Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
Lensakita.com
Advertisement
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA
No Result
View All Result
Lensakita.com
No Result
View All Result
Home INTERNASIONAL

Keadaan Darurat Kedua Kali Buat Jalanan Lengang di Sri Lanka

Redaksi Oleh Redaksi
Sabtu (07/05/2022) - 21:14 WIB
in INTERNASIONAL
0
Warga Sri Lanka duduk di dekat pagar kantor presiden selama protes yang sedang berlangsung menuntut presiden Gotabaya Rajapaksa mengundurkan diri, di Kolombo, Sri Lanka, Jumat, 29 April 2022. Gotabaya telah setuju untuk menggantikan kakak laki-lakinya sebagai perdana menteri dalam pemerintahan sementara yang diusulkan untuk memecahkan kebuntuan politik yang disebabkan oleh krisis ekonomi terburuk negara itu dalam beberapa dasawarsa, seorang anggota parlemen terkemuka mengatakan pada hari Jumat. Spanduk bertuliskan

Presiden Sri Lanka mengumumkan keadaan darurat karena protes antipemerintah meningkat

 KOLOMBO — Jalan-jalan di ibu kota Sri Lanka, Kolombo, terlihat sangat tenang pada Sabtu (7/5). Sehari sebelumnya, Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa mengumumkan keadaan darurat menyusul meningkatnya protes anti-pemerintah.


Rincian peraturan darurat terbaru belum diumumkan, tetapi undang-undang darurat sebelumnya telah memberikan kekuasaan yang lebih besar kepada presiden untuk mengerahkan militer. Pemerintah melalui militer dapat menahan orang tanpa tuduhan dan membubarkan protes.


“Presiden telah mengambil keputusan ini karena situasi darurat publik di Sri Lanka dan untuk kepentingan keamanan publik, perlindungan ketertiban umum, dan pemeliharaan pasokan dan layanan yang penting bagi kehidupan masyarakat,” ujar pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor kepresidenan.


Belum ada laporan awal tentang gangguan larut malam setelah deklarasi darurat sesaat sebelum tengah malam. Sementara lalu lintas berjalan seperti biasa di Galle Face, area pusat Kolombo yang telah menjadi tempat utama protes dan pawai.


Sedangkan di lokasi protes utama di kota di luar Sekretariat Presiden, sekitar 100 orang berkumpul untuk mendengarkan pidato anti-pemerintah meskipun dalam keadaan darurat. Sementara mobil yang lewat membunyikan klakson untuk mendukung.


“Keadaan darurat ini tidak akan menghentikan protes,” kata guru yang mengantarkan bantuan makanan ke tenda-tenda desa yang telah berdiri di lokasi itu selama hampir sebulan bernama Waheeda Lafir.


“Pemerintah telah membawa ini pada diri mereka sendiri, mereka harus mengundurkan diri,” katanya.


Pengumuman keadaan darurat yang kedua kali dalam waktu kurang dari sebulan ini juga mengundang kecaman dari oposisi Sri Lanka dan beberapa negara barat. “Khawatir dengan keadaan darurat lainnya… Suara warga yang damai perlu didengar,” kata duta besar Amerika Serikat untuk Sri Lanka Julie Chung melalui Twitter.


Sebelum pengumuman keadaan darurat, polisi menembakkan gas air mata ke lusinan demonstran di luar parlemen. Badan bantuan UNICEF mengatakan prihatin bahwa anak-anak termasuk di antara mereka yang terkena dampak gas air mata.


“Setiap orang dewasa harus bertindak dengan rasa tanggung jawab dan menghindari mengekspos anak-anak pada segala bentuk kekerasan, termasuk selama protes,” katanya dalam sebuah pernyataan. 

sumber : Reuters

Sumber: Republika

Tags: darurat sri lankaprotes antipemerintah sri lankasri lanka
ShareTweetPin
Previous Post

No Coding-Coding, Ini Pekerjaan tanpa Coding di Bidang IT

Next Post

Korban Tewas Gedung Ambruk di Changsha China Capai 53 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

Persiraja Fokus Seleksi Pemain dan Pembenahan Fisik Jelang Pegadaian Championship 2026/27

Persiraja vs Semen Padang Jadi Laga Pembuka, Ini Jadwal Lengkap Musim 2026/27

Selasa (25/08/2026) - 14:15 WIB
Kaposwil Satgas PRR Aceh Dorong Percepatan Rehab-Rekon di Wilayah Terisolir

Kaposwil Satgas PRR Aceh Dorong Percepatan Rehab-Rekon di Wilayah Terisolir

Selasa (25/08/2026) - 12:49 WIB
Pengamat Sebut Target RPJM Gagal, DPR Disarankan Tolak LKPJ Gubernur Aceh

Penunjukan Taufik Sebagai Plt Sekda Aceh: Momentum Tepat Akselerasi Pembangunan dan Penguatan Birokrasi

Selasa (25/08/2026) - 12:45 WIB
Pulihkan Infrastruktur Gayo Lues, Pemerintah Aceh Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

Pulihkan Infrastruktur Gayo Lues, Pemerintah Aceh Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

Selasa (25/08/2026) - 00:40 WIB
Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

Selasa (25/08/2026) - 00:36 WIB
Hari Kedua Pencarian, Basarnas Perluas Penyisiran Korban Tenggelam di Pantai Lhok Ketapang

5.183 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Ikuti PBAK 2026

Senin (24/08/2026) - 15:58 WIB
Lensakita.com

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • DUNIA
  • OLAH RAGA
  • BOLA
  • FOTO
  • LIFESTYLE
  • LINGKUNGAN
  • FEATURE
  • EDUKASI
  • DPRA

© 2026 Lensakita.com | Menatap dunia lebih luas.