Kamis, September 10, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Uni Eropa Harus Pertimbangkan Sita Cadangan Rusia untuk Bangun Ukraina

Redaksi Oleh Redaksi
Senin (09/05/2022) - 16:17 WIB
in INTERNASIONAL
0
Orang-orang mengantre untuk menarik uang dari ATM Bank Alfa di Moskow, Rusia, Minggu, 27 Februari 2022. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan bloknya harus mempertimbangkan menyita cadangan devisa Rusia yang dibekukan untuk membantu membiayai pembangunan Ukraina pasca-perang.

Eropa dan Barat membatasi cadangan internasional bank sentral Rusia sejak invasi.

 BRUSSELS — Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan bloknya harus mempertimbangkan menyita cadangan devisa Rusia yang dibekukan untuk membantu membiayai pembangunan Ukraina pascaperang. Hal ini ia sampaikan dalam wawancara dengan surat kabar the Financial Times.


Uni Eropa dan sekutu-sekutu Barat membatasi cadangan internasional bank sentral Rusia sejak negara itu menginvasi Ukraina. Serangan yang Moskow sebut sebagai “operasi militer khusus”.


Pada the Financial Times, Borrell mengatakan masuk akal bagi Uni Eropa melakukan apa yang dilakukan Amerika Serikat (AS) pada aset-aset bank sentral Afghanistan. Setelah Taliban menguasai pemerintahan negara itu.


“Kami memiliki uangnya di kantor kami, dan seseorang harus menjelaskan pada saya mengapa baik untuk menggunakan uang orang Afghanistan dan tidak baik menggunakan uang orang Rusia,” kata Borrell, Senin (9/5/2022).


Washington membekukan aset Afghanistan setelah Taliban merebut kekuasaan dengan militer. AS berencana menggunakan uang itu untuk membantu rakyat Afghanistan sambil mempertahankan sisanya untuk membiayai gugatan hukum yang mungkin diajukan Taliban. 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: bank sentral rusiacadanga devisainvasi rusiaoperasi militer khususperang rusia ukaina
ShareTweetPin
Previous Post

1,2 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek

Next Post

TNI AL Temukan 179 Kilogram Kokain di Perairan Selat Sunda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

TikTok Go Dukung ACF 2026, Perkuat Digitalisasi UMKM Kuliner Aceh

TikTok Go Dukung ACF 2026, Perkuat Digitalisasi UMKM Kuliner Aceh

Kamis (10/09/2026) - 13:52 WIB
Mau Sanger Gratis di Sanger Day Fest 2026? Begini Cara Klaimnya

Mau Sanger Gratis di Sanger Day Fest 2026? Begini Cara Klaimnya

Kamis (10/09/2026) - 12:49 WIB
20 Nazir Terima Sertifikat Tanah Wakaf, Kemenag Aceh Besar: Wajib Produktif

20 Nazir Terima Sertifikat Tanah Wakaf, Kemenag Aceh Besar: Wajib Produktif

Rabu (09/09/2026) - 22:25 WIB
SMAN 9 Banda Aceh Gandeng USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kualitas Pendidikan

SMAN 9 Banda Aceh Gandeng USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kualitas Pendidikan

Rabu (09/09/2026) - 22:23 WIB
ACF 2026 Jadi Pusat Studi Gastronomi Aceh, Hadirkan 500 Lebih Variasi Rasa

ACF 2026 Jadi Platform Kolaborasi, Puluhan Komunitas Ikut Terlibat

Rabu (09/09/2026) - 22:19 WIB
Tiga Bakal Calon Resmi Mendaftar, Pemilihan Ketua PSSI Aceh Digelar 3 Oktober

Tiga Bakal Calon Resmi Mendaftar, Pemilihan Ketua PSSI Aceh Digelar 3 Oktober

Rabu (09/09/2026) - 22:09 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.