pemerintahan untuk mundur dari jabatannya. Posisi perdana menteri di Sri Lanka diketahui dijabat kakak laki-laki Gotabaya, yakni Mahinda Rajapaksa.


Sekelompok warga telah mendirikan tenda-tenda di seberang kediaman Mahinda. Mereka turut mendesaknya untuk mundur. Warga Sri Lanka menghendaki tak ada lagi unsur Rajapaksa di pemerintahan. Sejauh ini, Rajapaksa bersaudara menolak seruan untuk mundur.


Kendati demikian, tiga dari lima anggota keluarga Rajapaksa yang duduk di parlemen telah mengundurkan diri pada April lalu. Baru-baru ini Kementerian Keuangan Sri Lanka mengumumkan bahwa cadangan devisa yang dapat digunakan telah anjlok di bawah 50 juta dolar AS.


 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: cadangan devisademo sri lankademonstrasi sri lankaGotabaya Rajapaksainflasikrisis ekonomikrsis sri lankaprotes sri lankasri lanka
ShareTweetPin
Previous Post

Sebanyak 99 ASN Kemendagri Siap Dipindahkan ke IKN

Next Post

Sampah di Tangsel Turun Saat Libur Lebaran, Kini Kembali Normal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Basarnas Kerahkan Drone dan K-9 Cari Pendaki Hilang di Gunung Seulawah

Kamis (04/06/2026) - 21:29 WIB
Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Terima Opini WTP dari BPK, Wali Kota Sabang Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis (04/06/2026) - 21:26 WIB
Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Gus Irfan Bidik Pasar Katering Haji Arab Saudi untuk Produk Pangan Indonesia

Kamis (04/06/2026) - 16:29 WIB
Menag Tegaskan Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

Menag: Jabatan Adalah Amanah, Jangan Tergoda Gratifikasi dan Suap

Kamis (04/06/2026) - 16:23 WIB
Penumpang Angkutan Udara dan Laut di Aceh Menurun

Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Turun pada April 2026

Kamis (04/06/2026) - 16:13 WIB
Malaysia Dominasi Kunjungan Turis ke Aceh Oktober 2024

Kunjungan Wisman ke Aceh Naik 14,75 Persen pada April 2026, Okupansi Hotel Ikut Menguat

Kamis (04/06/2026) - 16:10 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.